SUKABUMITREN.COM - Jenazah dua bocah lelaki berinisial AMS dan SA, serta jenazah balita perempuan berinisial SAQ, pada Kamis, 23 Juli 2026, malam dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) dekat rumah orangtuanya di Kampung Babakan Bandung, RT 02/RW 06, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Ketiga bocah kakak beradik itu berusia sembilan, tujuh, dan empat tahun. Dua bocah lelaki, yakni AMS dan SA, masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Pada Kamis malam itu, sekitar pukul 19:49 WIB, ketiga bocah ini meninggal dalam musibah kebakaran yang menimpa rumah orangtuanya di Kampung Babakan Bandung. Ketika itu, ada lima penghuni di dalam rumah, yakni seorang warga berinisial AS dan istrinya, serta ketiga anaknya.
Kebakaran terjadi saat tengah berlangsung pemadaman listrik
Baca juga: Temui Korban Kebakaran di Desa Jayanti Sukabumi, Kapolsek Palabuhanratu Berikan Bantuan Sosial
Kondisi di sekitar rumah saat itu tengah mengalami pemadaman listrik. Dalam kondisi gelap gulita, penghuni rumah diduga telah menyalakan lilin, yang kemudian terjatuh dan menyambar lembaran karpet di rumah itu. Selanjutnya, api menyambar dengan cepat ke seluruh sudut rumah.
Penghuni rumah yang tengah tertidur langsung berlarian menyelamatkan diri. Namun, hanya suami istri penghuni rumah yang berhasil selamat. Sedangkan ketiga anaknya belakangan diketahui telah meninggal dunia. Api kemudian berhasil dipadamkan dengan alat-alat seadanya oleh warga setempat, yang dilanjutkan dengan pendinginan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kecamatan Sukaraja dan Kota Sukabumi.
Api diduga berasal dari lilin yang terjatuh di dalam rumah
Saat ini, kasus kebakaran itu masih ditangani petugas Polsek Nyalindung dan Polres Sukabumi. Kedua orangtua korban telah diungsikan ke rumah tetangganya. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung mengimbau warga untuk senantiasa waspada, agar musibah serupa tidak terulang kembali. (*)
