Wacana Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara, Wilda Topan: “Sudah Teruji secara Akademis”

Sabtu, 20 Sep 2025 07:28
    Bagikan  
Wacana Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara, Wilda Topan: “Sudah Teruji secara Akademis”
Istimewa

Wilda Topan, tokoh masyarakat Sukabumi Utara

SUKABUMITREN.COM -  Wacana pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara kembali mengemuka, Kamis, 18 September 2025. Tokoh masyarakat Sukabumi Utara, Wilda Topan, yang juga aktivis Gerakan Rakyat Peduli Sukabumi Utara (Garpusta), mengatakan, wacana itu bukanlah gagasan baru, melainkan aspirasi lama yang sudah diperjuangkan sejak bertahun-tahun lalu.

Menurut Wilda, pada 2014, dirinya bersama elemen masyarakat pernah turun ke jalan, melakukan aksi unjuk rasa menuntut pemekaran wilayah. Bahkan, enam tahun lalu, pada 2019, upaya serupa kembali digelorakan. Saat ini, pihaknya hanya menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat, terutama terkait pencabutan moratorium pemekaran daerah.

Baca juga: Wacana Pemekaran Kabupaten Sukabumi Utara, Wilda Topan: “Sudah Teruji secara Akademis”

“Data-data pemekaran sebenarnya sudah lengkap. Studi kelayakan juga telah dilakukan oleh UNPAD dan LPPM UNPAD. Hasilnya sudah ada dan tersimpan di TAPEM Pemerintah Kabupaten Sukabumi, bahkan sudah diperbarui. Jadi, ini bukan sekadar wacana, tapi sudah teruji secara akademis,” ujar Wilda.

undefinedPemekaran Sukabumi Utara sudah lama diperjuangkan masyarakat

Wilda menegaskan, pemekaran Sukabumi Utara bukan berarti bergabung dengan Kota Sukabumi atau tetap di bawah kabupaten induk, melainkan berdiri sendiri sebagai daerah otonomi baru. Dengan demikian, Sukabumi Utara akan memiliki bupati sendiri, dewan sendiri, universitas sendiri, polres, terminal, dan fasilitas lainnya yang seluruhnya sendiri.

Baca juga: Kunjungi Bendungan Benciko, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi: “Sudah Sangat Urgen untuk Segera Diperbaiki”

"Semangat pemekaran adalah bagian kemandirian masyarakat Utara Sukabumi atas luasnya wilayah Kabupaten Sukabumi. Tentu, ke depan, kita akan punya bupati dan wakil sendiri, serta Ketua DPRD sendiri," kata Wilda.

Wilda pun menyampaikan, perjuangan masyarakat Sukabumi Utara harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Jika tidak, tak menutup kemungkinan masyarakat kembali melakukan aksi turun ke jalan, seperti beberapa tahun silam.

Baca juga: Rugikan Negara Rp 1.770.097.675, Buronan 2 Kasus Dugaan Korupsi di BRI Sukabumi Ditangkap di Lebak Banten

“Ini perjuangan lama masyarakat Sukabumi Utara, bukan konsep baru. Harapan kami, Presiden segera merespons, agar pemekaran ini benar-benar terwujud,” tegas Wilda. (*)

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Usai Lebaran, Ahli Waris Labbai Adukan Sengketa Tanah Makassar dengan PT Bumi Karsa-Kalla Grup ke DPR RI
Lebaran di Kursi Roda, Kondisi Ahli Waris Labbai Ini Tiada Mendapat Simpati PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar
Rayakan Hari Kemenangan, Jubir Ahli Waris Labbai Kirim Pesan Perlawanan ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 20-Mar-2026 23:59
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 19-Mar-2026 22:24
Lowongan Kerja
Foto Pre-Wedding dengan Korban Perempuan, Jaksa Gadungan Ini Ditangkap Tim Pam SDO Kejati Jabar di Bogor
Tertibkan Tambang Ilegal di Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi:  “Ada yang Tidak Ingin Warga Menambang Legal”
Derita Labbai Serupa Tjoddo: Tanah Hak Milik di Makassar “Dikalahkan” SHGB Perusahaan Besar

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”