Resmikan Kampung Ikan Damandiri di Tanjungwangi Subang, Kang Akur: “Jadi Edu-Wisata Belajar Teknologi Bioflok"

Rabu, 19 Nov 2025 19:53
    Bagikan  
Resmikan Kampung Ikan Damandiri di Tanjungwangi Subang, Kang Akur: “Jadi Edu-Wisata Belajar Teknologi Bioflok"
Kin Sanubary

Prosesi pemotongan pita sebagai tanda beroperasinya Kampung Ikan Damandiri oleh Kang Akur

SUKABUMITREN.COM - Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., atau akrab disapa Kang Akur, pada Selasa, 18 November 2025, meresmikan berdirinya Kampung Ikan Damandiri di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang. Hadir di acara peresmian ini: Ketua Yayasan Damandiri, Letjen TNI (Purn.) Sugiono, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., perwakilan Dandim 0605 Subang, Kapolres Subang, Dan Lanud Suryadharma, Camat Cijambe, Kades Tanjungwangi, serta pengelola dan penanggung-jawab Kampung Ikan Damandiri, Dian Kustiadi.

Peresmian dilakukan dengan prosesi pemotongan pita sebagai tanda beroperasinya Kampung Ikan Damandiri. Selanjutnya, dilaksanakan pula peninjauan fasilitas kawasan, yang meliputi kolam bioflok berteknologi modern, penebaran benih ikan nila, panen perdana, serta pusat pelatihan yang akan menjadi sarana pengembangan kompetensi bagi para pembudidaya baru. Pada kesempatan itu, digelar pula demonstrasi teknologi bioflok yang menjadi fondasi utama budidaya di kawasan ini.

undefinedundefinedundefinedFasilitas di Kampung Ikan Damandiri meliputi kolam bioflok berteknologi modern, penebaran benih ikan nila, serta pusat pelatihan bagi para pembudidaya baru

Baca juga: Didampingi KNPI dan Komunitas Rumah Literasi Merah Putih, Korban Pelecehan Oknum Guru Lapor ke Polres Sukabumi

Kang Akur memberikan apresiasinya atas hadirnya Kampung Ikan Damandiri ini. “Terima kasih, karena selain membangun pemberdayaan ikan, Yayasan Damandiri juga menghadirkan teknologi. Polanya bukan pola biasa yang dilakukan masyarakat. Bioflok seperti ini mungkin baru, dan bahkan bisa menjadi yang terbesar di Kabupaten Subang,” kata Kang Akur.

“Tempat ini diharapkan memberikan multiple effect bagi masyarakat, menjadi edu-wisata untuk belajar menanam ikan dengan teknologi bioflok,” ujar Kang Akur.

Baca juga: “Langsung clep, nggak Mau Berhenti”, Truk Pengangkut Batubara Terguling di Parit Jalan Perintis 99 Sukabumi

Kang Akur menilai, Kampung Ikan Damandiri ini memiliki peran strategis dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Subang. “Dapur-dapur MBG membutuhkan pasokan protein, salah satunya ikan. Dengan adanya Kampung Ikan Damandiri, pasar dan supply chain-nya sudah jelas dan pasti,” ungkap Kang Akur.

“Dengan konsep kampung yang terintegrasi, kebutuhan protein untuk MBG maupun rumah tangga di Subang bisa terpenuhi, tanpa harus mengambil dari daerah lain,” tegas Kang Akur.

undefinedundefinedundefinedKampung Ikan Damandiri ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Subang dan Yayasan Damandiri

Baca juga: Tandai Eksistensi 3 Dekade, LPB akan Pentaskan "Koplak-Koplak" di Rumentang Siang Bandung 23 November 2025

Kampung Ikan Damandiri ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Subang dan Yayasan Damandiri, sebuah lembaga yang sejak lama konsisten mengembangkan model ekonomi kerakyatan. Kawasan ini dirancang sebagai sentra perikanan terpadu, yang menggabungkan teknologi budidaya bioflok, pengolahan pascapanen, pelatihan berkelanjutan, hingga ruang edukasi untuk masyarakat umum dan pelaku usaha pemula.

Dengan konsep integrated fishery village, Kampung Ikan Damandiri tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi ikan, namun juga membangun sebuah ekosistem usaha yang mandiri: mulai dari benih, pakan, budidaya, pengolahan, hingga pemasaran.

Baca juga: Yusef Muldiyana: Cinta Panggung Berkat Pekerja Kebun, Bersama LPB Tempuh Jalan Kesenimanan Tak Berkesudahan

Ketua Yayasan Damandiri, Letjen TNI (Purn.) Sugiono, mengutarakan rasa optimismenya atas masa depan perikanan di Subang. “Subang memiliki potensi perikanan luar biasa. Dari ketersediaan mata air, masyarakat yang menyukai ikan, hingga potensi pasar yang sangat besar. Karena itu, kami menetapkan Kabupaten Subang sebagai lokasi Kampung Ikan,” tutur Sugiono.

“Kalau penanganan dan pengelolaannya tepat, maka kita bisa mengembangkan kualitas ikan yang lebih baik,” ucap Sugiono.

undefinedundefinedundefinedDian Kustiadi (baju putih) bersama jurnalis dan Penulis di Kampung Ikan Damandiri

Baca juga: Sabtu Kreatif di TK-SD Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung: Murid Berlatih Olah Jelantah Jadi Sabun dan Lilin

Senada dengan Sugiono, pengelola dan penanggung jawab Kampung Ikan Damandiri, yang juga pemilik Pandawa Fishery Farm, Dian Kustiadi, juga menyatakan rasa optimismenya, bahwa keberadaan kampung ikan ini akan memicu tumbuhnya generasi baru wirausahawan perikanan.

“Kami melihat inisiatif dari Yayasan Damandiri ini sebagai dorongan nyata bagi tumbuhnya semangat wirausaha dan pemberdayaan berbasis komunitas. Pandawa Fishery Farm siap berkontribusi, baik dari pendampingan teknis budidaya ikan, hingga akses pasar bagi para pembudidaya baru," urai Dian.

Baca juga: Hidupkan Sepeda Motor Dalam Kamar saat Cuaca Mendung, Rumah di Kabandungan Sukabumi Dimangsa Api

Dian memastikan, para peserta program di Kampung Ikan Damandiri ini kelak tidak hanya mendapatkan pelatihan semata, namun juga pendampingan berkelanjutan, hingga produk mereka mampu memasuki pasar lokal maupun regional. Jika berhasil, Kampung Ikan Damandiri ini berpotensi menjadi rujukan nasional bagi praktik budidaya ikan modern berbasis komunitas. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi
Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Longsor dan Banjir Rendam Jalan dan Rumah Warga di Cibadak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 2-Mar-2026 14:53
Info Lowongan Kerja
Kopkar Terpuji di Sukabumi: Punya Simpanan Rp 7.130.000.000, Rutin Bagikan SKHU bagi Karyawan Setiap Tahun
Aspal Jalan Rusak Parah, Mobil Pengangkut Es Krim Terbalik di Jalan Desa Sekarwangi Cibadak Sukabumi
Jabat Dirreskrimsus, Eks Kapolres Sukabumi Ini Sosialisasikan Pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polda Gorontalo
Sempat Terlihat Kerokan Sendiri, Lelaki Pedagang Roti Ditemukan Meninggal Dunia di Cibadak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 26-Feb-2026 23:30
Info Lowongan Kerja
Program ASRI di Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi Ini Pimpin Bersih-Bersih Pusat Keramaian Selama Ramadhan
Dampingi Plt. Wakil Jaksa Agung, Kajati Jabar Laksanakan Groundreaking RS Adhyaksa Jabar di Lembang KBB