Bencana demi Bencana Landa Sukabumi, Ampibi Raya Gelar Atraksi Keliling Kampung Kumpulkan Donasi

Kamis, 26 Dec 2024 14:34
    Bagikan  
Bencana demi Bencana Landa Sukabumi, Ampibi Raya Gelar Atraksi Keliling Kampung Kumpulkan Donasi
Hendi Suhendi

Aksi galang donasi oleh aktivis Ampibi Raya

SUKABUMITREN.COM - Aliansi Pelajar dan Pemuda Cibadak Sukabumi Raya (Ampibi Raya) pada Kamis, 26 Desember 2024, mulai pukul 09:00-14:00 WIB, menggelar “Aksi Kemanusiaan Peduli Bencana Kabupaten Sukabumi” di Taman Kota Cibadak, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Aksi galang dana ini berlangsung meriah, dan melibatkan grup drumband Gema Nada Putra Putri Jaya (GNPJ), sehingga menarik minat warga untuk menyumbangkan dananya bagi para korban bencana di Kabupaten Sukabumi.

Asep Purnawan, alias Awan, Ketua Umum Ampibi Raya, mengaku sengaja menggelar aksi galang dana itu secara meriah berkeliling kampung, dan tidak di jalan raya, semata demi menjaga ketertiban lalulintas. “Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias untuk memberikan donasi, karena adanya alat musik tersebut,” kata Awan.

Baca juga: Longsor di Cimapak Sukabumi, Jalur Wisata ke Geopark Ciletuh Dialihkan Melalui Nyalindung dan Sagaranten

“Kenapa kita tidak melakukannya di jalan raya? Yang pertama, adalah untuk menjaga ketertiban lalulintas, sehingga kita lebih memilih untuk keliling kampung. Memberitahukan juga (kepada) masyarakat, bahwa hari ini ada kegiatan aksi sosial, sehingga masyarakat, Alhamdulillah, seperti yang kita lihat tadi, berbondong-bondong datang ke Taman Kota Cibadak, sebagai media aksi kemanusiaan tersebut,” tutur Awan.

undefinedundefinedundefinedundefinedAksi galang dana disambut antusias warga

Awan mengungkapkan, bahwa aksi galang dana ini akan terus digelar hingga Senin pekan depan, 30 Desember 2024. “Rencananya, untuk tanggal itu, kita akan mengadakan di Ramayana Cibadak,” ucap Awan, yang bersama para aktivis Ampibi Raya telah punya target lokasi penyaluran donasi itu, yakni ke Kecamatan Pabuaran, Ciemas, Tegalbuleud, Cibadak, dan kawasan terdampak bencana lainnya di Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Breaking News!!! Foto-Foto Eksklusif Longsor di Kampung Cimapak Sukabumi

“Terkait tentang dana sosial ini, kita akan perbantukan untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi. Khususnya, masih ada beberapa kecamatan yang status daruratnya belum dicabut. Diantaranya ada (Kecamatan) Pabuaran yang sangat terdampak, dan juga akan didistribusikan kepada wilayah sekitarnya, termasuk di Kecamatan Cibadak itu sendiri,” urai Awan.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedAksi galang donasi akan dilaksanakan hingga 30 Desember 2024

Awan berharap, melalui aksi galang dana ini, warga masyarakat di Kabupaten Sukabumi menjadi memiliki kepedulian dan kesetiakawanan sosial kepada sesama, yang tengah membutuhkan bantuan akibat terdampak bencana.

Baca juga: Pergerakan Tanah Masih Terjadi di Kampung Cicadas Sukabumi, Warga Gelar Ritual Ruwat Bumi

“Harapan ke depan, yang pertama adalah, bahwa masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukabumi, memiliki aksi kesetiakawanan sosial. Yang mana, khususnya terkait kebencanaan ini, mereka berbondong-bondong terus-terusan membantu korban yang terdampak. Bagaimana dia bisa merasakan, bahwa kita harus saling tolong-menolong dan bergotong-royong untuk hal ini,” ungkap Awan. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Tanah 27 Hektar Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tolak Uang Damai PT Bumi Karsa saat Mediasi di PN Makassar
“Gebyar Festival Musik” di Tasikmalaya: Ria dari Garut dan Toni Asban asal Yogyakarta Sukses Jadi Juara
Diduga Jual Obat Keras Terbatas Tanpa Izin, Warung di Cicurug Sukabumi Digerebek Polisi dan TNI
Tanah Labbai Beralas Hak SK Redis, Ditimpa SHGB PT Bumi Karsa Kalla Grup di Proyek Jalur KA Lantebung Makassar
As Pully Patah saat Lintasi Jalan Rusak, Truk Tronton Bermuatan Batu Terguling di Cikembar Sukabumi
Tawarkan Uang Damai 150 Juta, PT Bumi Karsa Beli Tanah di Lantebung Makassar dari Orang Sudah Meninggal Dunia
3 Hari, Murid TK Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung Berlatih Tanam Bayam, Mengenal Hewan, dan Ecoprint
150 M Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tuding PT Bumi Karsa Anggap Remeh Pemilik Tanah Lantebung Makassar
Operasi Pencarian Berujung Duka: 2 Pemancing yang Hilang di Pantai Cikeueus Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia
Resmikan Kampung Ikan Damandiri di Tanjungwangi Subang, Kang Akur: “Jadi Edu-Wisata Belajar Teknologi Bioflok"
Didampingi KNPI dan Komunitas Rumah Literasi Merah Putih, Korban Pelecehan Oknum Guru Lapor ke Polres Sukabumi
“Langsung clep, nggak Mau Berhenti”, Truk Pengangkut Batubara Terguling di Parit Jalan Perintis 99 Sukabumi
Tandai Eksistensi 3 Dekade, LPB akan Pentaskan "Koplak-Koplak" di Rumentang Siang Bandung 23  November 2025
Yusef Muldiyana: Cinta Panggung Berkat Pekerja Kebun, Bersama LPB Tempuh Jalan Kesenimanan Tak Berkesudahan
Sabtu Kreatif di TK-SD Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung: Murid Berlatih Olah Jelantah Jadi Sabun dan Lilin
Hidupkan Sepeda Motor Dalam Kamar saat Cuaca Mendung, Rumah di Kabandungan Sukabumi Dimangsa Api
Jabat Dirreskrimsus, Mantan Kapolres Sukabumi Ini Bongkar Kasus Transfer Fiktif di Bank BRI Wonosari Gorontalo
Arus Sungai Cidadap Gerus Tebing, Sawah-Kebun-Rumah Warga Simpenan Sukabumi Kini Kian Dekat Bibir Sungai
“Saya Dengar Suara ‘beletuk’ gitu”, Pengendara Sepeda Motor Meninggal Terlindas Truk Boks di Cibadak Sukabumi