SUKABUMITREN.COM - Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri, Kabupaten Sukabumi, mulai Jumat, 30 Januari 2026, melakukan perluasan jaringan dan optimalisasi saluran distribusi air bersih di perlintasan Jalan Ciutara, Kecamatan Cibadak, dan di perlintasan Kecamatan Cikembar. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas layanan distribusi air bersih, dan penataan utilitas di kawasan dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Dijadwalkan, kegiatan itu bisa selesai dikerjakan selama satu bulan, guna kenyamanan warga pengguna air bersih dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan. Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri, M. Kamaludin Zen, mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkuat jaringan distribusi, agar ke depan tidak terjadi gangguan layanan, khususnya di wilayah Cibadak, Parungkuda, dan Cikembar, yang memiliki kebutuhan air bersih cukup tinggi.


Kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih di kawasan dengan aktivitas masyarakat cukup tinggi
“Kami berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin, agar aktivitas masyarakat dan pengguna jalan tidak terganggu dalam waktu lama. Kami juga memastikan, seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan,” tegas Kamaludin.
“Ini semua demi kepentingan pelayanan air bersih yang lebih maksimal bagi masyarakat,” ucap Kamaludin.


Dijadwalkan, kegiatan selesai dikerjakan selama satu bulan ke depan
Baca juga: Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Humas Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri, Haris Abdurrahman, mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas air bersih di wilayah utara Cibadak, melalui optimalisasi jaringan distribusi.
“Pekerjaan dilakukan dari Jembatan Sekarwangi hingga depan Kantor Kecamatan Cibadak, mencakup dua wilayah, yaitu Cibadak dan Ciutara,” ujar Haris.
“Ini merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri. Kami juga memohon maaf kepada para pengguna jalan nasional, khususnya di Jalan Siliwangi, karena aktivitas ini sedikit mengganggu kelancaran lalulintas. Namun, hal ini dilakukan demi kepentingan masyarakat, agar distribusi air bersih lebih maksimal dan debit air dapat ditingkatkan,” tutur Haris. (*)
