Dampak Serbuan Monyet Ekor Panjang ke Pemukiman Warga, BKSDA Kunjungi Kampung Kubang Sukabumi

Selasa, 4 Jun 2024 15:14
    Bagikan  
Dampak Serbuan Monyet Ekor Panjang ke Pemukiman Warga, BKSDA Kunjungi Kampung Kubang Sukabumi
Istimewa

Petugas BKSDA meninjau laporan warga atas kelakuan monyet liar.

SUKABUMITREN.COMPetugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sukabumi pada Selasa, 4 Juni 2024, mulai pukul 09:00-11:00 WIB, datang mengunjungi warga Kampung Kubang, RT 03/RW 05, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Bersama Camat Nagrak, Kepala BKSDA Sukabumi, Kapolsek Nagrak, Kasitrantib Kecamatan Nagrak, dan Kepala Desa Cisarua, kunjungan tersebut semata untuk menindaklanjuti laporan warga, yang resah atas berkeliarannya satwa liar jenis monyet ekor panjang di kampung itu.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, mengatakan, monyet-monyet itu dilaporkan masuk ke pemukiman warga pada 19 Mei 2024, yang saat itu bertepatan dengan Hari Minggu.

Baca juga: Diserbu Kawanan Monyet Liar Ekor Panjang, Warga Sebuah Kampung di Sukabumi Resah

Ketika itu, monyet-monyet ekor panjang tersebut sempat mengejar anak kecil yang sedang bermain, dan masuk ke dalam warung, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan warga.

Ada sekitar empat ekor monyet berkeliaran di pemukiman. Salah satunya masuk ke warung milik warga bernama Irman Suhardiman, dan merusak beberapa barang jualannya,” ungkap Miky.

Lebih lanjut, Miky menjelaskan, bahwa salah satu monyet juga sempat masuk ke beberapa rumah warga, dan mengejar anak kecil yang sedang bermain.

“Masuk ke rumah Ibu Cicoh, Bapak Minta, Bapak Jaya, dan Bapak Baban, jelas Miky.

Guna mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak terulang kembali, BKSDA pun mengimbau warga untuk menghindari pemberian makanan, karena akan mengakibatkan perubahan perilaku satwa, sehingga menjadi semakin sering mendekati pemukiman warga.

BKSDA juga menyimpulkan, guna penangkapan atas satwa liar itu, dibutuhkan kerjasama dengan unsur LSM (tim evakuasi khusus), pemerintah desa, kecamatan, TNI, Polri, dan pemilik lahan yang diduga menjadi tempat bersembunyi satwa liar tersebut.

Tindak lanjut dari peninjauan ini, BKSDA menunggu informasi selanjutnya  untuk proses evakuasi (satwa-satwa itu),” tegas Miky. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Foto Pre-Wedding dengan Korban Perempuan, Jaksa Gadungan Ini Ditangkap Tim Pam SDO Kejati Jabar di Bogor
Tertibkan Tambang Ilegal di Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi:  “Ada yang Tidak Ingin Warga Menambang Legal”

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi