Jelang Ramadhan, Harga Sayuran dan Sembako di Pasar Semi Modern Cibadak Sukabumi Alami Kenaikan

Rabu, 19 Feb 2025 14:29
    Bagikan  
Jelang Ramadhan, Harga Sayuran dan Sembako di Pasar Semi Modern Cibadak Sukabumi Alami Kenaikan
Hendi Suhendi

Tempat penjualan sayuran dan sembako di Pasar Semi Modern Cibadak, Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Kurang dari dua pekan menjelang tibanya Bulan Ramadhan, harga sayuran dan sembako di Pasar Semi Modern Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terpantau mengalami kenaikan. Ketika ditemui Rabu, 19 Februari 2025, Atang, seorang pedagang sayuran di pasar itu, mengakui, kenaikan harga sayuran telah berlangsung selama hampir dua minggu.

Kenaikan harga sayuran itu, menurut Atang, masih terhitung standard, alias belum terlalu tinggi, yakni antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000. Jenis sayuran yang paling tinggi kenaikan harganya adalah wortel, yang kini mencapai Rp 14.000 per kilogramnya.

undefinedundefinedundefinedKenaikan harga sayuran sudah berlangsung dua pekan

Baca juga: Jumat dan Sabtu ini, Datang dan Saksikan “Nyungsi Rinéka Karya Sastra Sunda” di Unpad Bandung

“Naik teh sudah dua mingguanlah. Standard gitu naiknya. Kadang-kadang seribu, dua ribu. Bagaimana kualitas sih. Cuma wortel yang mahal. Wortel dari sananya, 14 ribu. Yang naik, wortel, cabai. Cuma itu, nggak ada yang lain,” ucap Atang.

Walau mahal, Atang mengaku sayuran yang dijualnya selalu habis terjual. “Enak kalau mahal mah, habis terus jualannya. Keuntungan sih biasa. Kalau dari sananya naik, ya jualannya ditaikin lagi. Barang mah banyak. Cuma mahal. Kasihan orang-orang kecil,” tutur Atang.

undefinedundefinedundefinedKenaikan harga dikeluhkan pedagang dan pembeli

Baca juga: Sepekan tak Terlihat, Lelaki Lansia Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kontrakan di Parungkuda, Sukabumi

Pengakuan yang sama juga diutarakan Dayat, pedagang sembako di Pasar Semi Modern Cibadak. Dayat mengatakan, kenaikan harga sembako sudah berlangsung sekitar satu bulan lamanya. “Sudah satu bulan lebihlah kesulitan begini. Jadi naik, nggak turun-turun. Cari keuntungannya, ya taikin lagi sedikit. Tapi, kan, kasihan sama orang kecil, sama pedagang kecil gitu, sama rakyat kecil gitu,” kata Dayat.

“Kalau nggak ditaikin, bagaimana kita ini dapet untungnya. Ya, kemungkinan barangnya agak susah, agak banyak hujan, nggak tahu itu, repot juga. Jadi, untungnya sedikit, lakunya kurang. Harapannya, (harga) kembali stabil. Jadi terjangkau sama orang-orang kecil, gitu aja,” ujar Dayat.

undefinedundefinedundefinedundefinedPedagang dan pembeli berharap harga kembali turun

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 76

Akibat kenaikan harga sayuran dan sembako itu, Lia, seorang ibu rumah tangga, mengaku mulai kesulitan membagi uangnya. “Seharusnya jangan naik-menaikkan (harga). Sesuai dengan itu ya, UMR (Upah Minimum Regional), gitu ya. Jadi, kan, pusing membagi-bagikan uangnya. Nggak sesuai pendapatan sama pengeluaran. Pengin-nya kembali normal saja, seperti biasa,” ungkap Lia. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pasca Putusan Sela PN Makassar, Ahli Waris Labbai Laporkan PT Bumi Karsa-Kalla Grup ke Bareskrim Polri Jakarta

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Feb-2026 17:27
Info Lowongan Kerja
Sambut Ramadhan dan Lebaran, Manzone & Minimal Rilis Sarimbit Raya Bersama Rezky Aditya dan Citra Kirana
Diserang Gerombolan OTK Bersajam di Cibadak Sukabumi, 4 Pemuda Terluka dan Harus Dirawat di RSUD Sekarwangi
Sambut Ramadhan, Perumda Tirta Jaya Mandiri Perluas Jaringan dan Optimalisasi Saluran Air Bersih di Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 27-Jan-2026 16:44
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Sabtu, 24-Jan-2026 23:59
Info Lowongan Kerja
Optimalkan Dana Desa, BUMdes Jayamekar Desa Tenjojaya Sukabumi Launching Budidaya Talas Pratama
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”
Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M
Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo
Ganti Rugi Tanah Belum Cair, Ahli Waris Labbai Korban Klaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar Hidup Getir
Di Tanah Lantebung Makassar: SHM Labbai Tidak Ditemukan, tapi Bisa Ditumpangi SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Ditangkap Polres Sukabumi Kota karena Cabuli Perempuan 15 Tahun, Lelaki asal Cisaat Terancam 15 Tahun Penjara