Tabrakan Mobil Pick-Up Box dan Truk Tronton di Parungkuda Sukabumi, 1 Sopir Dikabarkan Meninggal Dunia

Rabu, 21 Aug 2024 18:40
    Bagikan  
Tabrakan Mobil Pick-Up Box dan Truk Tronton di Parungkuda Sukabumi, 1 Sopir Dikabarkan Meninggal Dunia
Hendi Suhendi

Evakuasi sopir dan penumpang mobil pick-up box sesuai tabrakan dengan truk tronton di Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Tabrakan antar kendaraan yang merenggut korban jiwa terjadi pada Rabu, 21 Agustus 2024, siang di Jalan nasional Sukabumi-Bogor, yang berada di wilayah Kampung Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Tabrakan itu melibatkan sebuah mobil pick-up box dan satu truk tronton.

Akibat kerasnya benturan antar kedua kendaraan tersebut, bagian depan mobil pick-up box terlihat ringsek tak berbentuk lagi. Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengeluarkan sopir mobil itu dari dalam ruang kemudi, guna dievakuasi ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Ruang dan Kursi Kelas Rusak, Murid Kelas 5 SDN Ciaripin Sukabumi Belajar di Lantai Panggung Kreasi Sekolah

Kabar menyebutkan, akibat luka-luka yang dialaminya, sopir yang belum diketahui identitasnya itu pada Rabu, 21 Agustus 2024, sore, sekitar pukul 17:00 WIB, akhirnya meninggal dunia.

undefinedundefined

Seorang saksi mata di lokasi kejadian bernama Deni Sumirat mengungkapkan, sesaat menjelang tabrakan maut itu, dirinya yang tengah berada di warung sempat mendengar suara ban berdecit yang cukup keras.

Baca juga: HUT Kemerdekaan RI ke-24 Tahun 1969: Membuka Kembali Edisi “Nomor Proklamasi” Majalah Selecta

“Karena penasaran, saya langsung melihat (ke lokasi). Ternyata terjadi tabrakan. Posisinya tronton dari arah Bogor menuju Sukabumi. Sedangkan mobil pick-up box dari arah sebaliknya. Kebetulan, di belakang mobil pick-up box itu ada (sepeda) motor,” tutur Deni.

Ditambahkan Deni, akibat kerasnya benturan, bagian depan mobil pick-up box itu mengalami kerusakan yang sangat parah. Sopirnya pun sempat terjepit di dalam ruang kemudi mobilnya itu, dan butuh waktu sekitar 30 menit untuk dikeluarkan serta dievakuasi ke RSUD Sekarwangi.

Baca juga: KLB PWI Akhirnya Jadi Digelar di Jakarta, Hendry Ch. Bangun: “Itu Pelanggaran Serius”

“Penumpangnya (mobil pick-up box) berhasil keluar dengan selamat. Sementara, pengendara dan penumpang (sepeda) motor yang berada di belakang mobil pick-up box itu juga (mengalami) luka-luka, dan dibawa ke rumah sakit di dekat sini,” ungkap Deni.

undefined

Hingga berita ini ditulis pada sekitar pukul 17:57 WIB, belum diketahui pasti identitas sopir mobil pick-up box yang dikabarkan tewas itu, dan keberadaan jenazahnya pada saat ini. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sambut Ramadhan, Perumda Tirta Jaya Mandiri Perluas Jaringan dan Optimalisasi Saluran Air Bersih di Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 27-Jan-2026 16:44
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Sabtu, 24-Jan-2026 23:59
Info Lowongan Kerja
Optimalkan Dana Desa, BUMdes Jayamekar Desa Tenjojaya Sukabumi Launching Budidaya Talas Pratama
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”
Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M
Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo
Ganti Rugi Tanah Belum Cair, Ahli Waris Labbai Korban Klaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar Hidup Getir
Di Tanah Lantebung Makassar: SHM Labbai Tidak Ditemukan, tapi Bisa Ditumpangi SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Ditangkap Polres Sukabumi Kota karena Cabuli Perempuan 15 Tahun, Lelaki asal Cisaat Terancam 15 Tahun Penjara

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 9-Jan-2026 18:43
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 8-Jan-2026 15:19
Info Lowongan Kerja
Adu Sah Alas Hak Tanah di Lantebung Makassar: Ahli Waris Labbai SK Redis-SHM, PT Bumi Karsa-Kalla Grup SHGB
Tanpa Kekerasan, Ahli Waris Labbai Tuai Keadilan Atas Tanah yang Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar