Sudah Lama Sakit, Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Cikembar Sukabumi

Minggu, 1 Jun 2025 13:55
    Bagikan  
Sudah Lama Sakit, Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Cikembar Sukabumi
Hendi Suhendi

Pemakaman pasutri lansia di TPU Sukabakti

SUKABUMITREN.COM - Pasangan suami-istri (pasutri) lanjut usia (lansia), Atta dan Emis, yang masing-masing berusia 77 dan 75 tahun, pada Sabtu, 31 Mei 2025, sekitar pukul 11:00 WIB, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Kampung Sukabakti, RT 04/RW 09, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Jenazah pasutri lansia ini ditemukan pertama kali oleh seorang kerabatnya, yang datang mengantarkan makanan ke rumah itu. Jenazah Atta ditemukan di dipan dapur rumahnya, sedangkan jenazah Emis ditemukan di atas kasur di dalam kamarnya.

undefinedundefinedPetugas Polsek Cikembar memeriksa rumah duka di Kampung Sukabakti

Baca juga: Tak Perlu Pergi ke Turki, Cita Rasa Lezat Shawarma Kini Bisa Dinikmati di Shawarma Ksono Sukabumi

Kepala Desa Sukamulya, Dudun Ilahim, mengatakan, pasutri lanjut usia itu sudah lama menderita sakit. Pasangan ini juga hanya tinggal berdua di rumahnya itu, karena anak satu-satunya bekerja dan menetap di Kota Sukabumi.

“Memang kondisinya sakit dan memang usianya sudah renta juga, sudah 70 tahunan. Keluarganya jauh dari sini. Anaknya cuma satu di Sukabumi," kata Dudun, yang kemudian melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian dari Polsek Cikembar dan petugas dinas kesehatan dari Puskesmas Cikembar.

undefinedundefinedundefinedPasutri lansia ini tinggal berdua di rumah itu

Baca juga: Libatkan Warga Lokal, PT Bogorindo Cemerlang Bangun Camping Ground di Desa Tenjojaya Cibadak Sukabumi

Sesuai hasil visum, menurut Dudun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, untuk mengetahui penyebab pasti kematian, dokter Puskesmas Cikembar menyarankan untuk dilakukan autopsi.

“Kata Dokter Toni, ini harus diautopsi. Lalu, kita tanya, kalau autopsi biayanya ke siapa. Ya, keluarga. Ya, kalau keluarga tidak mampu, bagaimana. Ya, balik lagi ke keluarga. Setelah komunikasi dengan keluarga, akhirnya keluarga menolak diautopsi. Jadi menyadarilah, kalau keduanya itu meninggalnya biasa, tidak ada kejadian-kejadian yang aneh,” tutur Dudun.

undefinedKepala Desa Sukamulya, Dudun Ilahim

Baca juga: “Mie Kocok Mang Kuy” di Cibadak Sukabumi: Seporsi 10 Ribu, Rasanya Bikin Pengunjung Bandung Acung Jempol

Jasad pasutri ini kemudian dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sukabakti, yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah duka. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”
Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M
Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo
Ganti Rugi Tanah Belum Cair, Ahli Waris Labbai Korban Klaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar Hidup Getir
Di Tanah Lantebung Makassar: SHM Labbai Tidak Ditemukan, tapi Bisa Ditumpangi SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Ditangkap Polres Sukabumi Kota karena Cabuli Perempuan 15 Tahun, Lelaki asal Cisaat Terancam 15 Tahun Penjara

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 9-Jan-2026 18:43
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 8-Jan-2026 15:19
Info Lowongan Kerja
Adu Sah Alas Hak Tanah di Lantebung Makassar: Ahli Waris Labbai SK Redis-SHM, PT Bumi Karsa-Kalla Grup SHGB
Tanpa Kekerasan, Ahli Waris Labbai Tuai Keadilan Atas Tanah yang Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Maling Nekat!!! Bobol Warung Ketua RT di Lokasi Ramai Cibadak Sukabumi, Kerugian Capai Rp 1 juta
Saling Klaim Tanah Labbai di Lantebung Makassar, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bersengketa dengan Penjaga Empang
Ironi Hukum di Lantebung Makassar: SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup Ditumpangkan Atas Tanah SHM Ahli Waris Labbai
Dikirim ke PN Makassar di Hari Ibu, Eksepsi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Dinilai Ahli Waris Labbai Sarat Rekayasa