Razia THM Berkedok Karaoke Keluarga di Kota Sukabumi, 81 Botol Miras dan 21 Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 14 Sep 2024 12:25
    Bagikan  
Razia THM Berkedok Karaoke Keluarga di Kota Sukabumi, 81 Botol Miras dan 21 Orang Diamankan Polisi
IG @polres_sukabumikota

Botol minuman keras yang ditemukan saat razia THM di Kota Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Petugas Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, bersama Unit Provost dan Sat Sabhara, pada Jumat, 13 September 2024, malam, melaksanakan razia atas sebuah tempat hiburan malam (THM) yang berkedok tempat karaoke keluarga di Kota Sukabumi.

Dikutip dari akun Instagram Humas Polres Sukabumi Kota, @polres_sukabumikota, Sabtu, 14 September 2024, dalam razia itu, petugas berhasil menyita 81 botol minuman keras dari berbagai jenis.

Baca juga: Hendak Tawuran di Cimanggah Selabintana, 9 Pelajar SMK Diamankan Polres Sukabumi Kota

Petugas juga mengamankan 21 orang di THM itu, yang terdiri dari 11 pekerja malam atau pemandu lagu (PL), sembilan orang tamu atau pengunjung, dan satu orang pegawai yang bertugas di bagian kasir.

undefinedundefinedundefinedKasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Penuntun, S.H.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, S.H., membenarkan pelaksanaan razia THM di Kota Sukabumi itu.

Baca juga: RRI di Usia ke-79: “Media yang Terus Memiliki Arti Penting Bagi Masyarakat”

“Malam ini (Jumat, 13 September 2024), kita, Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, gabungan dengan Unit Provost dan Sat Sabhara, melaksanakan razia ke tempat hiburan malam,” ungkap Bagus.

“Adapun hasil yang kami peroleh (dalam razia ini), yaitu kami dapat mengamankan 81 botol miras (minumas keras) berbagai jenis. Kemudian juga kita amankan 21 orang, terdiri dari 11 pekerja malam atau PL, kemudian sembilan orang tamu atau pengunjung, dan satu orang pegawai selaku bagian kasirnya,” tambah Bagus.

undefinedundefinedundefinedundefinedPuluhan botol minuman keras yang disita petugas Polres Sukabumi Kota

Baca juga: Masuk Musim Tanam Ketiga, Ketersediaan Pupuk Subsidi Bagi Petani di Sukabumi Dipastikan Aman

Usai razia ini, menurut Bagus, pihaknya juga akan kembali melaksanakan razia ke tempat-tempat hiburan lainnya, yang diduga menjual minuman keras. Bagus pun mengimbau tempat-tempat hiburan karaoke keluarga, agar tidak menjual minuman keras di lokasi usahanya itu.

“Ke depan, kami juga akan melaksanakan razia-razia berikutnya ke tempat tempat hiburan yang melakukan atau menjual minuman keras. Kami imbau kepada lokasi-lokasi tempat hiburan karaoke keluarga, agar betul betul tidak melakukan atau (menjadi) pelaku peredaran minuman keras,” tegas Bagus.

undefinedundefinedundefinedPemeriksaan atas orang yang diamankan oleh Polres Sukabumi Kota

Baca juga: Dijaga Ketat, Pertandingan Tanpa Penonton Dewa United vs PSIS Semarang di Bandung Berjalan Aman dan Kondusif

Saat ini, menurut Bagus, seluruh orang yang diamankan pada Jumat malam itu masih menjalani pemeriksaan di Polres Sukabumi Kota. Bagus juga mengaku akan melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait, guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.

“Sejauh ini, kami akan melakukan pendalaman, pemeriksaan, terhadap pegawai maupun pekerja malam yang kita amankan saat ini. Kemudian, kita juga besok pagi (Sabtu, 14 September 2024), akan melaksanakan atau melakukan koordinasi dengan stakehoulder, baik dinas sosial maupun dinas-dinas terkait, untuk mengantisipasi hal serupa,” tutur Bagus, yang kemudian juga mengimbau masyarakat, agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Baca juga: Diduga Korban TPPO, 11 Warga Sukabumi Minta Dibantu Dipulangkan dari Lokasi Penyekapan di Myanmar

“Imbauan (kami) kepada masyarakat, agar menjaga kamtibmas wilayah Sukabumi Kota,” ucap Bagus. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi
Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi
Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Tanah 27 Hektar Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tolak Uang Damai PT Bumi Karsa saat Mediasi di PN Makassar
“Gebyar Festival Musik” di Tasikmalaya: Ria dari Garut dan Toni Asban asal Yogyakarta Sukses Jadi Juara
Diduga Jual Obat Keras Terbatas Tanpa Izin, Warung di Cicurug Sukabumi Digerebek Polisi dan TNI
Tanah Labbai Beralas Hak SK Redis, Ditimpa SHGB PT Bumi Karsa Kalla Grup di Proyek Jalur KA Lantebung Makassar
As Pully Patah saat Lintasi Jalan Rusak, Truk Tronton Bermuatan Batu Terguling di Cikembar Sukabumi
Tawarkan Uang Damai 150 Juta, PT Bumi Karsa Beli Tanah di Lantebung Makassar dari Orang Sudah Meninggal Dunia
3 Hari, Murid TK Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung Berlatih Tanam Bayam, Mengenal Hewan, dan Ecoprint
150 M Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tuding PT Bumi Karsa Anggap Remeh Pemilik Tanah Lantebung Makassar
Operasi Pencarian Berujung Duka: 2 Pemancing yang Hilang di Pantai Cikeueus Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia
Resmikan Kampung Ikan Damandiri di Tanjungwangi Subang, Kang Akur: “Jadi Edu-Wisata Belajar Teknologi Bioflok"
Didampingi KNPI dan Komunitas Rumah Literasi Merah Putih, Korban Pelecehan Oknum Guru Lapor ke Polres Sukabumi
“Langsung clep, nggak Mau Berhenti”, Truk Pengangkut Batubara Terguling di Parit Jalan Perintis 99 Sukabumi
Tandai Eksistensi 3 Dekade, LPB akan Pentaskan "Koplak-Koplak" di Rumentang Siang Bandung 23  November 2025
Yusef Muldiyana: Cinta Panggung Berkat Pekerja Kebun, Bersama LPB Tempuh Jalan Kesenimanan Tak Berkesudahan
Sabtu Kreatif di TK-SD Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung: Murid Berlatih Olah Jelantah Jadi Sabun dan Lilin
Hidupkan Sepeda Motor Dalam Kamar saat Cuaca Mendung, Rumah di Kabandungan Sukabumi Dimangsa Api
Jabat Dirreskrimsus, Mantan Kapolres Sukabumi Ini Bongkar Kasus Transfer Fiktif di Bank BRI Wonosari Gorontalo