Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi

Sabtu, 29 Nov 2025 15:15
    Bagikan  
Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi
Hendi Suhendi

Peletakan batu pertama pembangunan rumah bagi korban tanah longsor di Kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, pada Kamis, 27 November 2025, melakukan peletakan batu pertama relokasi pembangunan rumah bagi warga korban tanah longsor di Kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Bersama Muhaimin, hadir pula melaksanakan peletakan batu pertama ini: Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar dan Andreas, serta Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin.

Peletakan batu pondasi pertama ini dilakukan untuk hunian 11 kepala keluarga penerima manfaat yang kediamannya tertimbun tanah longsor pada 27 Oktober 2025. Dalam kegiatan ini, dilaksanakan pula pembangunan 15 rumah, penyediaan listrik dan air bersih, renovasi 38 rumah, perbaikan akses jalan, bantuan bibit pohon mahoni, sengon, dan 769 bronjong, serta pemberian 1.000 paket sembako. 

undefinedundefinedPeletakan batu pertama ini dilakukan oleh Menko PM, Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, serta Anggota Komisi IX DPR RI

Baca juga: Operasi Pencarian Berujung Duka: 2 Pemancing yang Hilang di Pantai Cikeueus Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

Muhaimin mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membangun Perlindungan Sosial Adaptif (PSA), pemberdayaan pencegahan, dan pemulihan pasca bencana di Desa Sukarame, Kabupaten Sukabumi.

“Langkah ini dilakukan untuk memastikan kehidupan warga terdampak bencana kembali lebih baik,” kata Muhamin. “Juga, untuk mengantisipasi, agar ancaman-ancaman rawan bencana itu terdeteksi dengan baik sejak dini,” ujar Muhaimin.

Baca juga: Tabrakan Beruntun 3 Kendaraan di Jalan Raya Parungkuda-Sukabumi, Lelaki Pengendara Sepeda Motor Terluka Berat

“Jadi, Pelindungan Sosial Adaptif ini memastikan semua tertangani, termasuk dalam hal perlindungan sosial, identitas kependudukan, bantuan-bantuan iuran, serta bentuk perlindungan sosial lainnya,” tutur Muhaimin.

undefinedundefinedundefinedDalam kegiatan ini, dilaksanakan pula penanaman bibit pohon dan pemberian 1.000 paket sembako

Muhamin kemudian juga mengungkapkan pentingnya rencana pembangunan yang berbasis mitigasi, mulai dari tingkat nasional hingga desa, agar pengelolaan wilayah rawan bencana tak lagi menimbulkan kemiskinan baru.

Baca juga: Arus Sungai Cidadap Gerus Tebing, Sawah-Kebun-Rumah Warga Simpenan Sukabumi Kini Kian Dekat Bibir Sungai

“Perlindungan sosial adaptif yang kita persiapkan benar-benar mendorong antisipasi dan penanggulangan bagi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat kita,” tegas Muhaimin.

undefinedundefinedundefinedMenteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar

Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 27 Oktober 2025  menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, yaitu Kecamatan Cisolok, Cikakak, dan Palabuhanratu. Sebanyak 3.291 jiwa atau 1.091 kepala keluarga terdampak bencana ini, yang memicu kerugian fisik hingga dampak sosial dan ekonomi. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar, Ahli Waris Labbai Debat dengan Ahli Waris Hj. Raiya Dg. Kanang
Saat Hakordia 2025, Mantan Kapolres Sukabumi Ini Umumkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Jalan di Gorontalo
Melanglang Jauh dari Bandung ke Palu, STB Sukses Pentaskan “Bung di Banda” dalam FTI 2025
Mantan Kapolres Sukabumi Sidik Kasus PETI di Gorontalo, 3 Tersangka Terancam Penjara 5 Tahun dan Denda 100 M
Ditinjau Kapolda Jabar, Kapolres Sukabumi Kerahkan 974 Personel untuk Amankan Nataru 2025-2026

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Dec-2025 21:42
Info Lowongan Kerja
Dikunjungi Eltekers Legenda Wisata, Ummul Qur'an Jonggol Sukses Cetak Santri Ahli Agama-Agripreneur Mandiri
Dambakan Dibantu Presiden Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Ahli Waris Bawa Foto Labbai ke PN Makassar
Berkat Koleksi Media Lawas, Skripsi-Tesis-Disertasi-Penelitian-Pameran Terbantu Tergarap Tuntas-tas-tas-tas!!!
Surati Presiden dan Didukung GBNN, Ahli Waris Labbai Kian Yakin Lawan PT Bumi Karsa di Lantebung Makassar
Resmikan Mess Griya Adhyaksa di Bekasi, Kajati Jabar Harap Pegawai Kian Profesional demi Nama Baik Institusi
Tanah Dijual H. Raiya Dg. Kanang, Ahli Waris Labbai-PT Bumi Karsa Jadi Seteru di Lantebung Makassar
Dilantik Bupati Sukabumi Menjadi Kades Pawenang, Hilman Nulhakim: “Sekarang Saatnya Menyatukan Kekuatan”
Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi
Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Tanah 27 Hektar Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tolak Uang Damai PT Bumi Karsa saat Mediasi di PN Makassar
“Gebyar Festival Musik” di Tasikmalaya: Ria dari Garut dan Toni Asban asal Yogyakarta Sukses Jadi Juara
Diduga Jual Obat Keras Terbatas Tanpa Izin, Warung di Cicurug Sukabumi Digerebek Polisi dan TNI
Tanah Labbai Beralas Hak SK Redis, Ditimpa SHGB PT Bumi Karsa Kalla Grup di Proyek Jalur KA Lantebung Makassar
As Pully Patah saat Lintasi Jalan Rusak, Truk Tronton Bermuatan Batu Terguling di Cikembar Sukabumi