Tawuran 2 Lawan 2, Seorang Pelajar SMK Berusia 15 Tahun di Cijengkol Sukabumi Meninggal Dunia

Sabtu, 12 Oct 2024 18:46
    Bagikan  
Tawuran 2 Lawan 2, Seorang Pelajar SMK Berusia 15 Tahun di Cijengkol Sukabumi Meninggal Dunia
Riza Fauzi

Jenazah korban menjelang dimakamkan

SUKABUMITREN.COM - Jenazah pelajar kelas 1 SMK berinisial FMS pada Jumat, 11 Oktober 2024, sore, akhirnya dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Cibungbulang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi. Sebelumnya, jenazah remaja lelaki berusia 15 tahun ini diotopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Otopsi dilakukan, karena remaja lelaki asal Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, ini diduga meninggal dunia akibat tawuran dua lawan dua dengan menggunakan senjata tajam pada Kamis, 10 Oktober 2024, malam.

undefinedundefinedJenazah korban diotopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur

Baca juga: Jelang Akhir Pekan, Warga Sukabumi Kian Dimanjakan Dengan Kehadiran Pasar Semi Modern Terminal Cibadak

Dugaan itu dibenarkan oleh Kepala Desa Cijengkol, Oban Sobandi, saat ditemui Sabtu, 12 Oktober 2024. “Malam itu (Kamis, 10 Oktober 2024), kejadian diantara pukul 21:00 WIB lebih. Saya menerima informasi waktu pengajian malam, ternyata ada tawuran sebelah sini,” kata Oban.

Sepengetahuan Oban, korban meninggal dunia akibat kehabisan darah, setelah mendapatkan luka bacok di bagian punggungnya. “Luka itu di punggung, kena bacok. Kalau dari (barang) bukti semalam sih, ada celurit satu sama pisau.  Datang sudah dalam keadaan meninggal. Mungkin kehabisan darah. Itu korban diantar sama mereka, temannya,” tutur Oban.

undefinedundefinedKorban diduga meninggal akibat kehabisan darah

Baca juga: Kampanye di Poleang Tenggara Dipadati Ribuan Warga, Paslon BERANI Optimis Menangkan Pilkada Bombana 2024

Oban mengungkapkan pula, tawuran itu diduga melibatkan kelompok antar sekolah SMP dan alumni, serta diawali dengan perjanjian di media sosial sebelum terjadinya tawuran. “Ini antar sekolah, dan mungkin melibatkan alumni. Karena ini kan korban baru kelas 1 SMA. Kemungkinan, ada yang saling kenal satu sama lainnya. Cuma, kayaknya, ini sih ada semacam janjian,” urai Oban.

undefinedundefinedundefinedKasus kematian korban ditangani petugas kepolisian

Saat ini, menurut Oban, kasus tawuran yang merenggut nyawa ini masih ditangani petugas Polsek Caringin dan Polres Sukabumi. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Foto Pre-Wedding dengan Korban Perempuan, Jaksa Gadungan Ini Ditangkap Tim Pam SDO Kejati Jabar di Bogor
Tertibkan Tambang Ilegal di Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi:  “Ada yang Tidak Ingin Warga Menambang Legal”

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi