SUKABUMITREN.COM - Jembatan Caringin adalah jalan lingkungan yang hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua dan pejalan kaki, penghubung Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, dengan Desa Bencoy, Kecamatan Cirenghas, Kabupaten Sukabumi. Sejak 2018, jembatan ini rusak akibat gempa, dan sampai saat ini belum juga diperbaiki.
Jembatan sepanjang sekitar 80 meter, dengan lintasan berbahan semen cor ini, dibangun pada tahun 1980-an dari hasil swadaya masyarakat kedua desa. Kini, setelah rusak, perbaikan atas jembatan pun dilakukan seadanya, dengan menggunakan papan kayu dan bambu yang dirangkai di alas dan tiang jembatan. Akibat perbaikan seadanya ini, jembatan sering putus diterjang luapan air Sungai Cimandiri saat cuaca buruk.

Sejak rusak, jembatan diperbaiki dengan bahan seadanya
Baca juga: Resmikan Jembatan Garuda Bersama Bupati Sukabumi, Danrem 061/SK: “Selesai Dalam Waktu 45 Hari”
Jajang, warga Desa Bencoy, yang setiap hari melintasi Jembatan Caringin, mengaku selalu waspada, saat melewati jembatan ini. Sebab, menurut Jajang, jembatan selalu bergoyang saat dilintasi. Setahu Jajang, pernah ada pengendara yang mengalami kecelakaan saat melintas di jembatan itu. Ketika cuaca buruk melanda Sukabumi, yang mengakibatkan jembatan putus total, Jajang mengaku terpaksa mencari jalan lain sejauh enam kilometer, agar bisa belanja kebutuhan rumah tangganya.
“Takutlah, kalau lewat bergoyang, ada yang pernah jatuh, saya tiap hari lewat sini. Pernah putus total, tidak lama langsung dibetulin lagi untuk jembatan darurat saja,” ujar Jajang, saat ditemui di ujung jembatan, Kamis, 30 April 2026.
“Kadang lewat di Cisepan kalau airnya tidak banjir. Putar lumayan jauh, jaraknya enam kilometer. Kalau lewat sini (Jembatan Caringin), tidak sampai lima menit,” kata Jajang.
Jajang, warga Desa Bencoy, prihatin dengan kondisi jembatan
Camat Cirenghas, Lan Maulana Yusup, membenarkan, Jembatan Caringin rusak sejak 2018 akibat gempa, dan kini sering putus saat terjadi banjir di Sungai Cimandiri. “Putusnya jembatan wilayah Kecamatan Gegerbitung terdampak kepada masyarakat, terutama (masyarakat yang) masuk wilayah Kecamatan Gegerbitung. Sedangkan wilayah Kecamatan Cirenghas masih bisa teratasi untuk masyarakat yang lewat. Dan mungkin, diharapkan adanya bantuan untuk bisa diperbaiki jembatan tersebut,” tutur Lan.
Baca juga: Ironi di Pamuruyan Sukabumi: Jembatan Lama Diperbaiki, Jembatan Baru Dibiarkan Mangkrak 4 Tahun
Lan mengungkapkan, keberadaan Jembatan Caringin sangat vital di perbatasan kedua kecamatan, karena merupakan akses utama aktivitas masyarakat dan pelajar. Sebab, tempat belanja kebutuhan sehari-hari warga Desa Caringin berada di wilayah Kecamatan Cirenghas.

Camat Cirenghas, Lan Maulana Yusuf, berharap, jembatan segera diperbaiki
“Tentu, menjadi pusat lalulintas antara warga Kecamatan Gegerbitung dan warga Kecamatan Cirenghas, sangat vital untuk akses masyarakat,” ucap Lan, yang mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait, agar jembatan ini bisa segera diperbaiki demi kenyamanan dan keamanan warga.
“Tentunya, untuk kejadian ini, kita pernah survei terkait tentang jembatan. Tentu, kita saling koordinasi dengan pihak-pihak terkait, penanganannya untuk ke depan. Untuk kejadian akhir ini, kita masih dalam proses pelaporan, untuk bisa dilakukan atau pun diantisipasi hal-hal lain yang bisa membahayakan warga,” ungkap Lan. (*)
