Suami Tewas Kecelakaan, Istri dan 2 Anak Kini Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni di Sukabumi

Minggu, 19 May 2024 12:30
    Bagikan  
Suami Tewas Kecelakaan, Istri dan 2 Anak Kini Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni di Sukabumi
Istimewa

Kondisi rumah Fitria yang sudah tidak layak huni.

SUKABUMITREN.COM - Kematian Hendi kini meninggalkan duka tak terperi bagi istri dan kedua anaknya. Hendi meninggal dalam usia 35 tahun, akibat kecelakaan lalulintas di depan Rumah Sakit Tiara Bunda, Jalan Suryakencana, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada hari Sabtu, 27 April 2024.

Sepeninggal Hendi, sang istri, Fitria, yang kini berusia 35 tahun, hidup bersama kedua anaknya, Putra Firmansyah dan Nurul Analisa, yang masing-masing berusia sembilan dan tujuh tahun.

Ibu dan dua anak itu tinggal di sebuah rumah tidak layak huni di Kampung Pangadegan, RT 19/RW 08, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Suami Meninggal, Begini Penampakan Rumah Tidak Layak Huni yang Ditempati Istri dan 2 Anaknya di Sukabumi

undefined

undefined

Kondisi rumah yang mereka tempati terlihat sangat sangat mengkhawatirkan. Fitria menjelaskan, bahwa rumahnya itu adalahal salah salah satu rumah yang umurnya paling tua di lingkungan tempat tinggalnya tersebut.

Ada 3-6 rumah yang tidak layak (huni di wilayah ini). Tapi, rumah (yang saya tempati) ini yang paling tua sekali (umurnya). Tapi,  kendalanya, (tanah dari) rumah yang ditempati ini adalah tanah desa. Kemarin, baru ada RT dan pihak desa semua (datang) di sini, ujar Fitria, ketika ditemui Jumat, 17 Mei 2024.

Fitria mengungkapkan, bahwa kondisi  rumahnya kini sudah miring, dan di beberapa bagian rumah bahkan sudah tidak ada lagi dinding biliknya.

Inginnya semua dibongkar, karena sudah pada patah, termasuk kusen dan atap. Bilik bolong hingga ditambal menggunakan apa saja, biar nggak masuk angin, kata Fitria.

Fitria mengaku, sejak dulu telah berusaha meminta bantuan untuk memperbaiki rumahnya. Namun, hingga kini belum ada rezeki untuk perbaikan rumahnya itu. Fitria hanya berharap, rumahnya bisa diperbaiki, agar anak-anaknya bisa tidur dengan nyaman.

Kalau hujan, saya duduk di kursi, hingga anak-anak tidur di kursi. Terkadang pada duduk di dapur. Nanti, kalau sudah enggak hujan, baru masuk rumah, tutur Fitria, yang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, kini mengandalkan bantuan keluarga yang berada di sekitar rumahnya.

Belum bisa kerja. Saya seadanya ajayang ada dimakan. Ada bibi dan saudara lainnya, saling saling bantu,” ucap Fitria.

Sebelumnya, Fitria sempat bekerja sebagai juru parkir di sebuah hotel di Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Namun, karena sering sakit, suaminya, Hendi, yang kini telah meninggal, melarangnya untuk terus bekerja di sana.

Tapi, akhirnya, sampai sekarang berhenti menjadi juru parkir, kata Fitria. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Jaga Kepercayaan Masyarakat kepada Institusi Kejaksaan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 23-Jun-2026 18:19
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Lomba Mancing Mania di Kolam Pemancingan Bang Bolon Bekasi Selatan
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Berikan Sumbangsih yang Bermanfaat untuk Masyarakat”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Dilantik Kajati Jabar, Tumpal Eben Ezer Resmi Jabat Kajari Kabupaten Sukabumi
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Raih 2 Gelar Juara 1 di Ajang AAI Award 2026, Kepala Bapenda Sukabumi Apresiasi Seluruh Pegawai yang Sudah Bekerja Keras dalam Pengelolaan Arsip
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Mantan Kapolres Sukabumi: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Bacok 3 Pelajar Hingga Terluka di Nagrak Sukabumi, OTK Diburu Polisi
Lalulintas Tengah Padat Saat Jam Pulang Karyawan Pabrik, Truk Tabrak 1 Sepeda Motor dan 3 Mobil di Cibadak Sukabumi
Dukung Asta Cita Presiden RI, Satlantas Polres Sukabumi Laksanakan Program Optimalisasi Lahan Pertanian bagi Komoditas Jagung
Resmi Jawab Somasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir: “Ahli Waris Labbai Sudah Puluhan Tahun Mencari Keadilan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 10-Jun-2026 20:46
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 9-Jun-2026 18:55
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Jun-2026 21:41
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”