SUKABUMITREN.COM - Sesosok bayi lelaki yang masih hidup ditemukan pada Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul 06:00 WIB, oleh warga bernama Apen di kebun bambu Kampung Cipanggulaan, RT 04/RW 01, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Kebun bambu ini diketahui milik warga bernama Udin.
Saat itu, Apen tengah melintas di kebun bambu itu untuk berangkat bekerja. Buruh harian lepas asal Kampung Babakan Jampang, RT 001/RW 001, Desa Ambar Jaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, ini mendadak melihat ada bungkusan dalam kantong plastik warna hitam yang mencurigakan.
Lokasi penemuan bayi di Parungkuda, Sukabumi
Baca juga: Diduga Baru Dilahirkan, Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pintu Air Kampung Babakan Sukabumi
Apen lalu mengajak warga setempat bernama Enjang untuk memeriksa bungkusan dalam kantong plastik hitam itu. Isi bungkusan ternyata bayi lelaki yang baru lahir, dan masih dalam keadaan hidup. Apen dan Enjang lalu menghubungi Ketua RT 04, Dadan, yang bersama warga kemudian mengevakuasi bayi ini ke Puskesmas Parungkuda, untuk mendapatkan perawatan medis.
Tali pusar masih menempel di tubuh bayi. Banyak pula noda darah di sekitar tubuh bayi. Petugas Polsek Parungkuda telah melakukan pemeriksaan atas kondisi bayi. Bayi memiliki panjang sekitar 50 centimeter, berat badan 2,9 kilogram, dan dalam kondisi sehat. Ditengarai, bayi sengaja dibuang ke lokasi tempatnya ditemukan.

Bayi dalam perawatan medis di Puskesmas Parungkuda
Baca juga: Pelaku Buang Bayi di Ciemas Sukabumi Ditangkap Polisi, Ternyata Masih Kerabat Warga Penemu Bayi
Petugas telah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP), mewawancarai saksi-saksi, dan melakukan koordinasi dengan Puskesmas Parungkuda, serta menindaklanjuti kasus ini ke Polres Sukabumi. Saat ini, bayi itu masih berada di Puskesmas Parungkuda. Petugas memastikan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, guna mengungkap kasus penemuan bayi ini. (*)
