Mangsa Ayam Warga Sekarwangi Sukabumi, Ular Sanca Kembang Ditangkap Sukarelawan Exalos Resque

Minggu, 6 Apr 2025 19:35
    Bagikan  
Mangsa Ayam Warga Sekarwangi Sukabumi, Ular Sanca Kembang Ditangkap Sukarelawan Exalos Resque
Hendi Suhendi

Ular sanca kembang yang ditangkap di Kampung Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Warga Kampung Sekarwangi, RW 20, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu, 6 April 2025, pagi, dikejutkan oleh kemunculan seekor ular sanca kembang yang diduga memangsa ternak ayam milik warga. Ular ini memiliki panjang sekitar 2,5 meter dan berat sekitar 15 kilogram. Hewan melata ini pertama kali ditemukan warga, saat hendak memberi makan ayam ternaknya pada pagi hari.

“Saya waktu itu mau kasih makan ayam. Tapi, pas dihitung, ada satu ayam yang hilang. Pas dicek ke kandang, ternyata ada kepala ular di sana. Saya langsung lari keluar dan teriak minta tolong ke tetangga,” kata Jaelani, warga pemilik ayam, yang akrab disapa Jae.

Baca juga: Coba Rasakan Atur Lalulintas di Simpang Ratu Cibadak Sukabumi, Jurnalis: “Jadi Polisi Luar Biasa”

“Saya benar-benar kaget, karena waktu itu baru bangun tidur dan langsung ke kandang ayam. Pas lihat-lihat, ternyata ada ular dan satu ayam saya sudah tidak ada,” ujar Jae.

undefinedundefinedundefinedundefinedUlar diduga memangsa ayam milik warga

Lelaki 45 tahun ini kemudian menghubungi sukarelawan Exalos Rescue untuk mengevakuasi ular itu. Anggota Exalos Rescue, Asep Firmansyah, mengatakan, proses evakuasi ular itu berlangsung cukup sulit, karena posisi ular berada di bawah kandang.

Baca juga: Bantu Mobil Mogok Kembali Menyala, Warga Tangerang Apresiasi Polsek Nagrak Sukabumi, Ini Foto-fotonya

“Kesulitannya saat mengevakuasi ular itu dari bawah kandang ayam. Kita pakai alat seadanya, seperti kayu, untuk menggiring ular keluar. Setelah itu, ular berhasil kami keluarkan untuk diamankan,” urai Asep.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedUlar diamankan sukarelawan Exalos Rescue

Setelah ditangkap, ular ini langsung dibawa ke rumah Asep, sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya. “Wilayah rawan kemunculan ular biasanya ada di Karangtengah, Cibadak, dan Nagrak. Dalam sebulan, kami bisa evakuasi sekitar 20 sampai 25 ekor ular,” tutur Asep.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update Ke 105

“Warga diimbau untuk lebih waspada, terutama yang memiliki kandang atau peliharaan di area terbuka, mengingat cuaca dan kondisi lingkungan bisa memicu pergerakan satwa liar seperti ular ke permukiman,” ungkap Asep. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Derita Labbai Serupa Tjoddo: Tanah Hak Milik di Makassar “Dikalahkan” SHGB Perusahaan Besar

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi
Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Longsor dan Banjir Rendam Jalan dan Rumah Warga di Cibadak Sukabumi