Daftar Naik Nayor ke KPU Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri: “Saya Pelayan Rakyat”

Kamis, 29 Aug 2024 18:56
    Bagikan  
Daftar Naik Nayor ke KPU Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri: “Saya Pelayan Rakyat”
Hendi Suhendi

Naik nayor, Iyos Somantri dan istri berangkat mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri-Zainul, pada Kamis, 29 Agustus 2024, sekitar pukul 13:00 WIB, resmi mendaftarkan diri ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi di Jalan Siliwangi Nomor 92, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Sebelum mendaftarkan diri, Iyos-Zainul lebih dahulu mengikuti acara Deklarasi Kemenangan yang digelar Koalisi 13 partai politik pendukungnya di Lapangan Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Partai-partai itu adalah Gerindra, PKS, Demokrat, Nasdem, PSI, Perindo, PBB, Hanura, Partai Buruh, Partai Umat, Garuda, dan PKN.

Baca juga: Batal Usung Habib Mulki-Miftahul Jannah, PDIP Gabung Koalisi 13 Parpol Dukung Iyos-Zainul di Pilkada Sukabumi

Keberangkatan Iyos-Zainul dari Lapangan Sekarwangi ke kantor KPU Kabupaten Sukabumi berlangsung meriah. Ditemani istri masing-masing, Iyos-Zainul datang dengan menggunakan nayor, sejenis angkutan tradisional mirip delman, yang telah lama menjadi ikon Kabupaten Sukabumi.

undefinedundefined

Iyos, yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Sukabumi, mengungkapkan alasannya memakai nayor untuk datang mendaftarkan diri ke Kantor KPU Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: KRD Bumi Geulis, Moda Transportasi Darat yang Pernah Tersohor bagi Warga Sukabumi dan Bogor

“Nayor itu kendaraan tradisional. Jumlahnya tinggal tujuh unit. Saya kan pelayan rakyat. Makanya, saya pakai nayor, sebagai simbol pelayan rakyat,” ujar Iyos, yang mengaku sudah lebih dari 20 tahun tidak naik nayor.  

“Andai nanti terpilih, saya pastikan, nayor ini jangan sampai punah. Karena ini ciri khas angkutan warga di Kabupaten Sukabumi,” kata Iyos.

undefinedundefined

Baca juga: Daftar Pertama Bersama Andreas ke KPU Kabupaten Sukabumi, Asjap Optimis Raih 60-70 Persen Suara

Tak hanya nayor, rombongan Iyos-Zainul juga datang menggunakan odong-odong. Kehadiran kendaraan wisata yang disukai banyak ibu dan anak-anak ini, disebut Iyos, juga simbol dari dirinya sebagai pelayan rakyat.

“Sama dengan nayor, odong-odong juga angkutan rakyat. Dan saya adalah pelayan rakyat,” ucap Iyos.

undefinedDeklarasi Kemenangan Iyos Somantri-Zainul di Lapangan Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi

Baca juga: Mau Kenyang dengan Menu Enak dan Murah di Cileungsi Bogor? WA Pedrosa Catering!!!

Dalam pidato politiknya, Iyos menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada masyarakat dan koalisi 13 parpol pendukungnya di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024.

“Terima kasih atas support dan dukungannya. Kami didukung dan diusung oleh empat partai parlemen dan sembilan partai non parlemen,” ungkap Iyos.

undefinedCalon Bupati Sukabumi, Iyos Somantri

Baca juga: GICC Diserahkan dari Bupati ke MUI, Kapolres Sukabumi Beri Apresiasi Positif

Iyos kemudian juga meminta support dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, agar Pilkada 2024 bisa berjalan aman, tertib, dan lancar. “Kita bikin Sukabumi asyik, Sukabumi yang enak, sehingga masyarakat senang dan bahagia,” kata Iyos.

Ditambahkan Iyos, Pilkada kali ini diharapkan menjadi ajang kontestasi yang bermartabat. “Tidak saling menjelekkan, tidak saling serang, kita kedepankan ide dan gagasan untuk Sukabumi yang lebih baik,” ujar Iyos.

Baca juga: Ray Bachtiar: Hadirkan Indonesia dengan Karya dari Balik Mata Lensa

“Kita juga ingin (kontestasi) ini (berlangsung) fair play. Biar masyarakat yang menilai, siapa yang terbaik, siapa yang paling pantas untuk memimpin (Kabupaten) Sukabumi,” tegas Iyos. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Jaga Kepercayaan Masyarakat kepada Institusi Kejaksaan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 23-Jun-2026 18:19
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Lomba Mancing Mania di Kolam Pemancingan Bang Bolon Bekasi Selatan
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Berikan Sumbangsih yang Bermanfaat untuk Masyarakat”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Dilantik Kajati Jabar, Tumpal Eben Ezer Resmi Jabat Kajari Kabupaten Sukabumi
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Raih 2 Gelar Juara 1 di Ajang AAI Award 2026, Kepala Bapenda Sukabumi Apresiasi Seluruh Pegawai yang Sudah Bekerja Keras dalam Pengelolaan Arsip
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Mantan Kapolres Sukabumi: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Bacok 3 Pelajar Hingga Terluka di Nagrak Sukabumi, OTK Diburu Polisi
Lalulintas Tengah Padat Saat Jam Pulang Karyawan Pabrik, Truk Tabrak 1 Sepeda Motor dan 3 Mobil di Cibadak Sukabumi
Dukung Asta Cita Presiden RI, Satlantas Polres Sukabumi Laksanakan Program Optimalisasi Lahan Pertanian bagi Komoditas Jagung
Resmi Jawab Somasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir: “Ahli Waris Labbai Sudah Puluhan Tahun Mencari Keadilan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 10-Jun-2026 20:46
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 9-Jun-2026 18:55
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Jun-2026 21:41
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”