Batal Usung Habib Mulki-Miftahul Jannah, PDIP Gabung Koalisi 13 Parpol Dukung Iyos-Zainul di Pilkada Sukabumi

Kamis, 29 Aug 2024 18:31
    Bagikan  
Batal Usung Habib Mulki-Miftahul Jannah, PDIP Gabung Koalisi 13 Parpol Dukung Iyos-Zainul di Pilkada Sukabumi
Hendi Suhendi

Deklarasi Kemenangan Iyos Somantri-Zainul di Lapangan Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi

SUKABUMITREN.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya batal mengusung pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Sukabumi, Habib Mulki-Miftahul Jannah, dalam Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024.

Sebelumnya, pada 22 Agustus 2024, di hadapan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, telah mengumumkan Habib Mulki-Miftahul Jannah sebagai paslon Bupati-Wakil Bupati Sukabumi dalam Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024.

Baca juga: KRD Bumi Geulis, Moda Transportasi Darat yang Pernah Tersohor bagi Warga Sukabumi dan Bogor

Saat itu, diumumkan pula 169 paslon lain dari berbagai daerah di Indonesia yang didukung PDIP dalam Pilkada Serentak 2024.

Namun, sepekan setelah pengumuman itu, PDIP justru melabuhkan dukungan politiknya kepada paslon Iyos Somantri dan Zainul. PDIP resmi bergabung ke dalam koalisi 13 parpol, yang terdiri dari tiga partai parlemen, yakni Gerindra, PKS, dan Demokrat, serta delapan partai non parlemen, yaitu Nasdem, PSI, Perindo, PBB, Hanura, Partai Buruh, Partai Umat, Garuda, dan PKN.

undefined

Baca juga: Daftar Pertama Bersama Andreas ke KPU Kabupaten Sukabumi, Asjap Optimis Raih 60-70 Persen Suara

Koalisi 13 parpol ini pada Kamis, 29 Agustus 2024, resmi mendeklarasikan dukungannya kepada paslon Iyos Somantri-Zainul di Lapangan Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Usai deklarasi, paslon Iyos Somantri-Zainul juga langsung bergerak mendaftarkan diri ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi di Jalan Siliwangi Nomor 92, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Iyos Somantri-Zainul menjadi paslon kedua setelah Asep Japar (Asjap) dan Andreas yang resmi mendaftarkan diri ke KPU Kabupaten Sukabumi. Asjap-Andreas menjadi paslon pertama yang mendaftarkan diri pada Rabu kemarin, 28 Agustus 2024. Paslon ini didukung koalisi lima parpol, yakni Golkar, PPP, PAN, PKB, dan Partai Gelora.

undefinedPasangan Asjap dan Andreas saat mendaftar ke KPU Kabupaten Sukabumi

Baca juga: Mau Kenyang dengan Menu Enak dan Murah di Cileungsi Bogor? WA Pedrosa Catering!!!

Dengan resmi mendaftarnya Iyos Somantri-Zainul yang didukung koalisi 13 parpol, serta Asjap-Andreas yang didukung koalisi lima parpol, maka Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 praktis hanya diikuti dua paslon saja. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Derita Labbai Serupa Tjoddo: Tanah Hak Milik di Makassar “Dikalahkan” SHGB Perusahaan Besar

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi
Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Longsor dan Banjir Rendam Jalan dan Rumah Warga di Cibadak Sukabumi