Viral Berita Misjo-Teti dan Maman-Kokoy di Cibadak Sukabumi, Camat Mulyadi: “Jangan Curhat di Media Sosial”

Jumat, 5 Sep 2025 13:13
    Bagikan  
Viral Berita Misjo-Teti dan Maman-Kokoy di Cibadak Sukabumi, Camat Mulyadi: “Jangan Curhat di Media Sosial”
Hendi Suhendi

Pasangan Maman dan Kokoy (atas), serta Misjo dan Teti

SUKABUMITREN.COM - Camat Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Mulyadi, pada Kamis, 4 September 2025, buka suara, menanggapi maraknya berita mengenai pasangan suami-istri Misjo dan Teti, serta Maman dan Kokoy, yang tinggal di rumah tidak layak huni (rutilahu) di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Misjo dan Teti tinggal dalam gubuk tanpa listrik di  Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak. Sedangkan Maman dan Kokoy tinggal dalam gubuk di tengah kebun Kampung Anggayuda, RT 01/RW 05, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak.

undefinedundefinedRumah pasangan Misjo dan Teti (atas), serta rumah pasangan Maman dan Kokoy  

Baca juga: 17 Tahun Tinggal di Kebun Kampung Anggayuda Sukabumi, Pasutri Lansia: “Udah Lama Nggak Dapet Bantuan”

Mulyadi mengatakan, rutilahu di setiap desa di Kecamatan Cibadak cukup banyak jumlahnya, dan oleh karena itu diperlukan pendataan akurat sebagai dasar penanganan. Saat ini, diakui Mulyadi, intervensi pemerintah masih terbatas. Rata-rata hanya dua rumah per desa tiap tahun yang bisa direnovasi. Pada 2025 ini, menurut Mulyadi, ada tambahan intervensi melalui Program Sentra untuk sekitar 21 rumah.

“Setiap desa sudah melaporkan jumlah rutilahu. Dan, bulan ini, sedang dalam proses identifikasi. Data itu akan kami rekap di tingkat kecamatan, agar penanganannya bisa lebih berkelanjutan dan tepat sasaran,” kata Mulyadi.

undefinedundefinedKantor Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi

Baca juga: Gerak Cepat Dandim 0607/Kota Sukabumi, Selamatkan Pelajar Penderita Gizi Buruk di Gunungguruh

Perihal rumah Misjo dan Teti, Mulyadi mengatakan, kondisi itu terjadi karena rumah asalnya telah dijual kepada keluarganya. “Beliau memilih tinggal di kebun, karena jaraknya jauh dari rumah asal. Lahan yang ditempati bukan milik pribadi, sehingga wajar jika tidak ada akses listrik. Namun, tetap ada upaya penanganan, termasuk rencana relokasi dengan dukungan pihak ketiga,” ujar Mulyadi.

Perhatian serupa juga diberikan Kecamatan Cibadak kepada Maman dan Kokoy di Desa Pamuruyan. Saat ini sudah ada asesmen, yang tidak hanya mencatat kondisi rumah, namun juga kebutuhan dasar lainnya. “Jika tidak punya BPJS, kami bantu prosesnya. Kalau tidak punya KTP atau KK, kami bantu juga. Bahkan, jika membutuhkan pengobatan, kami fasilitasi, agar bisa mengakses layanan kesehatan,” tutur Mulyadi.

undefinedundefinedCamat Cibadak, Mulyadi

Baca juga: Dirawat 5 Hari di RS Pelni, Pengemudi Ojol Korban Rusuh di Jakarta Akhirnya Pulang ke Sukabumi

Mulyadi pun mengimbau warga untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitarnya. “Kalau ada masalah sosial, sebaiknya segera lapor ke RT, RW, desa, atau kecamatan, agar bisa ditindaklanjuti. Jangan langsung curhat di media sosial. Dengan gotong royong dan koordinasi, penanganan bisa lebih cepat,” tegas Mulyadi. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Trending Hari Ini

  1. Info Lowongan Kerja

Berita Terbaru

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 6-Feb-2026 19:09
Info Lowongan Kerja
Pasca Putusan Sela PN Makassar, Ahli Waris Labbai Laporkan PT Bumi Karsa-Kalla Grup ke Bareskrim Polri Jakarta

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Feb-2026 17:27
Info Lowongan Kerja
Sambut Ramadhan dan Lebaran, Manzone & Minimal Rilis Sarimbit Raya Bersama Rezky Aditya dan Citra Kirana
Diserang Gerombolan OTK Bersajam di Cibadak Sukabumi, 4 Pemuda Terluka dan Harus Dirawat di RSUD Sekarwangi
Sambut Ramadhan, Perumda Tirta Jaya Mandiri Perluas Jaringan dan Optimalisasi Saluran Air Bersih di Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 27-Jan-2026 16:44
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Sabtu, 24-Jan-2026 23:59
Info Lowongan Kerja
Optimalkan Dana Desa, BUMdes Jayamekar Desa Tenjojaya Sukabumi Launching Budidaya Talas Pratama
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”
Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M
Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo
Ganti Rugi Tanah Belum Cair, Ahli Waris Labbai Korban Klaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar Hidup Getir
Di Tanah Lantebung Makassar: SHM Labbai Tidak Ditemukan, tapi Bisa Ditumpangi SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup