Tertimbun Longsor di Kampung Cicau Sukabumi, Suami-Istri-Anak Belum Ditemukan

Selasa, 11 Mar 2025 14:56
    Bagikan  
Tertimbun Longsor di Kampung Cicau Sukabumi, Suami-Istri-Anak Belum Ditemukan
Hendi Suhendi

Pencarian korban longsor di Kampung Cicau, Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Hingga Senin, 10 Maret 2025, pukul 18:00 WIB, petugas Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan tiga warga yang tertimbun longsor di Kampung Cicau, Desa Cilangkap, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Ketiga korban itu adalah pasangan suami-istri, Darjat dan Siti Mariam, yang masing-masing berusia 60 dan 35 tahun, serta anak lelakinya, Ahyar Fauzi, yang berumur sembilan tahun.

undefinedundefinedundefinedundefinedundefinedKorban terdiri dari suami-istri dan seorang anaknya

Pencarian ketiga korban itu dilakukan puluhan petugas Tim SAR Gabungan, dengan memakai beragam peralatan seperti cangkul dan alkon untuk menggali longsoran tanah, serta melakukan pemotongan pohon yang tumbang. Upaya pencarian juga dilakukan dengan menyisir aliran sungai hingga sejauh 1,4 kilometer, serta menggunakan drone hingga radius dua kilometer dari lokasi kejadian.

undefinedundefinedundefinedundefinedOperasi pencarian terkendala cuaca dan beratnya medan

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 88

Operasi pencarian ini terkendala hujan dengan intensitas ringan dan sedang yang mengguyur lokasi pada siang hari. Terdapat pula kekhawatiran datangnya longsor susulan. Kondisi tanah longsoran di lokasi pun cukup tebal dan dalam, sehingga menyulitkan upaya pencarian dengan menggunakan cangkul dan alkon. Akses jalan menuju lokasi juga terhambat oleh longsoran tanah, dan hanya bisa dilewati kendaraan roda dua, dengan kondisi jalan yang cukup sulit.

undefinedundefinedPencarian korban dijadwalkan kembali pada Selasa pagi

Dijadwalkan, pencarian atas ketiga korban akan kembali dilanjutkan pada Selasa, 11 Maret 2025, pagi ini. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dilantik Bupati Sukabumi Menjadi Kades Pawenang, Hilman Nulhakim: “Sekarang Saatnya Menyatukan Kekuatan”
Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi
Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Tanah 27 Hektar Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tolak Uang Damai PT Bumi Karsa saat Mediasi di PN Makassar
“Gebyar Festival Musik” di Tasikmalaya: Ria dari Garut dan Toni Asban asal Yogyakarta Sukses Jadi Juara
Diduga Jual Obat Keras Terbatas Tanpa Izin, Warung di Cicurug Sukabumi Digerebek Polisi dan TNI
Tanah Labbai Beralas Hak SK Redis, Ditimpa SHGB PT Bumi Karsa Kalla Grup di Proyek Jalur KA Lantebung Makassar
As Pully Patah saat Lintasi Jalan Rusak, Truk Tronton Bermuatan Batu Terguling di Cikembar Sukabumi
Tawarkan Uang Damai 150 Juta, PT Bumi Karsa Beli Tanah di Lantebung Makassar dari Orang Sudah Meninggal Dunia
3 Hari, Murid TK Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung Berlatih Tanam Bayam, Mengenal Hewan, dan Ecoprint
150 M Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tuding PT Bumi Karsa Anggap Remeh Pemilik Tanah Lantebung Makassar
Operasi Pencarian Berujung Duka: 2 Pemancing yang Hilang di Pantai Cikeueus Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia
Resmikan Kampung Ikan Damandiri di Tanjungwangi Subang, Kang Akur: “Jadi Edu-Wisata Belajar Teknologi Bioflok"
Didampingi KNPI dan Komunitas Rumah Literasi Merah Putih, Korban Pelecehan Oknum Guru Lapor ke Polres Sukabumi
“Langsung clep, nggak Mau Berhenti”, Truk Pengangkut Batubara Terguling di Parit Jalan Perintis 99 Sukabumi
Tandai Eksistensi 3 Dekade, LPB akan Pentaskan "Koplak-Koplak" di Rumentang Siang Bandung 23  November 2025
Yusef Muldiyana: Cinta Panggung Berkat Pekerja Kebun, Bersama LPB Tempuh Jalan Kesenimanan Tak Berkesudahan
Sabtu Kreatif di TK-SD Ignatius Slamet Riyadi Gatsu Bandung: Murid Berlatih Olah Jelantah Jadi Sabun dan Lilin
Hidupkan Sepeda Motor Dalam Kamar saat Cuaca Mendung, Rumah di Kabandungan Sukabumi Dimangsa Api
Jabat Dirreskrimsus, Mantan Kapolres Sukabumi Ini Bongkar Kasus Transfer Fiktif di Bank BRI Wonosari Gorontalo