Operasi Pencarian Berujung Duka: 2 Pemancing yang Hilang di Pantai Cikeueus Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 20 Nov 2025 19:38
    Bagikan  
Operasi Pencarian Berujung Duka: 2 Pemancing yang Hilang di Pantai Cikeueus Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia
Hendi Suhendi

Jenazah DS saat ditemukan di Pantai Cihurang, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Maut akhirnya menjemput dua lelaki yang hilang diterjang ombak saat memancing di Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 16 November 2025. Tiga hari pasca insiden itu, yakni Selasa, 18 November 2025, sekitar pukul 16:00, sesosok jenazah yang diduga sebagai lelaki berinisial DS ditemukan Tim Search and Rescue (SAR) di perairan Teluk Palabuhanratu, Pantai Cihurang, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Jenazah warga Jalan Otista, Kelurahan Cidadap, Palabuhanratu, berusia 35 tahun ini ditemukan di titik koordinat 06.24.70 LS – 106.32.32 BT. Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, mengatakan, dari lokasi hilangnya korban di titik koordinat 07.30.89 LS – 106.49.98 BT, lokasi penemuan itu berjarak sekitar satu mil, atau dua mil dari garis pantai.

Baca juga: Arus Sungai Cidadap Gerus Tebing, Sawah-Kebun-Rumah Warga Simpenan Sukabumi Kini Kian Dekat Bibir Sungai

“Ini adalah hari ketiga proses pencarian. Korban ditemukan dalam keadaan hanya memakai celana dalam dan kondisi tubuh sudah rusak, sehingga sulit dikenali oleh tim,” ujar Deni.

undefinedundefinedKorban hilang saat memancing di Pantai Cikeueus, Minggu, 16 November 2025

Walau kondisi jenazah korban telah mengalami kerusakan, namun keluarga tetap meminta dilakukan pemeriksaan langsung atas jasad korban. Keluarga kemudian menyatakan, ciri-ciri fisik korban mirip dengan anggota keluarga mereka, yakni DS, yang hilang terseret ombak saat memancing di Pantai Cikeueus pada Minggu, 16 November 2025.

Baca juga: “Saya Dengar Suara ‘beletuk’ gitu”, Pengendara Sepeda Motor Meninggal Terlindas Truk Boks di Cibadak Sukabumi

“Keluarga mengatakan, dari ciri fisik, mereka meyakini, itu adalah anggota keluarga yang hilang saat memancing. Namun, tetap dilakukan prosedur medis untuk memastikan,” kata Deni.

undefinedundefinedGambar video amatir saat korban memancing dan akhirnya hilang di Pantai Cikeueus

Sehari pasca ditemukannya jenazah DS, yakni pada Rabu, 19 November 2025, tim SAR berhasil menemukan korban kedua, berinisial UA, 40 tahun, karyawan sebuah bank pemerintah, asal Kampung Babadan, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Hilang 5 Hari Akibat Kecelakaan di Perairan Cianjur, Nelayan Ditemukan Meninggal di Sungai Cibuni Sukabumi

Saat hilang, UA mengenakan kaos hitam lengan panjang dan celana panjang hitam. Sama dengan korban pertama, yakni DS, UA juga ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Jasad UA ditemukan mengambang di kawasan Pantai Cibakung, Lawang Jampang, Loji Simpenan, Kabupaten Sukabumi, yang berjarak cukup jauh dari lokasi awal hilangnya korban. Lokasi penemuan ini menunjukkan kuatnya arus laut Teluk Palabuhanratu selama beberapa hari terakhir ini.

undefinedundefinedJenazah DS saat ditemukan di Pantai Cibakung, Lawang Jampang, Loji Simpenan, Kabupaten Sukabumi

Seiring dengan ditemukannya jasad UA, operasi SAR pun resmi ditutup. Kedua jenazah korban telah dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk proses medis, sebelum diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar, Ahli Waris Labbai Debat dengan Ahli Waris Hj. Raiya Dg. Kanang
Saat Hakordia 2025, Mantan Kapolres Sukabumi Ini Umumkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Jalan di Gorontalo
Melanglang Jauh dari Bandung ke Palu, STB Sukses Pentaskan “Bung di Banda” dalam FTI 2025
Mantan Kapolres Sukabumi Sidik Kasus PETI di Gorontalo, 3 Tersangka Terancam Penjara 5 Tahun dan Denda 100 M
Ditinjau Kapolda Jabar, Kapolres Sukabumi Kerahkan 974 Personel untuk Amankan Nataru 2025-2026

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Dec-2025 21:42
Info Lowongan Kerja
Dikunjungi Eltekers Legenda Wisata, Ummul Qur'an Jonggol Sukses Cetak Santri Ahli Agama-Agripreneur Mandiri
Dambakan Dibantu Presiden Melawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Ahli Waris Bawa Foto Labbai ke PN Makassar
Berkat Koleksi Media Lawas, Skripsi-Tesis-Disertasi-Penelitian-Pameran Terbantu Tergarap Tuntas-tas-tas-tas!!!
Surati Presiden dan Didukung GBNN, Ahli Waris Labbai Kian Yakin Lawan PT Bumi Karsa di Lantebung Makassar
Resmikan Mess Griya Adhyaksa di Bekasi, Kajati Jabar Harap Pegawai Kian Profesional demi Nama Baik Institusi
Tanah Dijual H. Raiya Dg. Kanang, Ahli Waris Labbai-PT Bumi Karsa Jadi Seteru di Lantebung Makassar
Dilantik Bupati Sukabumi Menjadi Kades Pawenang, Hilman Nulhakim: “Sekarang Saatnya Menyatukan Kekuatan”
Pulihkan Dampak Bencana 27 Oktober 2025, Menko PM Letakkan Batu Pertama Hunian Relokasi di Cisolok Sukabumi
Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Tanah 27 Hektar Ditawar 150 Juta, Ahli Waris Labbai Tolak Uang Damai PT Bumi Karsa saat Mediasi di PN Makassar
“Gebyar Festival Musik” di Tasikmalaya: Ria dari Garut dan Toni Asban asal Yogyakarta Sukses Jadi Juara
Diduga Jual Obat Keras Terbatas Tanpa Izin, Warung di Cicurug Sukabumi Digerebek Polisi dan TNI
Tanah Labbai Beralas Hak SK Redis, Ditimpa SHGB PT Bumi Karsa Kalla Grup di Proyek Jalur KA Lantebung Makassar
As Pully Patah saat Lintasi Jalan Rusak, Truk Tronton Bermuatan Batu Terguling di Cikembar Sukabumi