Jabat Dirreskrimsus, Eks Kapolres Sukabumi Pimpin Tim Investigasi Selidiki Penyebab Banjir di Gorontalo

Rabu, 11 Feb 2026 14:10
    Bagikan  
Jabat Dirreskrimsus, Eks Kapolres Sukabumi Pimpin Tim Investigasi Selidiki Penyebab Banjir di Gorontalo
Hendi Suhendi

Kapolda Gorontalo menunjuk Dirreskrimsus Polda Gorontalo memimpin Tim Investigasi Gabungan

SUKABUMITREN.COM - Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Widodo, S.H., M.H., pada Selasa, 10 Februari 2026, resmi menunjuk Dirreskrimsus Polda Gorontalo, Kombes Pol. Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H., untuk memimpin Tim Investigasi Gabungan, guna menyelidiki penyebab banjir yang melanda Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Maruly adalah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, tahun 2002, yang antara lain pernah bertugas sebagai Kapolres Sukabumi pada 6 Januari 2023 - 28 Desember 2023.

Widodo memastikan, penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk menelusuri dugaan keterkaitan aktivitas pertambangan dengan bencana hidrometeorologi itu. “Kami membentuk Tim Investigasi Bersama, yang dipimpin oleh Dirreskrimsus Polda Gorontalo, KBP Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H., untuk melakukan penyelidikan secara komprehensif, terkait dugaan penyebab banjir di Kabupaten Pohuwato, termasuk aktivitas pertambangan di wilayah Pani Gold Project dan sepanjang Sungai Taluduyunu,” kata Widodo.

undefinedKapolda Gorontalo, Irjen Pol. Widodo, S.H., M.H.

Baca juga: Disidik Eks Kapolres Sukabumi, Tersangka Korupsi Jalan di Gorontalo Terancam Hukuman Seumur Hidup

Penyelidikan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Ditreskrimsus Polda Gorontalo, dan berlangsung pada 28 hingga 29 Januari 2026. Tim Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Gorontalo bersama sejumlah instansi teknis turun langsung ke lokasi tambang, serta meninjau permukiman warga yang terdampak banjir.

Pada hari pertama, petugas melakukan observasi di area Pani Gold Project (PGP), yang dioperasikan oleh tiga perusahaan, yakni PT PETS, PT PBT, dan PT GSM. Tim memeriksa sejumlah titik vital pertambangan, termasuk lokasi peledakan material, area pembuangan batuan sisa, serta pembangunan infrastruktur pengendali limpasan air.

Baca juga: Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M

Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian, antara lain, sediment pond dan sediment trap, yang berfungsi menahan dan memperlambat aliran air, waste dump untuk menampung material non-ekonomis, serta pengaman lereng guna mencegah erosi dan longsor di kawasan tambang.

undefinedundefinedundefinedTim Investigasi Gabungan menyelidiki penyebab banjir di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

Keesokan harinya, tim bergerak menuju rumah warga terdampak banjir menggunakan sepeda motor, sebelum menyusuri aliran Sungai Taluduyunu. Dalam penelusuran ini, petugas menemukan adanya aktivitas pertambangan masyarakat di sejumlah titik daerah aliran sungai, tanpa fasilitas pengendali risiko bencana.

Baca juga: Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo

Tiga lokasi utama turut diperiksa, yakni pertemuan tiga anak Sungai Ilota yang menjadi titik pembangunan sediment pond, bagian hilir yang bersumber dari area waste dump, serta kawasan Puncak Baganite yang merupakan lokasi peledakan tambang.

“Dari hasil penyelidikan sementara, kegiatan Pani Gold Project telah dilengkapi perizinan berusaha, dokumen AMDAL, serta fasilitas pencegahan banjir. Kami juga belum menemukan unsur kesengajaan maupun kelalaian perusahaan yang menyebabkan kerusakan lingkungan,” ujar Widodo.

undefinedundefinedPetugas juga bergerak ke rumah warga terdampak banjir

Baca juga: Sehari Jelang Natal, Mantan Kapolres Sukabumi Ini Serahkan Tersangka Kasus Korupsi Jalan ke Kejati Gorontalo

Widodo menegaskan, proses pendalaman masih terus berjalan. Polisi juga memberi perhatian khusus terhadap aktivitas tambang masyarakat, yang dinilai belum memiliki sistem mitigasi memadai. Secara hukum, penyidik belum menemukan unsur pidana, sebagaimana diatur dalam Undang Undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta Undang Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Baca juga: Sukses Tugas di Polda Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi ini Raih “Best Integrity and Innovative Leader 2025”

“Penyelidikan akan terus kami lakukan. Apabila ditemukan fakta baru atau pelanggaran, tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Widodo.

undefinedundefinedPolisi memberi perhatian khusus terhadap aktivitas tambang masyarakat yang belum memiliki sistem mitigasi memadai

Langkah investigasi ini diharapkan mampu memberikan kepastian kepada publik terkait penyebab banjir, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan, agar bencana serupa tidak terulang kembali. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Jabat Dirreskrimsus, Eks Kapolres Sukabumi Pimpin Tim Investigasi Selidiki Penyebab Banjir di Gorontalo
Koordinasi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Kajati Jabar Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Jasa Marga
Disidik Eks Kapolres Sukabumi, Tersangka Korupsi Jalan di Gorontalo Terancam Hukuman Seumur Hidup

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 9-Feb-2026 19:04
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 6-Feb-2026 19:09
Info Lowongan Kerja
Pasca Putusan Sela PN Makassar, Ahli Waris Labbai Laporkan PT Bumi Karsa-Kalla Grup ke Bareskrim Polri Jakarta

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Feb-2026 17:27
Info Lowongan Kerja
Sambut Ramadhan dan Lebaran, Manzone & Minimal Rilis Sarimbit Raya Bersama Rezky Aditya dan Citra Kirana
Diserang Gerombolan OTK Bersajam di Cibadak Sukabumi, 4 Pemuda Terluka dan Harus Dirawat di RSUD Sekarwangi
Sambut Ramadhan, Perumda Tirta Jaya Mandiri Perluas Jaringan dan Optimalisasi Saluran Air Bersih di Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 27-Jan-2026 16:44
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Sabtu, 24-Jan-2026 23:59
Info Lowongan Kerja
Optimalkan Dana Desa, BUMdes Jayamekar Desa Tenjojaya Sukabumi Launching Budidaya Talas Pratama
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”