Hendak Audiensi ke PT GSI 2 Sukalarang Sukabumi, Massa FSB Bentrok dengan Warga

Selasa, 13 May 2025 15:27
    Bagikan  
Hendak Audiensi ke PT GSI 2 Sukalarang Sukabumi, Massa FSB Bentrok dengan Warga
Hendi Suhendi

Kericuhan di depan gerbang pabrik PT GSI 2, Sukalarang, Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Puluhan anggota Forum Sukabumi Bergerak (FSB) pada Kamis, 8 Mei 2025, sekitar pukul 13:40 WIB, terlibat keributan saat hendak melakukan audiensi dengan pihak manajemen PT Glostar Indonesia (GSI) 2 di depan gerbang pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Sukabumi – Cianjur, Kampung Kedung Gede, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Kericuhan terjadi saat massa FSB yang tiba di depan gerbang PT GSI 2, dihadang sekelompok warga yang berjaga di pintu masuk. Aksi saling dorong dan adu mulut pun tak terhindarkan. Bahkan, sempat pula terjadi baku hantam, yang mengakibatkan kerusakan pada dua kendaraan milik peserta aksi.

Baca juga: Berlokasi di Kaki Gunung Salak Kecamatan Cidahu, Sukabumi Kini Punya Kampung Tertib Lalulintas

Situasi berhasil diredam, setelah petugas kepolisian yang berada di lokasi, turun tangan melerai kedua belah pihak. Setelah situasi kondusif, perwakilan FSB akhirnya diizinkan masuk untuk berdialog dengan pihak manajemen PT GSI 2.

undefinedundefinedundefinedundefinedKericuhan berhasil diredam petugas kepolisian

Kehadiran para anggota FSB di lokasi usaha PT GSI 2 itu adalah untuk menyuarakan protes atas dugaan maraknya pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen karyawan, kemacetan lalulintas di sekitar pabrik, serta ketidakjelasan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang selama ini dijalankan perusahaan.

Baca juga: Hujan Deras-Angin Kencang Landa Sukabumi, Ratusan Rumah di 9 Kecamatan Rusak, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

“Kami hanya ingin berdiskusi soal masalah pungli dalam proses rekrutmen, kemacetan lalu lintas, dan transparansi dana CSR. Tapi, surat kami tidak ditanggapi, sehingga kami memilih aksi damai. Sayangnya, saat tiba, kami dihadang oleh sejumlah orang yang tidak kami kenal,” tutur Koordinator Aksi FSB, Muhammad Mulki.

undefinedundefinedundefinedundefinedMassa pengunjuk rasa ajukan tujuh tuntutan ke PT GSI 2

Pada audensi tersebut, FSB menyampaikan tujuh tuntutan utama. Yakni, menghentikan seluruh praktek pungli dalam proses penerimaan kerja, memperkuat tim independen anti pungli di internal PT GSI, mengusut dan menindak tegas oknum yang terlibat, memprioritaskan warga Sukalarang dan sekitarnya dalam perekrutan tenaga kerja, menyediakan solusi kemacetan dan membangun jalan alternatif, melakukan audit terbuka dana CSR selama 10 tahun terakhir, serta membentuk forum CSR partisipatif yang melibatkan masyarakat setempat.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update Ke 130

“Aksi ini tidak bertujuan mengganggu operasional perusahaan atau investasi yang masuk ke Sukabumi. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat. Jika tidak ditanggapi, kami akan bersurat kembali ke perusahaan dan Pemerintah Daerah,” tegas Mulki. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Info Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Dec-2025 21:42
Info Lowongan Kerja
Tanah di Lantebung Makassar Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Ahli Waris Labbai: “Mereka Tidak Punya Hati”
Dikunjungi Eltekers Legenda Wisata, Ummul Qur'an Jonggol Sukses Cetak Santri Ahli Agama-Agripreneur Mandiri
Dambakan Dibantu Presiden Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Ahli Waris Bawa Foto Labbai ke PN Makassar
Berkat Koleksi Media Lawas, Skripsi-Tesis-Disertasi-Penelitian-Pameran Terbantu Tergarap Tuntas-tas-tas-tas!!!
Surati Presiden dan Didukung GBNN, Ahli Waris Labbai Kian Yakin Lawan PT Bumi Karsa di Lantebung Makassar
Resmikan Mess Griya Adhyaksa di Bekasi, Kajati Jabar Harap Pegawai Kian Profesional demi Nama Baik Institusi
Tanah Dijual H. Raiya Dg. Kanang, Ahli Waris Labbai-PT Bumi Karsa Jadi Seteru di Lantebung Makassar
Dilantik Bupati Sukabumi Menjadi Kades Pawenang, Hilman Nulhakim: “Sekarang Saatnya Menyatukan Kekuatan”
Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi
Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Tanah 27 Hektar Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tolak Uang Damai PT Bumi Karsa saat Mediasi di PN Makassar
“Gebyar Festival Musik” di Tasikmalaya: Ria dari Garut dan Toni Asban asal Yogyakarta Sukses Jadi Juara
Diduga Jual Obat Keras Terbatas Tanpa Izin, Warung di Cicurug Sukabumi Digerebek Polisi dan TNI
Tanah Labbai Beralas Hak SK Redis, Ditimpa SHGB PT Bumi Karsa Kalla Grup di Proyek Jalur KA Lantebung Makassar
As Pully Patah saat Lintasi Jalan Rusak, Truk Tronton Bermuatan Batu Terguling di Cikembar Sukabumi
Tawarkan Uang Damai 150 Juta, PT Bumi Karsa Beli Tanah di Lantebung Makassar dari Orang Sudah Meninggal Dunia
3 Hari, Murid TK Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung Berlatih Tanam Bayam, Mengenal Hewan, dan Ecoprint
150 M Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tuding PT Bumi Karsa Anggap Remeh Pemilik Tanah Lantebung Makassar
Operasi Pencarian Berujung Duka: 2 Pemancing yang Hilang di Pantai Cikeueus Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia