9 Anggota Geng Motor Ditangkap Petugas Polres Sukabumi, 6 Orang Masih di Bawah Umur

Sabtu, 24 Aug 2024 12:28
    Bagikan  
9 Anggota Geng Motor Ditangkap Petugas Polres Sukabumi, 6 Orang Masih di Bawah Umur
IG @polreskabsukabumi

AKBP Dr. Samian, S.H, S.I.K, M.Si, saat konperensi pers di Mapolres Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Petugas Polres Sukabumi pada Senin, 19 Agustus 2024, berhasil menangkap sembilan anggota geng motor yang berencana melakukan duel di wilayah hukum Polres Sukabumi. Rencananya, duel itu akan dilakukan pada Minggu, 18 Agustus 2024, dini hari.

Berkat informasi masyarakat, petugas Polres Sukabumi berhasil mencegah terjadinya duel itu, dan bahkan menangkap kesembilan pelakunya, yang ternyata merupakan anggota geng motor. Dalam penangkapan itu, petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa beberapa bilah senjata tajam.

Baca juga: Identitas Mayat Lelaki di Pintu Air Kampung Cikuya Sukabumi Diketahui, Keluarga Tolak Autopsi

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan informasi, sehingga kami bisa bergerak cepat. Kurang dari 24 jam, sembilan pelaku sudah diamankan, beserta barang bukti berupa senjata tajam,” ungkap Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H, S.I.K, M.S.i, dalam konperensi pers di Mapolres Sukabumi, Jumat, 23 Agustus 2024, sebagaimana dikutip dari akun Instagram @polreskabsukabumi, Sabtu, 24 Agustus 2024.

undefinedundefinedundefinedundefined

Dalam konperensi pers itu, kesembilan anggota geng motor itu ikut dihadapkan kepada para wartawan. Tiga dari kesembilan anggota geng motor ini adalah orang dewasa, dengan inisial AL, RF, dan PJ. Sementara, enam pelaku lainnya masih di bawah umur.

Baca juga: Kasus Polisi “Tanduk” Nelayan di Kupang: Pelaku Kena Sanksi Teguran Tertulis, Korban Masuk Penjara

“Mereka yang di bawah umur ini akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku untuk anak-anak yang berkonflik dengan hukum,” kata Samian.

Ditambahkan Samian, kepada para pelaku, akan dikenakan pasal-pasal berat, termasuk Undang Undang Darurat dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, karena membawa senjata tajam, dan juga pasal-pasal lain terkait perusakan serta ancaman kekerasan.

undefinedundefinedundefined

Baca juga: Ditemukan Jumat Pagi di Pintu Air Kampung Cikuya Sukabumi, Identitas Mayat Lelaki Tak Dikanal Belum Diketahui

Berdasarkan hasil penyelidikan petugas Polres Sukabumi, rencana duel itu melibatkan dua kelompok geng motor, yakni kelompok Kampung Misteri dan kelompok Amerika. Kelompok Kampung Misteri kemudian diketahui meminta bantuan kepada kelompok Belgia.

Rencana duel itu diatur melalui media sosial Instagram, dengan salah satu kelompok mengirimkan titik pertemuan. Namun, saat tiba di lokasi, terjadi kesalahan titik kumpul, yang menyebabkan rumah seorang warga menjadi sasaran perusakan.

undefinedundefined

Baca juga: Dibuka Gubernur Kalsel di Banjarbaru, Pembukaan Porwanas XVI Dimeriahkan Tarian Kolosal Geopark Meratus

Samian mengatakan, motif di balik tindakan ini bukan karena alasan tertentu, melainkan hanya untuk mencari sensasi dan menunjukkan eksistensi diantara kelompok geng motor.

“Kami tidak memberikan toleransi terhadap kelompok-kelompok (seperti) ini untuk eksis di wilayah hukum Polres Sukabumi. Kami berharap, masyarakat tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang meresahkan (masyarakat),” tegas Samian. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Derita Labbai Serupa Tjoddo: Tanah Hak Milik di Makassar “Dikalahkan” SHGB Perusahaan Besar

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi
Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Longsor dan Banjir Rendam Jalan dan Rumah Warga di Cibadak Sukabumi