Sabtu Kreatif di TK-SD Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung: Murid Berlatih Olah Jelantah Jadi Sabun dan Lilin

Sabtu, 15 Nov 2025 22:35
    Bagikan  
Sabtu Kreatif di TK-SD Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung: Murid Berlatih Olah Jelantah Jadi Sabun dan Lilin
INI SAINS

Pelatihan kreatif oleh INI SAINS bagi murid TK-SD Ignatius Slamet Riyadi, Gatot Subroto, Bandung

SUKABUMITREN.COM - Libur akhir pekan pada Sabtu, 15 November 2025, diisi dengan kegiatan kreatif oleh 100-an murid TK-SD Ignatius Slamet Riyadi, Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Nomor 221, Bandung. Ditemani orangtua dan guru, para murid berusia belia ini hadir mengikuti pelatihan yang digelar INI SAINS, sebuah lembaga penyedia konsep pembelajaran sains dengan cara seru dan menyenangkan asal Depok, Jawa Barat.

Ada dua materi kreatif yang disajikan bagi para murid ini. Pertama, mengenai pertanian hidroponik. Dan, yang kedua, adalah cara mengolah minyak jelantah, atau minyak goreng bekas pakai, menjadi lilin aroma terapi serta sabun pencuci tangan. Materi kedua ini disambut antusias para murid, orangtua, dan guru peserta pelatihan itu.    

Berikut adalah alasan, mengapa minyak jelantah dijadikan bahan baku utama dalam kegiatan pelatihan kreatif ini.

undefinedundefinedundefined

Guna mengolah minyak jelantah menjadi sabun pencuci tangan, bahan-bahan yang harus disiapkan adalah: larutan soda api, mijel, essential oil, dan pewarna. Berikut, cara mengolah minyak jelantah menjadi sabun pencuci tangan:

  1. Siapkan wadah atau mangkok
  2. Masukkan air secukupnya, berikan soda api, dan berikan pewarna bubuk (bukan pewarna makanan) 
  3. Kocok sampai merata 
  4. Jika sudah dikocok, berikan minyak jelantah yang sudah direndam oleh arang, berikan pulaessential oil, yang tujuannya untuk menghilangkan aroma darimijel
  5. Kocok menggunakanwhiskersampai mengental
  6. Jika sudah mengental, masukkan ke dalam cetakan 
  7. Diamkan selama 2-3 hari
  8. Sabun siap digunakan apabila sudah mengeras

undefinedundefinedundefinedundefinedKegiatan pelatihan ini disambut antusias para murid, orangtua, dan guru

Dan berikut, cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi:

  1. Siapkan bahan-bahan:palm wax, stearic acid, essential oil, mijel,dan juga pewarna
  2. Palm waxdan stearic acid dicampurkan 1:1, terus dipanaskan
  3. Kalau sudah larut, masukkanmijel-nya, terus tunggu agak panas, namun tidak sampai terlalu panas
  4. Kalau sudah ada asap, itu berarti cairan sudah bisa dicetak 
  5. Tuangkanmijelke dalam gelas, beri pewarna dari crayon, terus beri essential oil. Aduk hingga tercampur memakai tusuk sate atau lidi
  6. Kalau sudah tercampur, tambahkan hiasan dan masukkan benang kasur yang sudah diikatkan ke lidi atau tusuk sate
  7. Tunggu mengeras

undefinedundefinedundefinedPara murid, orangtua, dan guru asyik membuat lilin aroma terapi

Kelak, bukan tidak mungkin, diantara para murid peserta pelatihan ini akan lahir pengusaha-pengusaha pencipta beragam kreasi menakjubkan bagi bangsa dan negara ini. Keep going kids...!!! (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar, Ahli Waris Labbai Debat dengan Ahli Waris Hj. Raiya Dg. Kanang
Saat Hakordia 2025, Mantan Kapolres Sukabumi Ini Umumkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Jalan di Gorontalo
Melanglang Jauh dari Bandung ke Palu, STB Sukses Pentaskan “Bung di Banda” dalam FTI 2025
Mantan Kapolres Sukabumi Sidik Kasus PETI di Gorontalo, 3 Tersangka Terancam Penjara 5 Tahun dan Denda 100 M
Ditinjau Kapolda Jabar, Kapolres Sukabumi Kerahkan 974 Personel untuk Amankan Nataru 2025-2026

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Dec-2025 21:42
Info Lowongan Kerja
Dikunjungi Eltekers Legenda Wisata, Ummul Qur'an Jonggol Sukses Cetak Santri Ahli Agama-Agripreneur Mandiri
Dambakan Dibantu Presiden Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Ahli Waris Bawa Foto Labbai ke PN Makassar
Berkat Koleksi Media Lawas, Skripsi-Tesis-Disertasi-Penelitian-Pameran Terbantu Tergarap Tuntas-tas-tas-tas!!!
Surati Presiden dan Didukung GBNN, Ahli Waris Labbai Kian Yakin Lawan PT Bumi Karsa di Lantebung Makassar
Resmikan Mess Griya Adhyaksa di Bekasi, Kajati Jabar Harap Pegawai Kian Profesional demi Nama Baik Institusi
Tanah Dijual H. Raiya Dg. Kanang, Ahli Waris Labbai-PT Bumi Karsa Jadi Seteru di Lantebung Makassar
Dilantik Bupati Sukabumi Menjadi Kades Pawenang, Hilman Nulhakim: “Sekarang Saatnya Menyatukan Kekuatan”
Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi
Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Tanah 27 Hektar Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tolak Uang Damai PT Bumi Karsa saat Mediasi di PN Makassar
“Gebyar Festival Musik” di Tasikmalaya: Ria dari Garut dan Toni Asban asal Yogyakarta Sukses Jadi Juara
Diduga Jual Obat Keras Terbatas Tanpa Izin, Warung di Cicurug Sukabumi Digerebek Polisi dan TNI
Tanah Labbai Beralas Hak SK Redis, Ditimpa SHGB PT Bumi Karsa Kalla Grup di Proyek Jalur KA Lantebung Makassar
As Pully Patah saat Lintasi Jalan Rusak, Truk Tronton Bermuatan Batu Terguling di Cikembar Sukabumi