Layak Disebut KLB, Korban Keracunan di Kampung Cikiwul Lebak Sukabumi Berjumlah 132 Orang

Kamis, 6 Jun 2024 12:23
    Bagikan  
Layak Disebut KLB, Korban Keracunan di Kampung Cikiwul Lebak Sukabumi Berjumlah 132 Orang
Istimewa

Abeng Baenuri (baju batik) Kepala Desa Sekarwangi

SUKABUMITREN.COMMusibah keracunan hidangan yang terjadi seusai acara syukuran di Kampung Cikiwul Lebak, RT 01/RW 02, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu, 2 Juni 2024, layak dikategorikan sebagai KLB (kejadian luar biasa). Sebab, jumlah warga yang diduga mengalami keracunan seusai menyantap hidangan di acara itu, mencapai 132 orang.

Fakta itu diungkapkan Kepala Desa Sekarwangi, Abeng Baenuri, ketika ditemui di Kantor Kecamatan Cibadak pada Kamis pagi, 6 Juni 2024.

“Untuk data ter-update hari ini, yang kena musibah keracunan itu sebanyak 132 orang. Yang kemarin dibawa ke UGD (RSUD Sekarwangi) awalnya 52 (orang), terus nambah lagi dua orang. Untuk saat ini, di UGD (RSUD Sekarwangi) masih bertahan di ruangan 30 orang. Jadi, yang lainnya sudah dipulangkan kemarin (Rabu, 5 Juni 2024),” tutur Abeng.

“Dan kalau kemarin di posko ada enam orang. Tapi, untuk hari ini, saya belum ngecek ke sana, apa masih ada atau tidak di posko darurat, yang ada di RW 2. Itu data ter-update hari ini,” kata Abeng.

Baca juga: Diduga Keracunan Hidangan Syukuran, Puluhan Warga Kampung Cikiwul Lebak Sukabumi Dirawat di RSUD Sekarwangi


Humas RSUD Sekarwangi, Muhammad Rizal Perdana

Sama dengan data yang diberikan Abeng, Humas RSUD Sekarwangi, Muhammad Rizal Perdana, juga mengungkapkan, bahwa hingga saat ini, jumlah pasien korban keracunan yang masih menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi berjumlah 30 orang.

“Untuk update terbaru kasus keracunan KLB (kejadian luar biasa) yang terjadi kemarin itu, untuk pasien yang tersisa di Rumah Sakit Sekarwangi ini berjumlah 30 orang. Dari dewasanya 19 orang, dan anak-anaknya 11 orang,” ungkap Rizal.

Baca juga: Santap Hidangan Prasmanan, Warga Kampung Cikiwul Sukabumi: BAB Lebih dari 10 Kali

Kondisi ke-30 pasien tersebut, menurut Rizal, sudah sangat membaik. “Sudah pada tidur enak, sudah tidak mual-mual dan muntah lagi, panasnya sudah pada reda. Sekarang paling tinggal tunggu dokter visit, dokter spesialis, untuk kepulangan,” ujar Rizal.

Walau kondisi sudah relatif aman, Rizal memastikan, bahwa RSUD Sekarwangi akan tetap siaga. Demikian pula di posko kesehatan, yang darurat didirikan untuk mengantisipasi besarnya jumlah warga yang diduga mengalami keracunan.

“Kalau untuk di posko sendiri, sekarang masih ada yang jaga. Makanya, kita di sini juga masih siaga, takutnya ada pasien susulan lagi yang datang ke rumah sakit kita,” tegas Rizal. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Diserang Gerombolan OTK Bersajam di Cibadak Sukabumi, 4 Pemuda Terluka dan Harus Dirawat di RSUD Sekarwangi
Sambut Ramadhan, Perumda Tirta Jaya Mandiri Perluas Jaringan dan Optimalisasi Saluran Air Bersih di Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 27-Jan-2026 16:44
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Sabtu, 24-Jan-2026 23:59
Info Lowongan Kerja
Optimalkan Dana Desa, BUMdes Jayamekar Desa Tenjojaya Sukabumi Launching Budidaya Talas Pratama
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”
Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M
Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo
Ganti Rugi Tanah Belum Cair, Ahli Waris Labbai Korban Klaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar Hidup Getir
Di Tanah Lantebung Makassar: SHM Labbai Tidak Ditemukan, tapi Bisa Ditumpangi SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Ditangkap Polres Sukabumi Kota karena Cabuli Perempuan 15 Tahun, Lelaki asal Cisaat Terancam 15 Tahun Penjara

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 9-Jan-2026 18:43
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 8-Jan-2026 15:19
Info Lowongan Kerja
Adu Sah Alas Hak Tanah di Lantebung Makassar: Ahli Waris Labbai SK Redis-SHM, PT Bumi Karsa-Kalla Grup SHGB