Kembangkan Kewirausahaan di Papua Tengah, 30 OAP Ikuti Pelatihan Budidaya Perikanan di Subang

Rabu, 31 Jul 2024 15:16
    Bagikan  
Kembangkan Kewirausahaan di Papua Tengah, 30 OAP Ikuti Pelatihan Budidaya Perikanan di Subang
Istimewa

Pembukaan Pelatihan Budidaya Ikan di Pandawa Farm & Fisheries, Subang

SUKABUMITREN.COM - Selama 10 hari, mulai 29 Juli hingga 8 Agustus 2024, 30 orang asli Papua (OAP) mengikuti program pemberdayaan kewirausahaan, berupa budidaya ikan dengan metode bioflok, di Pandawa Farm & Fisheries, yang berlokasi di Desa Gunung Tua, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Pelatihan ini merupakan wujud kerjasama Pandawa Farm & Fisheries dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah. Selama masa pelatihan itu, seluruh peserta akan dibekali beragam pengetahuan mengenai budidaya perikanan dengan metode bioflok, pertanian, dan peternakan budidaya ayam petelur.

Baca juga: Sepekan Jabat Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi Gencar Lakukan Silaturahmi Kamtibmas

Kegiatan pelatihan ini dibuka pada Senin, 29 Juli 2024, oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah, Gunawan Iskandar, di Sawala Ageung, Laska Hotel, Subang. Hadir dalam acara pembukaan ini, sejumlah pejabat dari Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, seperti Kabid Perikanan Kabupaten Subang yang diwakili oleh Adriana, Kepala BLK Disnakertrans, Ucu Kuswandi, dan Ketua Kadin Subang, Ir. H. Agus Prabanto.

Dalam sambutannya di acara pembukaan pelatihan itu, Gunawan Iskandar mengaku optimis, bahwa pelatihan ini bisa memberikan manfaat bagi warga Provinsi Papua Tengah.

Baca juga: Kabar Duka: Wakil Presiden RI ke 9 Hamzah Haz Meninggal Dunia

"Kami dari Provinsi Papua Tengah, yang merupakan daerah otonomi baru, ingin mengembangkan masyarakat transmigrasi, agar bisa lebih berkembang, dengan peningkatan SDM melalui pelatihan kewirausahaan ini. Para peserta bisa mengadopsi teknologi budidaya yang ada, agar dapat memaksimalkan sumber daya yang ada di Papua," tutur Gunawan.

undefined

undefined

Dian Kustiadi, selaku penyelenggara dan pemilik Pandawa Farm & Fisheries Subang, mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat Papua, khususnya orang asli Papua (OAP). Menurut Dian, budidaya ikan dengan teknologi bioflok ini adalah pilihan yang tepat untuk ditekuni oleh OAP.

Baca juga: Klarifikasi Selisih Anggaran 31 M pada APBD Kabupaten Sukabumi, Ade Dasep: “Semua Sudah Clear”

“Budidaya ikan dengan metode bioflok ini dapat menghemat biaya operasional, efisiensi pakan, dan penggunaan air yang lebih sedikit, sehingga lebih ramah lingkungan. Dengan sistem bioflok, tidak perlu sering mengganti air, atau hanya sedikit mengganti air, sehingga biosecurity tetap terjaga. Limbah seperti kotoran ikan, alga, sisa pakan, dan amonia didaur ulang menjadi makanan alami berprotein tinggi," ungkap Dian.

Seperti diketahui, Papua Tengah adalah sebuah provinsi di Indonesia Bagian Timur, yang dimekarkan dari Provinsi Papua pada 2022. Ibu kota provinsi ini berada di Wanggar, Kabupaten Nabire. Pada pertengahan tahun 2024, jumlah penduduk Papua Tengah mencapai 1.362.519 jiwa.

Baca juga: Sambut HUT Kemerdekaan RI, KNPI dan Karang Taruna Gelar Jumat Bersih di Lapangan Sepakbola Sekarwangi Sukabumi

Diharapkan, melalui pelatihan budidaya ikan dengan metode spesifikasi bioflok bagi OAP ini, semangat kewirausahaan bisa tumbuh dan berkembang pesat di kalangan warga Papua. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi
Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Longsor dan Banjir Rendam Jalan dan Rumah Warga di Cibadak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 2-Mar-2026 14:53
Info Lowongan Kerja
Kopkar Terpuji di Sukabumi: Punya Simpanan Rp 7.130.000.000, Rutin Bagikan SKHU bagi Karyawan Setiap Tahun
Aspal Jalan Rusak Parah, Mobil Pengangkut Es Krim Terbalik di Jalan Desa Sekarwangi Cibadak Sukabumi
Jabat Dirreskrimsus, Eks Kapolres Sukabumi Ini Sosialisasikan Pembentukan Desk Ketenagakerjaan Polda Gorontalo
Sempat Terlihat Kerokan Sendiri, Lelaki Pedagang Roti Ditemukan Meninggal Dunia di Cibadak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 26-Feb-2026 23:30
Info Lowongan Kerja