Benda Mirip Cincin Terlilit di Jari Anak Lelaki 3 Tahun, Lepas Berkat Petugas Rescue Damkar Kabupaten Sukabumi

Rabu, 22 Jan 2025 14:50
    Bagikan  
Benda Mirip Cincin Terlilit di Jari Anak Lelaki 3 Tahun, Lepas Berkat Petugas Rescue Damkar Kabupaten Sukabumi
Hendi Suhendi

Petugas Rescue Damkar saat lepaskan benda mirip cincin di tangan anak di Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Apresiasi patut diberikan kepada empat petugas Rescue Damkar Kabupaten Sukabumi, yakni Yadi Supriadi, Yusuf, Yudha, dan Supriatna. Pada Selasa, 21 Januari 2025, sekitar pukul 17:20 WIB, di Posko 8 Cikembar, Desa Kertaraharja, Kelurahan Kertaraharja, Kabupaten Sukabumi, empat petugas ini berhasil melepaskan benda keras mirip cincin, yang melingkar ketat di jari telunjuk kanan seorang anak lelaki tiga tahun berinisial U.

Yadi Supriadi, anggota Rescue Damkar, mengaku butuh waktu sekitar 15 menit untuk melepaskan benda keras mirip cincin ini. Saat itu, menurut Yadi, jari telunjuk sang anak sudah mulai membengkak, dan juga ada luka. “Kita evakuasi membutuhkan waktu 15 menit. Kendalanya, jari sudah bengkak, sama ada luka,” ujar Yadi.

undefinedundefinedundefinedundefinedProses pelepasan benda berlangsung 15 menit

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 55

Sesuai laporan yang diterimanya, anak itu semula bermain sendiri di rumahnya pada sekitar pukul 10:00 WIB. Ketika tengah bermain itu pula, anak ini mendadak menangis, karena jari telunjuk tangan kanannya terlilit besi mirip cincin, yang dimasukkannya sendiri. Sang Ibu, Rosita, yang panik, lalu menghubungi Posko Damkar, untuk meminta bantuan atas kondisi yang dialami anaknya itu.

“Pertamanya, anak kecil itu main, terus memasukkan benda keras ke tangannya. Kita dapat laporan ada anak kecil yang jarinya tersangkut benda keras,” cetus Yadi, yang mengaku telah tiga kali menghadapi kasus serupa sebelumnya.

undefinedundefinedundefinedAnggota Rescue Damkar Kabupaten Sukabumi, Yadi Supriadi

Baca juga: Diikuti 92 Sasana, Eltekers Indonesia Sejahtera Gelar “Semarak Latber Akbar Ling Tien Kung” di Cibinong Bogor

“Untuk kasus seperti ini, ada tiga, (yaitu di) Posko Cibadak sama Posko Sukaraja. Kebanyakan remaja yang (alami kejadian) itu. Imbauannya, supaya (orangtua) menjaga anaknya,” kata Yadi. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Derita Labbai Serupa Tjoddo: Tanah Hak Milik di Makassar “Dikalahkan” SHGB Perusahaan Besar

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi
Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Longsor dan Banjir Rendam Jalan dan Rumah Warga di Cibadak Sukabumi