Hilang Sejak Senin Siang di Pantai Palabuhanratu Sukabumi, Lang Lang Buana Belum Ditemukan

Selasa, 17 Sep 2024 18:21
    Bagikan  
Hilang Sejak Senin Siang di Pantai Palabuhanratu Sukabumi, Lang Lang Buana Belum Ditemukan
Riza Fauzi

Petugas Basarnas di lokasi hilangnya korban

SUKABUMITREN.COM - Nasib malang dialami Lang Lang Buana. Remaja 17 tahun asal Desa Kadupugur, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, ini hilang terseret ombak di Pantai Cipatuguran, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Senin, 16 September 2024, siang.

Sebelum hilang, korban datang ke pantai itu bersama 15 orang temannya, untuk mengisi libur panjang akhir pekan, terkait peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

undefinedPantai Cipatuguran tempat korban hilang

Baca juga: Kompor Ditinggal Pemilik Dalam Kondisi Menyala, Rumah di Cicurug Sukabumi Hangus Dimangsa Api

Tak diduga, saat korban dan teman-temannya sedang asyik berenang di pantai, ombak besar tiba-tiba datang dan langsung menggulung para remaja itu. Korban kemudian terseret ombak dan akhirnya hilang. Sedangkan 14 temannya selamat.

“Korban beserta teman-temannya sedang bermain di air pantai. Pada saat mereka beraktivitas, tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret korban,” ungkap Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, kala ditemui di lokasi hilangnya korban, Selasa, 17 September 2024.

Baca juga: 10 Hari Kepergian Puput Novel: Epik Mantan Penyanyi Cilik yang Berpulang dengan Nama Baik dan Kenangan Apik

Suryo mengaku, pihaknya langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP), begitu menerima laporan dari masyarakat perihal musibah itu. Saat ini, menurut Suryo, petugas gabungan masih berupaya mencari korban. Sebelumnya, warga sempat melihat sesosok jasad yang diduga sebagai korban muncul ke permukaan laut.

undefinedundefinedPetugas menyisir hingga ke tengah laut

Basarnas pun telah menyiapkan tiga regu untuk pencarian korban. Regu pertama melakukan pencarian lewat darat. Regu kedua melakukan pencarian menggunakan perahu karet, dengan menyisir ke tengah laut. Dan regu terakhir melakukan pencarian dengan menggunakan drone.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa Hingga Bandung dan Cimahi

Hingga berita ini ditulis pada Selasa, 17 September 2024, pukul 15:36 WIB, jasad korban belum ditemukan. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Derita Labbai Serupa Tjoddo: Tanah Hak Milik di Makassar “Dikalahkan” SHGB Perusahaan Besar

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi
Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Longsor dan Banjir Rendam Jalan dan Rumah Warga di Cibadak Sukabumi