Buntut Penyerangan Pasar Cibadak Sukabumi, 6 Terduga Pelaku Ditangkap Polisi

Jumat, 20 Sep 2024 20:22
    Bagikan  
Buntut Penyerangan Pasar Cibadak Sukabumi, 6 Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
Hendi Suhendi

Tiga dari enam terduga pelaku saat diamankan di Polsek Cibadak

SUKABUMITREN.COM - Enam terduga pelaku penyerangan ke Pasar Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis, 19 September 2024, dini hari, akhirnya berhasil diamankan petugas Sat Reskrim Polsek Cibadak dan Tim Buru Sergap (Buser) Polres Sukabumi.

Kapolsek Cibadak, AKP Idi Djubaedi, mengatakan, penangkapan enam terduga pelaku itu berlangsung pada Kamis, 19 September 2024, sekitar pukul 17:00 WIB. “Alhamdulillah, sekitar pukul 17:00 WIB, enam orang terduga pelaku (penyerangan Pasar Cibadak) berhasil kita amankan,” ungkap Idi.

undefinedundefinedundefinedKapolsek Cibadak, AKP Idi Djubaedi

Baca juga: Rumah Rusak Akibat Gempa, Ratusan Warga Kertasari Bandung Masih Tinggal di Lokasi Pengungsian

Berdasarkan hasil pemeriksaan atas enam orang itu, menurut Idi, sudah bisa dipastikan, mereka adalah terduga pelaku penyerangan terhadap petugas parkir dan orang-orang di pintu masuk Pasar Cibadak, pada Kamis, 19 September 2024, sekitar pukul 01:30 WIB.

Keenam orang ini juga terlibat dalam tawuran di Jembatan Serong, Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada satu jam setelahnya, yakni sekitar pukul 02:30 WIB.

undefinedundefinedundefinedundefinedPengamanan atas terduga pelaku di Polsek Cibadak

Baca juga: Sedang Jaga, Petugas Parkir Pasar Cibadak Sukabumi Diserang Geng Motor Bersenjata Tajam

“TKP (tempat kejadian perkara) ada dua,” ucap Idi. “Yang pertama itu di Pasar Cibadak. Segerombol orang menyerang orang-orang yang ada di Pasar Cibadak. Setelah itu, kabur yang bersangkutan,” kata Idi.

“Akhirnya, orang-orang tersebut mencari temannya, dan mencari informasi, siapa pelaku penyerangan tersebut. Dan didapat informasi, bahwa pelakunya ini adalah orang Parungkuda. Seketika itu juga, kurang lebih di pukul 02:30 WIB, mereka melakukan penyerangan ke arah Parungkuda, tepatnya di Jembatan Serong,” tambah Idi.

undefinedundefinedundefinedundefinedRekaman CCTV saat penyerangan di Pasar Cibadak

Baca juga: Diduga Mabuk dan Tembak Pemilik Warung Kopi di Sukabumi, Oknum Pengacara Diburu Polisi

Saat ini, enam terduga pelaku yang diamankan itu telah dipindahkan penahanannya dari Polsek Cibadak ke Polres Sukabumi di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

“Karena dua kejadian, akhirnya kita dulu amankan di Polsek Cibadak. Untuk mempermudah proses selanjutnya, akhirnya keenam tersangka kita geser (penanganannya) ke Polres Sukabumi yang ada di Palabuhanratu,” ujar Idi.

undefinedundefinedundefinedundefinedPenahanan enam terduga pelaku dipindahkan dari Polsek Cibadak ke Polres Sukabumi

Baca juga: Mengaku Bisa Gandakan Uang 10 Kali Lipat, 7 Terduga Pelaku Ditangkap Polres Sukabumi Kota

Bersama keenam terduga pelaku itu, di mankan pula enam senjata tajam jenis parang, yang menurut Idi, juga telah dibawa untuk kepentingan penyidikan ke Polres Sukabumi. Perihal motif terduga pelaku dalam aksi penyerangan itu, Idi mengaku belum memperoleh gambaran jelas.

“Kalau melihat sekilas, kayaknya seperti dendam lama antar dua kelompok. Cuma, yang pasti belum ada informasi lebih lanjut. Mudah-mudahan ada informasi lebih jelas, (setelah ada) hasil penyelidikan dari Polres Sukabumi,” kata Idi.

undefinedundefinedundefinedBarang bukti parang yang disita dari terduga pelaku

Baca juga: 2 Ormas Bentrok di Kota Sukabumi, 7 Anggota Ormas Diamankan Polres Sukabumi Kota

Petugas Parkir Mengaku Diserang Geng Motor

Sebelumnya, petugas penjaga parkir di Pasar Cibadak, Rival Fadilah alias Ipey, yang menjadi korban penyerangan, mengatakan, bahwa pelaku penyerangan itu adalah anggota geng motor.

“Saya lagi kerja, teman saya datang bertiga. Tiba-tiba ada sekelompok geng motor datang membabi buta dengan membawa senjata tajam. Saya kaget dan langsung aja kabur,” kata Ipey, yang mengaku tidak mengenal satu demi satu sosok penyerangnya itu.

undefinedundefinedundefinedIpey dan rekaman CCTV saat bertemu temannya di Pasar Cibadak

Baca juga: Agustus-September, Polres Sukabumi Ungkap 22 Kasus Narkotika dan Obat Keras Terlarang, 34 Tersangka Ditangkap

Seingat Ipey, kelompok itu datang mengendarai lebih dari tiga sepeda motor, dengan masing-masing orang membawa senjata tajam jenis celurit dan samurai. Satu sepeda motor jenis Suzuki Satria kemudian rusak diamuk anggota geng motor itu.

“Satu (sepeda) motor Suzuki Satria rusak diamuk geng motor tersebut. Saya tidak kenal (anggota) geng motor itu. (Mereka datang mengendarai) sebanyak tiga motor lebih. Masing-masing membawa senjata tajam jenis celurit dan samurai,” ungkap Ipey. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sambut Ramadhan, Perumda Tirta Jaya Mandiri Perluas Jaringan dan Optimalisasi Saluran Air Bersih di Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 27-Jan-2026 16:44
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Sabtu, 24-Jan-2026 23:59
Info Lowongan Kerja
Optimalkan Dana Desa, BUMdes Jayamekar Desa Tenjojaya Sukabumi Launching Budidaya Talas Pratama
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”
Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M
Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo
Ganti Rugi Tanah Belum Cair, Ahli Waris Labbai Korban Klaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar Hidup Getir
Di Tanah Lantebung Makassar: SHM Labbai Tidak Ditemukan, tapi Bisa Ditumpangi SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Ditangkap Polres Sukabumi Kota karena Cabuli Perempuan 15 Tahun, Lelaki asal Cisaat Terancam 15 Tahun Penjara

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 9-Jan-2026 18:43
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 8-Jan-2026 15:19
Info Lowongan Kerja
Adu Sah Alas Hak Tanah di Lantebung Makassar: Ahli Waris Labbai SK Redis-SHM, PT Bumi Karsa-Kalla Grup SHGB
Tanpa Kekerasan, Ahli Waris Labbai Tuai Keadilan Atas Tanah yang Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar