Hujan Intensitas Tinggi, 1 Rumah Warga Rusak Berat Terseret Longsor di Nagrak Sukabumi

Sabtu, 23 Nov 2024 16:19
    Bagikan  
Hujan Intensitas Tinggi, 1 Rumah Warga Rusak Berat Terseret Longsor di Nagrak Sukabumi
Hendi Suhendi

Rumah yang terseret longsor di Nagrak, Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Petaka menimpa Engkos beserta keluarganya di Kampung Cijulang, RT 04/RW 04, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi pada Sabtu, 23 November 2024, dini hari, sekitar pukul 01:30 WIB, rumah yang dihuni oleh dua anggota keluarga itu, beserta isinya, terseret longsor sejauh sekitar 50 meter. Rumah ini mengalami kerusakan berat mencapai 80 persen, dan tidak bisa dihuni lagi.

Saat ini, posisi rumah itu juga menjadi terletak di bibir tebing berkedalaman sekitar 15 meter. Dalam peristiwa ini, terdampak pula dua rumah warga lainnya, yang tercatat dimiliki oleh Duduh dan Ujang. Di rumah Duduh, tinggal dua kepala keluarga dengan lima jiwa, dan di rumah Ujang tinggal satu kepala keluarga dengan empat jiwa.  

undefinedundefinedRumah terseret longsor hingga ke tepi tebing

Baca juga: Bawa 32 Ton Pasir, Truk Tronton Terbalik Masuk Jurang dan Timpa WC Mushola di Parungkuda Sukabumi

Total, ada tiga kepala keluarga dan 11 jiwa yang terdampak musibah longsor ini. Para korban terdampak longsor ini sekarang diungsikan sementara ke rumah kerabatnya masing-masing. Mereka memerlukan bantuan berupa kebutuhan dasar, sandang pangan, dan pakaian layak pakai. Dibutuhkan pula material bangunan dan tenda gulung atau terpal di lokasi musibah, demi keperluan renovasi rumah yang rusak terdampak longsor itu.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, beserta Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak dan Pemerintah Desa Darmareja, saat ini telah memasang safety line di lokasi longsor.

undefinedundefinedundefinedPetugas lakukan evakuasi peralatan rumah tangga di lokasi terdampak longsor

Baca juga: Berlangsung di Keraton Kasepuhan, Kajati Jabar Tandatangani Kerjasama dengan PT Pelindo Regional 2 Cirebon

Petugas juga telah membantu melaksanakan evakuasi perabotan rumah tangga di kediaman korban yang terdampak longsor, serta mengimbau warga untuk selalu waspada, mengingat masih adanya potensi hujan disertai angin dan petir dalam beberapa hari mendatang di wilayah Sukabumi. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Info Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Dec-2025 21:42
Info Lowongan Kerja
Tanah di Lantebung Makassar Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Ahli Waris Labbai: “Mereka Tidak Punya Hati”
Dikunjungi Eltekers Legenda Wisata, Ummul Qur'an Jonggol Sukses Cetak Santri Ahli Agama-Agripreneur Mandiri
Dambakan Dibantu Presiden Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Ahli Waris Bawa Foto Labbai ke PN Makassar
Berkat Koleksi Media Lawas, Skripsi-Tesis-Disertasi-Penelitian-Pameran Terbantu Tergarap Tuntas-tas-tas-tas!!!
Surati Presiden dan Didukung GBNN, Ahli Waris Labbai Kian Yakin Lawan PT Bumi Karsa di Lantebung Makassar
Resmikan Mess Griya Adhyaksa di Bekasi, Kajati Jabar Harap Pegawai Kian Profesional demi Nama Baik Institusi
Tanah Dijual H. Raiya Dg. Kanang, Ahli Waris Labbai-PT Bumi Karsa Jadi Seteru di Lantebung Makassar
Dilantik Bupati Sukabumi Menjadi Kades Pawenang, Hilman Nulhakim: “Sekarang Saatnya Menyatukan Kekuatan”
Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi
Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Tanah 27 Hektar Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tolak Uang Damai PT Bumi Karsa saat Mediasi di PN Makassar
“Gebyar Festival Musik” di Tasikmalaya: Ria dari Garut dan Toni Asban asal Yogyakarta Sukses Jadi Juara
Diduga Jual Obat Keras Terbatas Tanpa Izin, Warung di Cicurug Sukabumi Digerebek Polisi dan TNI
Tanah Labbai Beralas Hak SK Redis, Ditimpa SHGB PT Bumi Karsa Kalla Grup di Proyek Jalur KA Lantebung Makassar
As Pully Patah saat Lintasi Jalan Rusak, Truk Tronton Bermuatan Batu Terguling di Cikembar Sukabumi
Tawarkan Uang Damai 150 Juta, PT Bumi Karsa Beli Tanah di Lantebung Makassar dari Orang Sudah Meninggal Dunia
3 Hari, Murid TK Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung Berlatih Tanam Bayam, Mengenal Hewan, dan Ecoprint
150 M Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tuding PT Bumi Karsa Anggap Remeh Pemilik Tanah Lantebung Makassar
Operasi Pencarian Berujung Duka: 2 Pemancing yang Hilang di Pantai Cikeueus Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia