Tuntutan Restitusi Dianulir Hakim, Keluarga Dini di Sukabumi Tetap Tuntut Ronald Tannur Bayar Ganti Rugi

Jumat, 2 Aug 2024 14:40
    Bagikan  
Tuntutan Restitusi Dianulir Hakim, Keluarga Dini di Sukabumi Tetap Tuntut Ronald Tannur Bayar Ganti Rugi
Istimewa

Alfika Rahma, adik Almarhumah Dini

SUKABUMITREN.COM - Vonis bebas atas terdakwa pembunuh Dini Sera Afrianti, Gregorius Ronald Tannur, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya pada Rabu pekan lalu, 24 Juli 2024, ternyata juga disertai dengan menganulir tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) soal ganti rugi membayar restitusi kepada keluarga korban atau ahli waris senilai Rp 263,6 juta.

Atas keputusan anulir tersebut, keluarga Dini berharap, agar tuntutan restitusi itu dapat dikabulkan oleh Mahkamah Agung. “Restitusi di tuntutan itu sekitar Rp 263 juta. Kalau dibayarkan semua, kita serahkan untuk pendidikan anak (korban), yakni DR,” kata Alfika Rahma, adik Dini, ketika ditemui di kediaman keluarganya di Kampung Gunung Guruh, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis, 1 Agustus 2024.

Baca juga: Terdakwa Ronald Tannur Divonis Bebas, KemenPPA Pastikan Pemenuhan Hak Anak Dini di Sukabumi

Alfika mengungkapkan pula, bahwa DR saat ini sedang menempuh pendidikan di sebuah pondok pesantren. Pihak aparat desa dan keluarga juga sudah menjenguk DR beberapa waktu lalu, dan kondisinya baik.

“Sekarang di pondok (pesantren). Alhamdulillah aman. Kemarin, sempat dikunjungi pihak desa, UPTD juga. Anaknya bilang betah-betah saja di sana. Mungkin belum tahu kabarnya (terdakwa Ronald bebas), karena di pondok (pesantren) nggak ada HP dan TV. Terus, kebetulan pimpinan pondok (pesantren) nggak mengetahui kasus ini. Cuma, tahunya dia (DR) anak yatim,” tutur Alfika.

undefinedMakam Almarhumah Dini di Sukabumi

Baca juga: Keluh Pedih Keluarga Dini di Sukabumi, Paska Terdakwa Ronald Tannur Dibebaskan Hakim: “Kami Orang Susah...”

Alfika mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan DR, keluarga Dini mendapatkan bantuan dari kuasa hukum, Dimas Yemahura al Farauq. Pihak keluarga kini juga tengah fokus memperjuangkan kasasi, baik terkait hukuman atas terdakwa Ronald Tannur, maupun mengenai restitusi bagi ahli waris Dini.

“Vonis bebas, makanya kasasi. Sekarang, lagi mengusahakan itu (kasasi). Kemarin juga sama kuasa hukum sudah bilang, selain kita memperjuangkan pidananya, kita juga fokus ke restitusi harus diberikan ke anak,” ungkap Alfika. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Foto Pre-Wedding dengan Korban Perempuan, Jaksa Gadungan Ini Ditangkap Tim Pam SDO Kejati Jabar di Bogor
Tertibkan Tambang Ilegal di Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi:  “Ada yang Tidak Ingin Warga Menambang Legal”

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi