SUKABUMITREN.COM - Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana (SK), Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., M.Tr. Han., dan Bupati Sukabumi, Asep Japar, pada Kamis, 9 April 2026, meresmikan Jembatan Garuda di Kampung Cimanggu Girang, Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi.
Hadir dalam acara ini: Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Agung Ariwibowo, S.Hub.Int., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lengkong, serta tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Danrem 061/SK bersama Bupati Sukabumi, serta dilanjutkan dengan doa bersama dan peninjauan langsung ke lokasi jembatan. Sebelumnya, jembatan ini mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan pergeseran tanah pada Desember 2025.

Jembatan diresmikan Danrem 061/SK dan Bupati Sukabumi dengan pengguntingan pita
Danrem 061/SK, Brigjen TNI Thomas Rajunio, menegaskan, pembangunan jembatan ini merupakan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai upaya percepatan pembangunan di wilayah terdampak bencana. “Dalam waktu 45 hari, jembatan ini berhasil diselesaikan. Ini bukti, bahwa sinergitas dan kerjasama yang baik mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Thomas.
Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Agung Ariwibowo, mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pemerintah pusat, yang dilaksanakan TNI bersama pemerintah daerah, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah.
“Pembangunan ini merupakan wujud sinergitas antara TNI dan pemerintah daerah dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami berharap, jembatan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama, agar manfaatnya berkelanjutan,” ujar Agung.

Pembangunan jembatan membuat akses transportasi kembali lancar
Baca juga: Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Bupati Sukabumi, Asep Japar, yang akrab disapa Asjap, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara TNI dan pemerintah daerah dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur ini. “Jembatan ini memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat,” kata Asjap.
Seiring diresmikannya Jembatan Garuda, akses transportasi antar-kedusunan di Desa Langkapjaya pun kembali normal, aman, dan lancar. (*)
