Resmi Masuk Pasar Mobil Listrik di Indonesia, AION Y Plus Tak Gentar Bersaing Harga

Kamis, 20 Jun 2024 15:03
    Bagikan  
Resmi Masuk Pasar Mobil Listrik di Indonesia, AION Y Plus Tak Gentar Bersaing Harga
Facebook: Tomsan Otosight

SUKABUMITREN.COMRagam brand mobil listrik di Tanah Air kian seru saja, di tengah semakin ketatnya persaingan harga antar merk mobil listrik tersebut. Dikutip dari akun Facebook (FB) @Tomsan Otosight, Kamis, 20 Juni 2024, satu pemain baru, yakni GAC AION, kini resmi masuk ke kancah pesaingan mobil listrik di Indonesia.

Ber-partner dengan Indomobil, GAC AION bahkan tak ragu memasarkan Y Plus sebagai varian unggulannya. Launching perdana GAC AION Y Plus ini dilaksanakan dalam sebuah acara di hotel mewah Fairmont, Jakarta, Rabu, 19 Juni 2024, malam.

GAC AION adalah produsen mobil terbesar ketiga di dunia, setelah Tesla dan BYD. Dalam peluncuran perdana ini, produsen mobil asal China itu memboyong sekaligus dua varian mobil listrik unggulannya.



Varian pertama adalah Y Plus Exclusive (50,66 kWh), seharga Rp 415 juta, dengan jangkauan jarak terjauh mencapai 410 kilometer. Dan varian kedua adalah Y Plus Premium (63,2 kWh), berharga Rp 475 juta, dengan jangkauan jarak lebih jauh lagi, yakni 490 kilometer.

GAC AION menyebut Y Plus sebagai Family SUV. Memiliki dimensi panjang 4.535 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.650 mm, dan jarak sumbu roda 2.750 mm, desain mobil listrik ini terlihat cantik, mirip mobil Eropa. Bila dilihat dari samping, mobil listrik ini memiliki kemiripan siluet body dengan Mitsubishi Xpander dan Hyundai Stargazer.

Di kelasnya, GAC AION Y Plus ini akan bersaing head to head dengan sejumlah kompetitor yang telah hadir lebih dulu, semisal Wuing Cloud EV dan Chery Omoda E5.  Namun, CEO GAC AION, Ma Hyang, menanggapi santai kondisi pasar mobil listrik di Indonesia yang sudah ketat itu.

“Di negara kami (China), malah lebih banyak lagi kompetitornya, dan lebih ketat harganya,” ungkap Ma Hyang. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Foto Pre-Wedding dengan Korban Perempuan, Jaksa Gadungan Ini Ditangkap Tim Pam SDO Kejati Jabar di Bogor
Tertibkan Tambang Ilegal di Gorontalo, Eks Kapolres Sukabumi:  “Ada yang Tidak Ingin Warga Menambang Legal”

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi