Diduga Keracunan Hidangan Syukuran, Puluhan Warga Kampung Cikiwul Lebak Sukabumi Dirawat di RSUD Sekarwangi

Rabu, 5 Jun 2024 13:20
    Bagikan  
Diduga Keracunan Hidangan Syukuran, Puluhan Warga Kampung Cikiwul Lebak Sukabumi Dirawat di RSUD Sekarwangi
Istimewa

Korban keracunan dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk mendapat penanganan medis lanjutan

SUKABUMITREN.COM - Acara syukuran di rumah seorang warga di Kampung Cikiwul Lebak, RT 01/RW 02, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu, 2 Juni 2024, berbuah petaka. Sebanyak 67 warga yang terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak diduga mengalami keracunan, akibat menyantap hidangan di acara syukuran itu. 

Hingga Selasa malam, 4 Juni 2024, tercatat 47 warga harus menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi. Sedangkan 20 warga lainnya dirawat di posko dan puskesmas setempat.

“Data terakhir yang kita tangani sebanyak 47 orang dari Kampung Cikiwul. Mereka mengalami gejala keracunan seperti mual, muntah, dan buang-buang air,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Sekarwangi, dr. Andry Priyana Jaya.

Andry menambahkan, sebagian warga juga merasakan gejala nyeri di bagian perut. Beberapa orang diantara korban bahkan harus diobservasi dan dirawat inap di rumah sakit.

“Sebagian sudah bisa kita pulangkan, sebagian harus diobservasi dan dirawat (inap). Kita lakukan penanganan, kita berikan cairan, karena rata-rata korban mengalami dehidrasi ringan dan sedang. Kita juga beri obat-obatan untuk lambungnya dan untuk mengurangi rasa mual,” tutur Andry.

Kepala Desa Sekarwangi, Abeng Baenuri, mengungkapkan, gejala keracunan yang diduga dialami warganya terjadi sejak Senin sore, 3 Juni 2024. Berdasarkan pendataan, warga yang diduga mengalami gejala keracunan berjumlah 67 orang.

“Ada yang ditangani di posko, (ada) sebagian lagi yang harus mendapatkan penanganan lanjutan, dibawa ke rumah sakit,” kata Abeng, saat mendampingi Camat Cibadak, Yadi Mulyadi, di RSUD Sekarwangi.

Abeng membenarkan, puluhan warganya yang mengalami gejala keracunan itu diduga menyantap hidangan di acara syukuran salah seorang warga, Minggu, 2 Juni 2024. “Pas hari Senin (3 Juni 2024), juga sudah ada (warga) yang mengalami gejala keracunan, diduga dari makanan di acara itu,” ucap Abeng.

Saat ini, sampel makanan dari acara syukuran itu sudah dibawa oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi dan Polsek Cibadak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami juga sudah membuka posko. Jadi, warga yang mengalami gejala ringan bisa ditangani dulu di posko, lalu diperiksa apakah perlu ditangani di rumah sakit atau tidak,” kata Abeng. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Diserang Gerombolan OTK Bersajam di Cibadak Sukabumi, 4 Pemuda Terluka dan Harus Dirawat di RSUD Sekarwangi
Sambut Ramadhan, Perumda Tirta Jaya Mandiri Perluas Jaringan dan Optimalisasi Saluran Air Bersih di Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 27-Jan-2026 16:44
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Sabtu, 24-Jan-2026 23:59
Info Lowongan Kerja
Optimalkan Dana Desa, BUMdes Jayamekar Desa Tenjojaya Sukabumi Launching Budidaya Talas Pratama
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”
Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M
Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo
Ganti Rugi Tanah Belum Cair, Ahli Waris Labbai Korban Klaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar Hidup Getir
Di Tanah Lantebung Makassar: SHM Labbai Tidak Ditemukan, tapi Bisa Ditumpangi SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Ditangkap Polres Sukabumi Kota karena Cabuli Perempuan 15 Tahun, Lelaki asal Cisaat Terancam 15 Tahun Penjara

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 9-Jan-2026 18:43
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 8-Jan-2026 15:19
Info Lowongan Kerja
Adu Sah Alas Hak Tanah di Lantebung Makassar: Ahli Waris Labbai SK Redis-SHM, PT Bumi Karsa-Kalla Grup SHGB