Jembatan Tegaldatar Sukabumi Tak Juga Diperbaiki, Siswa-Siswi Tempuh Bahaya: Jalan Kaki di Sungai Cikaso

Rabu, 22 Oct 2025 18:51
    Bagikan  
Jembatan Tegaldatar Sukabumi Tak Juga Diperbaiki, Siswa-Siswi Tempuh Bahaya: Jalan Kaki di Sungai Cikaso
Hendi Suhendi

Siswa-siswi seberangi Sungai Cikaso, Sukabumi, saat berangkat ke sekolah

SUKABUMITREN.COM - Viral di media sosial, video amatir seorang warga, yang memperlihatkan para siswa-siswi dari sebuah Madrasah Ibtidaiyah, tengah berangkat ke sekolah dengan jalan kaki melintasi aliran air Sungai Cikaso, yang berlokasi di Kampung Cikaler, Desa Tegalega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Sekolah para siswa-siswi ini terletak di Kampung Tegaldatar, Desa Neglasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.

Di video itu tergambar jelas, betapa berbahayanya jalan yang harus ditempuh para siswa-siswi itu untuk menuju ke sekolahnya. Alih-alih bisa menyeberang dengan aman di jembatan, para siswa-siswi itu justru harus berjalan kaki melintasi Sungai Cikaso, yang airnya kebetulan tengah surut pada musim kemarau ini.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedJalan yang ditempuh siswa-siswi ini tergolong sangat berbahaya

Baca juga: Tugas di Polda Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi ini Raih Peringkat I Penyelesaian Kasus Korupsi 2024-2025

Kondisi memilukan ini bisa terjadi, karena sejak Desember 2024, Jembatan Tegaldatar yang membentang di atas Sungai Cikaso terputus akibat diterjang derasnya luapan air di sungai itu.

Hingga kini, jembatan vital itu tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Akibatnya, bila hujan deras turun mengguyur wilayah itu, yang menyebabkan air sungai meluap, para siswa-siswi harus menempuh jalan alternatif yang melambung sangat jauh menuju sekolahnya.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedJembatan Tegaldatar di Sungai Cikaso putus sejak Desember 2024

Baca juga: Rumah Roboh saat Ditinggal Shalat Jumat, Kades dan Istri di Jampangkulon Sukabumi Selamat

Dalam video yang viral itu, terucap harapan seorang siswi bernama Aisyah, yang memohon perhatian dan bantuan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar Jembatan Tegaldatar bisa selekasnya diperbaiki kembali.

“Pak Dedi, Pak Dedi, iyeu abdi sareng rerencangan bade angkat sakola kudu kacuprukan, kumargi jambatanna rusak,” tutur Aisyah dalam video itu, yang artinya, “Pak Dedi, Pak Dedi, ini saya bersama teman-teman mau berangkat ke sekolah, harus basah-basahan (di sungai) karena jembatannya rusak.”

undefinedAisyah, seorang siswi, meminta bantuan Gubernur Jabar untuk memperbaiki Jembatan Tegaldatar

Baca juga: Kolaborasi dengan Grab Indonesia, GAC AION Kampanyekan Edukasi Keselamatan Berkendara di Jalan Raya

Jembatan Tegaldatar sebelumnya berdiri dengan bahan dasar beton, dan menjadi jembatan penghubung Kecamatan Lengkong dengan Kecamatan Pabuaran. Putusnya jembatan ini tidak hanya menghambat aktivitas pendidikan warga, namun juga aktivitas pekerjaan dan ekonomi masyarakat, karena jembatan ini praktis tidak lagi bisa diakses oleh pejalan kaki, serta kendaraan roda dua dan empat. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Jaga Kepercayaan Masyarakat kepada Institusi Kejaksaan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 23-Jun-2026 18:19
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Lomba Mancing Mania di Kolam Pemancingan Bang Bolon Bekasi Selatan
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Berikan Sumbangsih yang Bermanfaat untuk Masyarakat”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Dilantik Kajati Jabar, Tumpal Eben Ezer Resmi Jabat Kajari Kabupaten Sukabumi
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Raih 2 Gelar Juara 1 di Ajang AAI Award 2026, Kepala Bapenda Sukabumi Apresiasi Seluruh Pegawai yang Sudah Bekerja Keras dalam Pengelolaan Arsip
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Mantan Kapolres Sukabumi: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Bacok 3 Pelajar Hingga Terluka di Nagrak Sukabumi, OTK Diburu Polisi
Lalulintas Tengah Padat Saat Jam Pulang Karyawan Pabrik, Truk Tabrak 1 Sepeda Motor dan 3 Mobil di Cibadak Sukabumi
Dukung Asta Cita Presiden RI, Satlantas Polres Sukabumi Laksanakan Program Optimalisasi Lahan Pertanian bagi Komoditas Jagung
Resmi Jawab Somasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir: “Ahli Waris Labbai Sudah Puluhan Tahun Mencari Keadilan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 10-Jun-2026 20:46
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 9-Jun-2026 18:55
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Jun-2026 21:41
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”