Telah Inkracht, Barang Bukti 90-an Perkara Pidana Dimusnahkan Kejari Kabupaten Sukabumi

Kamis, 17 Oct 2024 16:33
    Bagikan  
Telah Inkracht, Barang Bukti 90-an Perkara Pidana Dimusnahkan Kejari Kabupaten Sukabumi
Hendi Suhendi

Pemusnahan barang bukti di Kejari Kabupaten Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi pada Kamis, 17 Oktober 2024, melakukan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), melalui putusan Pengadilan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sejak Bulan Maret-September 2024.

Kegiatan pemusnahan barang bukti itu dilaksanakan di Kantor Kejari Kabupaten Sukabumi di Jalan Raya Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Hadir dalam kegiatan ini, perwakilan dari Kapolres Sukabumi, Ketua Pengadilan Negeri Cibadak, Kepala BNN Kabupaten Sukabumi, dan Kepala RSUD Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

undefinedundefinedundefinedundefinedBarang bukti berasal dari sekitar 90 perkara inkracht

Baca juga: 5 Tahun Angkut Sampah Dengan 2 Mobil Pribadi, Kades Balekambang Sukabumi Dapat Mobil Angkut Sampah Baru

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Sukabumi, Wawan Kurniawan, S.H., M.H., mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan itu terkait dengan perkara-perkara pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Perkara-perkara itu telah diputus Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sejak Bulan Maret hingga September 2024.

“Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, melalui Bidang Barang Bukti, melakukan pemusnahan barang bukti, terkait perkara-perkara pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap, dari sejak Bulan Maret sampai dengan Bulan September 2024,” ungkap Wawan.

Baca juga: Meninggal Dalam Duel 2 Lawan 2 di Caringin Sukabumi, Korban Lebih Dulu Kirim Tantangan di Medsos

“Kasus (yang barang buktinya dimusnahkan) ini (diputus) sejak Bulan Maret 2024 sampai dengan Bulan September 2024, yang telah berkekuatan hukum tetap ataupun inkracht. Sehingga, Bidang Barang Bukti Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi harus segera melakukan pemusnahan atas putusan pengadilan,” tutur Wawan.

undefinedundefinedundefinedBarang bukti narkotika paling banyak dimusnahkan

Wawan mengatakan pula, bahwa perkara yang dimusnahkan barang buktinya pada saat itu ada sekitar 90 perkara.

Baca juga: Dedikasi Kapolsek Lengkong, Berhasil Evakuasi 2 Penderita Gangguan Jiwa di Pabuaran Sukabumi ke RSJ Bogor

“Cukup banyak ini yang dilakukan pemusnahan barang bukti. Sekitar 90 kasus, yang terdiri dari perkara narkotika, kemudian psikotropika, dan kemudian kaitannya perkara-perkara kekerasan,” ujar Wawan.

Di antara barang bukti yang dimusnahkan, menurut Wawan, barang bukti perkara narkotika tergolong paling beragam jenisnya, dengan jumlah yang juga terhitung sangat banyak.

Baca juga: Selasa Sore, Kakak Adik Penderita Gangguan Jiwa di Pabuaran Sukabumi Dievakuasi ke RSJ Marzoeki Mahdi Bogor

“Dari (perkara) narkotika, yang sudah dimusnahkan tadi dengan disaksikan oleh Kapolres Sukabumi yang diwakili, kemudian Ketua Pengadilan Negeri Cibadak, kemudian Kepala BNN (Kabupaten Sukabumi), dan (Kepala) RSUD Sekarwangi, jumlah narkotika sabu-sabu yang dimusnahkan seberat 1.060,8 gram. Kemudian ganja kurang lebih seberat 940,46 gram, kemudian ada handphone sembilan unit, timbangan digital 17 buah, alat hisap bong tiga buah,” urai Wawan.

“Kemudian, ada juga (obat keras) tramadol kurang lebih 15.271  butir, excimer 17.901 butir, alprazolam 22 butir, riklona 10 butir, merlopam  8 butir, handphone 10 unit, tas enam buah,” kata Wawan.

undefinedundefinedundefinedDimusnahkan pula barang bukti lain di luar perkara narkotika

Baca juga: Buntut Duel 2 Lawan 2 yang Tewaskan Siswa SMK, 15 Pelajar SMP Ditangkap Polres Sukabumi

Di luar barang bukti perkara narkotika itu, dimusnahkan pula barang bukti perkara pidana lainnya. “Kemudian, ada juga barang berupa golok 10 buah, celurit tiga buah, kunci letter T tujuh buah, obeng dua buah, gunting satu buah, linggis dua buah, kemudian besi dan lainnya kurang lebih 10h buah,” ujar Wawan. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sambut Ramadhan, Perumda Tirta Jaya Mandiri Perluas Jaringan dan Optimalisasi Saluran Air Bersih di Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 27-Jan-2026 16:44
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Sabtu, 24-Jan-2026 23:59
Info Lowongan Kerja
Optimalkan Dana Desa, BUMdes Jayamekar Desa Tenjojaya Sukabumi Launching Budidaya Talas Pratama
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”
Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M
Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo
Ganti Rugi Tanah Belum Cair, Ahli Waris Labbai Korban Klaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar Hidup Getir
Di Tanah Lantebung Makassar: SHM Labbai Tidak Ditemukan, tapi Bisa Ditumpangi SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Ditangkap Polres Sukabumi Kota karena Cabuli Perempuan 15 Tahun, Lelaki asal Cisaat Terancam 15 Tahun Penjara

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 9-Jan-2026 18:43
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 8-Jan-2026 15:19
Info Lowongan Kerja
Adu Sah Alas Hak Tanah di Lantebung Makassar: Ahli Waris Labbai SK Redis-SHM, PT Bumi Karsa-Kalla Grup SHGB
Tanpa Kekerasan, Ahli Waris Labbai Tuai Keadilan Atas Tanah yang Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar