Ditinggal Pergi Penghuni, Rumah di Kawasan Padat Parungkuda Sukabumi Ludes Dimangsa Api

Senin, 22 Jul 2024 18:54
    Bagikan  
Ditinggal Pergi Penghuni, Rumah di Kawasan Padat Parungkuda Sukabumi Ludes Dimangsa Api
Istimewa

Rumah yang habis terbakar di kawasan pemukiman padat penduduk di Parungkuda, Sukabumi

SUKABUMITREN.COMSi jago merah pada Senin, 21 Juli 2024, siang, melalap habis sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk di Kampung Leuwi Orok, RT 10/RW 04, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Rumah itu diketahui warga merupakan milik almarhumah Ibu Yanti, serta dihuni oleh tiga orang kakak-beradik. Salah satu penghuni rumah adalah pemuda berusia 20 tahun bernama Muhammad Raharjo.

Raharjo mengungkapkan, kebakaran terjadi pada sekitar pukul 12.00 WIB. "Awalnya, saya di dalam rumah. Kelistrikan aman, gas tidak bocor, dan tidak ada masalah dengan listrik, ujar Raharjo. Saya kemudian keluar untuk main ke rumah teman. Baru sekitar dua menit sudah ada kobaran api,” kata Raharjo.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Toko Mateial di Ciaul Sukabumi, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah




Akibat amukan api, seluruh bagian rumah, termasuk barang-barang elektronik seperti televisi, kulkas, perabotan rumah, dan satu unit sepeda motor hangus terbakar. Motor (Honda) Beat milik Alif Abdul Fahab, teman yang menginap dan menitipkan motornya di rumah saya, ikut terbakar," ucap Raharjo

Komandan Posko 4 Parungkuda, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), Asep Romal, mengatakan, bahwa pihaknya menerima laporan perihal kebakaran rumah tersebut pada sekitar pukul 12.25 WIB. Ketika tiba di lokasi, ternyata kebakaran sudah terjadi sejak sekitar pukul 12 siang. Kami mendapat informasi bukan rumah tua yang terbakar, melainkan lahan, ungkap Asep.

Asep menambahkan, rumah yang terbakar dalam kondisi sedang kosong. Ada pula kendala bagi mobil pemadam kebakaran untuk mencapai lokasi, karena terhalang dinding rumah warga. Untuk Pos Parungkuda, hanya satu unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit, dan tidak ada korban jiwaSatu rumah (ikut) terdampak (kebakaran), namun tidak habis terbakar, tutur Asep.

Penyebab dan jumlah kerugian akibat kebakaran, menurut Asep, belum dapat diidentifikasi. Namun, rumah dipastikan tidak dapat dihuni lagi, karena telah benar-benar habis dimangsa api. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Tags
kebakaran

Berita Terbaru

Foto Pre-Wedding dengan Korban Perempuan, Jaksa Gadungan Ini Ditangkap Tim Pam SDO Kejati Jabar di Bogor
Tertibkan Tambang Ilegal di Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi:  “Ada yang Tidak Ingin Warga Menambang Legal”

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi