Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Kamis, 22 Jan 2026 19:20
    Bagikan  
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet
Hendi Suhendi

Pelajar sekolah saat seberangi Sungai Cimandiri, Sukabumi, dengan perahu karet

SUKABUMITREN.COM - Sejumlah pelajar dari berbagai sekolah pada Rabu, 21 Januari 2026, terpaksa berangkat ke tempatnya menuntut ilmu dengan menggunakan perahu karet, akibat rusaknya Jembatan Gantung Leuwidinding di Sungai Cimandiri, Kabupaten Sukabumi. Jembatan gantung ini rusak diterjang luapan air Sungai Cimandiri pada 28 Desember 2025, dan merupakan akses penghubung utama antara dua kampung, yakni Kampung Leuwidinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, serta Kampung Kebonjati, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Jembatan gantung ini juga merupakan satu-satunya akses jalan bagi warga dari tiga desa, yaitu Desa Wangunreja dan Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, serta Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah.

Baca juga: Warga Terdampak Rusaknya Bendungan Cikolawing Sukabumi, Iwan Ridwan: “Tahun Ini Direalisasikan Pembangunannya”

Akibat rusaknya jembatan ini, aktivitas warga dan pelajar pun terganggu. Pemerintah Desa Tanjungsari juga khawatir kepada keselamatan warga, yang terpaksa harus menyeberangi Sungai Cimandiri saat cuaca buruk.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedundefinedPerahu karet yang digunakan para pelajar ini milik BPBD Kabupaten Sukabumi

Kepala Desa Tanjungsari, Dilah Habillah, mengatakan, para pelajar dari Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, setiap hari harus menyeberangi Sungai Cimandiri dengan menggunakan perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi. Para pelajar ini bersekolah di di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, dan Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar.

Baca juga: Jalan Cikidang-Kalapanunggal-Kabandungan di Sukabumi Rusak Parah, Warga Perbaiki tanpa Bantuan Pemerintah

“Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 48 meter dengan lebar 1,20 meter, dan berada di Kampung Leuwidinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, yang menghubungkan Kampung Kebonjati, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, dan Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar. (Rusaknya jembatan ini) berdampak langsung pada aktivitas masyarakat (di) ketiga desa tersebut,” kata Dilah.

“Di sana ada dua sekolah, yaitu SD (Negeri) Kadupugur sama SD (Negeri) Leuwidinding. Muridnya dari Desa Wangunreja sama Desa Tanjungsari. Kampung Leuwidinding terdiri delapan RT,” ujar Dilah.

Baca juga: Jembatan Putus dan Jalan Longsor, Aktivitas Warga 4 Kampung di Simpenan Sukabumi Harus Dibantu Perahu Karet

“Penyebabnya (jembatan rusak adalah) banjir (akibat) hujan deras beberapa hari. Jadi, tanggulnya kena luapan air. Sekarang, ada bantuan dari BPBD, yaitu perahu karet untuk sementara ini. Tapi, sangat beresiko ketika hujan besar,” tutur Dilah.

undefinedundefinedundefinedJembatan Gantung Leuwidinding yang rusak sejak 28 Desember 2025

Popi, warga Desa Tanjungsari, mengaku, sejak rusaknya jembatan, ia setiap hari mengantar anaknya ke sekolah dengan menggunakan perahu karet. Jika air sungai meluap, ia terpaksa harus mencari jalan alternatif lain, yang jaraknya cukup jauh, yakni melalui area perusahaan PT Siam Cement Group (SCG).

Baca juga: Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun

“Mau pulang menyeberang, karena kalau lewat sana mutar, arahnya jauh, saya lewat sini saja. Pokoknya, kalau mutar, hampir tiga kali lipat (jaraknya),” ucap Popi.

“Kalau mau menyeberang, lihat situasi sungai. Kalau sungai meluap, terpaksa memutar jauh lewat SCG, dikasih izin. Tidak setiap hari menyeberang. Rumah ada di sana (Desa Tanjungsari). Kalau ke sini bolak balik, paling antar anak sekolah. Terpaksa harus pulang pergi, karena pagi berangkat harus menunggu lama, terpaksa pulang dulu. Suami kerja bawa motor lewat sana, muter,” keluh Popi. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Jaga Kepercayaan Masyarakat kepada Institusi Kejaksaan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 23-Jun-2026 18:19
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Lomba Mancing Mania di Kolam Pemancingan Bang Bolon Bekasi Selatan
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Berikan Sumbangsih yang Bermanfaat untuk Masyarakat”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Dilantik Kajati Jabar, Tumpal Eben Ezer Resmi Jabat Kajari Kabupaten Sukabumi
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Raih 2 Gelar Juara 1 di Ajang AAI Award 2026, Kepala Bapenda Sukabumi Apresiasi Seluruh Pegawai yang Sudah Bekerja Keras dalam Pengelolaan Arsip
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Mantan Kapolres Sukabumi: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Bacok 3 Pelajar Hingga Terluka di Nagrak Sukabumi, OTK Diburu Polisi
Lalulintas Tengah Padat Saat Jam Pulang Karyawan Pabrik, Truk Tabrak 1 Sepeda Motor dan 3 Mobil di Cibadak Sukabumi
Dukung Asta Cita Presiden RI, Satlantas Polres Sukabumi Laksanakan Program Optimalisasi Lahan Pertanian bagi Komoditas Jagung
Resmi Jawab Somasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir: “Ahli Waris Labbai Sudah Puluhan Tahun Mencari Keadilan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 10-Jun-2026 20:46
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 9-Jun-2026 18:55
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Jun-2026 21:41
Lowongan Kerja