Kompor Ditinggal Pemilik Dalam Kondisi Menyala, Rumah di Cicurug Sukabumi Hangus Dimangsa Api

Selasa, 17 Sep 2024 14:08
    Bagikan  
Kompor Ditinggal Pemilik Dalam Kondisi Menyala, Rumah di Cicurug Sukabumi Hangus Dimangsa Api
Hendi Suhendi

Upaya pemadaman api yang membakar rumah warga di Cicurug, Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk di Kampung Pajagan, RT 02/RW 03, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Senin, 16 September 2024, malam, sekitar pukul 20:30 WIB, hangus terbakar. Diduga, api berasal dari kompor yang tengah dipakai memasak, dan ditinggalkan dalam kondisi menyala oleh pemilik rumah itu.

Komandan Posko III Damkar Cicurug, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Hasan Basri, mengungkapkan, kebakaran mulai terjadi pada sekitar pukul 20:30 WIB. Setelah mendapat laporan warga, pihaknya langsung mengirimkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Cicurug, Parungkuda, dan Cibadak, ke lokasi musibah.

undefinedundefinedKobaran api dan rumah yang terbakar

Baca juga: 10 Hari Kepergian Puput Novel: Epik Mantan Penyanyi Cilik yang Berpulang dengan Nama Baik dan Kenangan Apik

“Saat kami datang, kondisi rumah sudah 90 persen terbakar,” ucap Hasan. Sumber api, disebut Hasan, diduga berasal dari kompor yang sedang dipakai memasak dan ditinggal pergi oleh pemilik rumah. Ketika api mulai membesar, seluruh penghuni rumah langsung ke luar menyelamatkan diri.

Hasan mengatakan, proses pemadaman api terkendala oleh lokasi yang jauh dari sumber air, dan akses jalan yang sempit di kawasan pemukiman padat penduduk itu. “Kami menggunakan tiga selang air, karena lokasi kebakaran padat dengan penduduk, dan jauh dari jalan utama,” tutur Hasan.

undefinedundefinedPetugas berjibaku memadamkan  api

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa Hingga Bandung dan Cimahi

Dibutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menjinakkan api. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, rumah yang terbakar tidak bisa ditempati lagi oleh pemiliknya, karena benar-benar hangus dimangsa api. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Foto Pre-Wedding dengan Korban Perempuan, Jaksa Gadungan Ini Ditangkap Tim Pam SDO Kejati Jabar di Bogor
Tertibkan Tambang Ilegal di Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi:  “Ada yang Tidak Ingin Warga Menambang Legal”

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi