KKM Kelompok 6 STKIP Bina Mutiara Sukabumi: Sukses Gelar Program Penanaman Bibit di Desa Titisan

Rabu, 11 Sep 2024 16:16
    Bagikan  
KKM Kelompok 6 STKIP Bina Mutiara Sukabumi: Sukses Gelar Program Penanaman Bibit di Desa Titisan
Istimewa

Kegiatan penanaman bibit oleh mahasiswa dan warga Desa Titisan, Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Sebanyak 12 mahasiswa STKIP Bina Mutiara, Sukabumi, yang tergabung dalam Kelompok 6, pada tanggal 1-31 Agustus 2024 melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Kampung Cimanggu, RT 09/RW 02, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Ke-12 mahasiswa itu adalah Arief Fathurrahman, Fauziah Itsnaeni, Hamdan Maulana Hamid, Handi Nugraha, Ikhwan Meldy Frasticha, Marliana, Melinda Althafunisa, Sandi Hidayat, Sani Nurjanah Fitri, Siti Sallza Nurkhaliza, Virgi Lisdayanti, dan Zelda Aura Yashinta, dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Tarsyad Nugraha, M.Kes.

undefinedundefinedMahasiswa Kelompok 6 STKIP Bina Mutiara, Sukabumi

Baca juga: KKM Kelompok 6 STKIP Bina Mutiara Sukabumi: Sukses Gelar Program Penanaman Bibit di Desa Titisan

KKM ini diselenggarakan dalam rangka memberikan kontribusi nyata dan bentuk pengabdian berkelanjutan mahasiswa STKIP Bina Mutiara, Sukabumi, kepada masyarakat. Dalam KKM ini, para mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 6 melaksanakan banyak kegiatan yang berfokus pada pelestarian alam.

Salah satunya, dengan melaksanakan hiking ke Bukit Sabak pada minggu ketiga KKM. Kegiatan ini bukan hanya dilaksanakan untuk menjernihkan pikiran para mahasiswa anggota Kelompok 6, namun juga untuk mengobservasi dan melihat keadaan lingkungan sekitar.

Baca juga: Hujan Belum Turun, Warga 2 Kampung di Sukabumi Berburu Air ke Bantaran Sungai Cimandiri

Hasilnya, Kelompok 6 menemukan fakta, bahwa lingkungan setempat masih belum terjaga kelestariannya. Atas adanya kondisi itu, Kelompok 6 kemudian termotivasi untuk mengadakan program kerja penanaman bibit.

Sebelum dimulainya program kerja ini, Kelompok 6 bekerjasama dengan masyarakat dan Pemerintah Desa Titisan lebih dahulu mencari dan menentukan lahan yang cocok, serta jenis bibit yang sesuai.

Baca juga: 11 September 79 Tahun Lalu, RRI Berdiri dan Setia Menginspirasi Indonesia dari Udara

Pemerintah Desa Titisan pun mendukung penuh pelaksanaan program ini, dengan memberikan respon yang baik dan ikut andil dalam kegiatan ini, dengan menyiapkan 300 bibit jeruk. Kegiatan ini dilaksanakan bersama-sama oleh mahasiswa dan masyarakat setempat selama empat hari.

undefinedundefinedundefinedundefinedAktivitas penanaman bibit oleh mahasiswa dan warga Desa Titisan.

Kepala Desa Titisan, Bangbang Nur Arifin, S.Kom, mengapresiasi dengan baik kegiatan ini, karena bertujuan mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, dan memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Mantan Kanit Resmob Polres Subang Jadi Tersangka

“Kami berharap, penanaman bibit ini bukan sekadar aktivitas fisik menanam tanaman, tetapi juga mencakup aspek edukasi tentang pentingnya menjaga dan merawat tanaman yang ditanam, serta mengapa penghijauan penting bagi keberlanjutan lingkungan,” tutur Bangbang.

Apresiasi positif juga diberikan Kepala Dusun Cimanggu, Agus Maulan Jaya, S.Pd. Agus berharap, kerjasama antara perguruan tinggi dan masyarakat desa ini dapat terus terjalin di masa mendatang.

undefinedundefinedundefinedSeminar Literasi yang dilaksanakan Kelompok 6

Baca juga: Rampas Sepeda Motor dan Aniaya Anak di Bawah Umur, 2 Terduga Pelaku Ditangkap Polres Sukabumi Kota

Agar program ini bisa bermanfaat untuk jangka waktu yang panjang, dan tanaman yang ditanam tetap terjaga kelestariannya, maka Kelompok 6 kemudian juga berinisiatif mengadakan Seminar Literasi bagi masyarakat setempat.

Tujuan seminar ini adalah memberikan edukasi tentang cara-cara meningkatkan kualitas lingkungan hidup, dengan menjaga dan mendukung kelestarian alam. Program penanaman bibit ini diyakini bisa meningkatkan potensi pertanian dan perkebunan lokal, serta diharapkan menjadi langkah awal dalam menggerakkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membaca keadaan alam dan menjaga kelestariannya.

Baca juga: Putus 29 Juni 2024, Jembatan Penghubung 2 Kecamatan di Sukabumi Selesai Diperbaiki dan Resmi Digunakan Lagi

Kelompok 6 mengaku sangat terkesan dengan program penanaman bibit ini, karena memberikan pengalaman langsung dalam hal perencanaan dan pelaksanaan kegiatan penghijauan, serta keterampilan dalam merawat tanaman.

Kelompok 6 berharap, kegiatan penanaman bibit maupun seminar yang sudah dilakukan bisa benar-benar dipahami dan berarti bagi masyarakat. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Foto Pre-Wedding dengan Korban Perempuan, Jaksa Gadungan Ini Ditangkap Tim Pam SDO Kejati Jabar di Bogor
Tertibkan Tambang Ilegal di Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi:  “Ada yang Tidak Ingin Warga Menambang Legal”

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi