SUKABUMITREN.COM - Satlantas Polres Sukabumi melakukan langkah inovatif yang melampaui tugas konvensional kepolisian, yakni memanfaatkan dan mengoptimalisasi lahan pertanian untuk pengembangan komoditas jagung. Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan melalui Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, Kamis, 11 Juni 2026, program itu dirancang sebagai strategi sektor yang akuntabel untuk mendongkrak produktivitas pertanian, sekaligus menjamin peningkatan kesejahteraan petani lokal di Kabupaten Sukabumi.
Keterlibatan aktif Polri dalam sektor agrikultur ini merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi dalam mendukung program prioritas Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto. “Program penanaman jagung ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional. Kami ingin hadir, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian,” ujar Abdurrohman.
Jagung dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan multi fungsi
Baca juga: Selamat dan Sukses Selalu: Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si.
Dipilihnya komoditas jagung bukan tanpa alasan. Secara strategis, jagung memiliki nilai ekonomi tinggi dan multi fungsi, baik untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok, maupun menyuplai industri pakan ternak di tingkat nasional. Kabupaten Sukabumi dinilai memiliki potensi geografis yang sangat besar sebagai daerah penyangga pangan nasional. Untuk memastikan program ini berjalan transparan dan berdampak jangka panjang, Polres Sukabumi mengedepankan kolaborasi lintas sektor.
“Kami berharap, kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, sehingga mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dan mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah,” kata Abdurrohman.
Sebagai bentuk akuntabilitas publik, Polres Sukabumi memastikan, aksi ini bukanlah seremonial sesaat. Pihak kepolisian berkomitmen untuk melakukan pengawalan ketat secara berkala. Komitmen ini mencakup pendampingan intensif, koordinasi rutin dengan kelompok tani, hingga pemantauan langsung terhadap perkembangan sektor pertanian di wilayah hukum Kabupaten Sukabumi.
“Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat, kami optimistis target ketahanan pangan nasional dapat tercapai, sekaligus memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat secara luas,” ungkap Abdurrohman. (*)
