Agar Hidup Tidak Semakin Pelik, Hindari Berkawan dengan Orang “Toxic”

Sabtu, 28 Sep 2024 18:30
    Bagikan  
Agar Hidup Tidak Semakin Pelik, Hindari Berkawan dengan Orang “Toxic”
Istimewa

Ilustrasi bahayanya orang toxic

SUKABUMITREN.COM - Terapis senior, Sumarsono Wuryadi, atau akrab disapa Sonny, mengunggah postingan menarik di akun Facebook (FB) miliknya, @Sonny Sumarsono Wuryadi II, Jumat, 27 September 2024. Dalam postingan itu, Sonny tegas menulis: HINDARI MEREKA YANG TOXIC.

Mengapa begitu? Sonny beralasan, “Orang yang toxic adalah mereka yang dalam tutur kata dan perbuatannya selalu tidak menyenangkan.”

Baca juga: Treatment di “Babylin Beauty Bar”: Bagi yang Ingin Secantik Selebgram dan Artis Tenar

“Bila anda memiliki teman atau saudara yang toxic, sebaiknya anda hindari, karena energi anda akan banyak terserap olehnya. Karena mereka yang toxic itu sifatnya seperti benalu atau lintah atau vampire! Mereka rakus mengisap energi! Waspadalah!” demikian tulis Sonny, dalam postingannya itu.

undefinedIlustrasi dampak buruk berteman dengan orang toxic

Sonny benar. Istilah toxic memang telah lazim digunakan untuk menyebut seseorang yang kerap memberikan dampak negatif bagi orang-orang di sekitarnya. Orang seperti itu dikenal piawai dalam bersikap manipulatif, egois, dan cenderung mengontrol orang lain demi mencapai tujuan tertentu.

Baca juga: 6 Terduga Pelaku Penyerangan Pasar Cibadak Sukabumi Ditangkap Polisi, 1 Terduga Pelaku Berusia 16 Tahun

Dengan karakter seperti itu, ketoksikan seseorang pun bisa berdampak buruk terhadap korbannya. Sang korban bisa terkondisi untuk marah, sedih, merasa bersalah, frustasi, dan merasakan berbagai emosi negatif lainnya.

Guna mencegah terjadinya dampak seperti itu, maka seperti kata Sonny, “sebaiknya Anda hindari, karena energi Anda akan banyak terserap olehnya”.

Baca juga: Serang Warga di Pasar Cibadak Sukabumi, Terduga Pelaku: “Emang Janjian Mau Perang”

Yakinkan juga diri sendiri, bahwa perilaku orang yang seperti itu tidak dapat dibenarkan.

undefinedIlustrasi dominannya orang toxic

Bila Anda bukanlah pihak yang menyebabkan terjadinya suatu kesalahan, maka jangan berikan orang itu ruang untuk menumpahkan kesalahan kepada Anda.

Baca juga: Sebar Fitnah “Tukang Teluh” dan Aniaya 2 Adik Terkait Warisan, Lelaki Lanjut Usia Diamankan Polres Sukabumi

Jika perlu, tegurlah orang itu secara langsung. Sampaikan sifat apa dari orang itu yang membuat Anda terganggu. Dan bawalah bukti atau ajak orang lain yang merasakan kondisi serupa, bila memungkinkan.

Batasilah interaksi dengan orang itu. Cukup lakukan interaksi sebatas pekerjaan saja.

undefinedIlustrasi beratnya hubungan dengan pasangan toxic

Baca juga: Rusak Rumah Warga Warudoyong Sukabumi, 13 Terduga Anggota The Jakmania Diamankan Polisi

Jika yang menunjukkan ciri-ciri orang toxic itu adalah pasangan Anda, maka itu bisa menjadi momen bagi Anda untuk mempertimbangkan kembali masa depan hubungan Anda bersama pasangan Anda itu.

Sulit memang. Namun, daripada hidup Anda malah kian pelik ke depannya, maka jauh lebih baik bila Anda memutuskannya sedari dini.  

Baca juga: Diduga Tersambar Petir Saat Hujan Deras, Rumah Ujang Jejen di Parungkuda Sukabumi Terbakar

Percayalah, sendiri dalam kondisi sehat itu jauh lebih baik daripada “sakit” bersama orang lain! (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Jaga Kepercayaan Masyarakat kepada Institusi Kejaksaan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 23-Jun-2026 18:19
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Lomba Mancing Mania di Kolam Pemancingan Bang Bolon Bekasi Selatan
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Berikan Sumbangsih yang Bermanfaat untuk Masyarakat”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Dilantik Kajati Jabar, Tumpal Eben Ezer Resmi Jabat Kajari Kabupaten Sukabumi
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Raih 2 Gelar Juara 1 di Ajang AAI Award 2026, Kepala Bapenda Sukabumi Apresiasi Seluruh Pegawai yang Sudah Bekerja Keras dalam Pengelolaan Arsip
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Mantan Kapolres Sukabumi: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Bacok 3 Pelajar Hingga Terluka di Nagrak Sukabumi, OTK Diburu Polisi
Lalulintas Tengah Padat Saat Jam Pulang Karyawan Pabrik, Truk Tabrak 1 Sepeda Motor dan 3 Mobil di Cibadak Sukabumi
Dukung Asta Cita Presiden RI, Satlantas Polres Sukabumi Laksanakan Program Optimalisasi Lahan Pertanian bagi Komoditas Jagung
Resmi Jawab Somasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir: “Ahli Waris Labbai Sudah Puluhan Tahun Mencari Keadilan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 10-Jun-2026 20:46
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 9-Jun-2026 18:55
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Jun-2026 21:41
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”