Dijenguk Presiden Kala Sakit, Abdee dan Slank Punya “Nama Membahana” di Dunia Musik Indonesia

Sabtu, 19 Oct 2024 15:05
    Bagikan  
Dijenguk Presiden Kala Sakit, Abdee dan Slank Punya “Nama Membahana” di Dunia Musik Indonesia
Istimewa

Slank saat ini (dari kiri): Abdee, Ridho, Bimbim, Ivanka, dan Kaka

SUKABUMITREN.COM - Hari-hari ini, rasa sedih dan prihatin tengah menyelimuti hati para Slankers. Komunitas penggemar grup musik Slank yang dikenal solid dan kreatif ini, bersama para pecinta Slank lainnya, dilanda rasa itu, seiring beredarnya kabar perihal sakit yang dialami Abdee Negara, atau akrab dikenal sebagai Abdee Slank. Satu bulan sudah, sejak 19 September 2024, gitaris Slank ini menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Sakitnya Abdee bahkan mengundang simpati dan perhatian dari Presiden Joko Widodo. Bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, Presiden yang akan mengakhiri masa tugasnya pada Minggu, 20 Oktober 2024, ini datang menjenguk Abdee ke rumah sakit.

Baca juga: 74 Nelayan Terjebak di Dermaga Perairan Tegalbuleud Sukabumi, 71 Selamat, 3 Meninggal Dunia

Dalam unggahan di akun Instagram (IG) @abdeenegara pada 9 Oktober 2024, Alanis Nurulizah, putri Abdee, yang juga seorang dokter, menulis ucapan terima kasih atas perhatian Presiden dan semua pihak bagi kesembuhan kembali ayahnya itu.

“Terima kasih banyak pak presiden Joko Widodo, dan pak mensesneg Pratikno atas waktu dan perhatiannya untuk membesuk serta mendoakan kesembuhan Papa @abdeenegara,” tulis Alanis di akun IG itu.

undefinedAbdee saat dijenguk Presiden Joko Widodo

Baca juga: Karyawati Ditemukan Meninggal dalam Parit di Nagrak Sukabumi, Keluarga Makamkan Tanpa Beri Izin Autopsi

Abdee memang bukan musisi kelas biasa-biasa saja, sehingga Presiden sampai meluangkan waktu untuk menjenguknya. Lahir di Donggala, Palu, 28 Juni 1968, dengan nama Abdi Negara Nurdin, Abdee bersama Ridho adalah gitaris utama Slank, grup band yang tidak lagi diragukan kebesaran nama dan prestasinya.   

Bergabung ke Slank pada 1997, menggantikan posisi Pay Burman, tercatat ada 17 album Slank yang ikut melibatkan Abdee di dalamnya. Yakni “Tujuh” dan “Mata Hati Reformasi pada 1998, “999+09” (1999), “Virus” (2001), “Satu Satu” (2003), “Road to Peace” dan  “PLUR” (2004), “Slankkissme” (2005), “Show But Sure” (2007), “The Big Hip” (2008), “Anthem For The Broken Heart” (2009), “Jurus Tandur” (2010), “Slank Nggak Ada Matinya” (2013), “Restart Hati” (2015), “Doa” (2016), “Slanking Forever” (2019), serta “Vaksin” (2021).

undefinedundefinedAbdee, gitaris Slank

Baca juga: Berenang Bersama 7 Teman, Pelajar 16 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Leuwi Catang Sukabumi

Pada 2015, dalam kapasitas sebagai penulis lagu dan produser band, salah satu lagu karya Abdee, yang bertajuk “Where are You Mr. President”, juga tercatat masuk dalam nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI), untuk Kategori Artis Solo Pria/Wanita Rock/Rock Instrumentalia Terbaik.

Mantan produser Seurieus Band pada 2000, dan mantan personil Badai Band (/rif) hingga 1992 ini, juga pernah memperoleh amanah sebagai Komisaris Independen PT Telkom Indonesia, berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia pada 28 Mei 2021.

undefinedundefinedAbdee pernah menjadi Komisaris Independen PT Telkom Indonesia

Baca juga: Kades “Langka” Yudi Setiadi, Rajin Pungut dan Angkut Sampah Warga Desa Balekambang Sukabumi

Pendek kata, Abdee sudah meraih banyak hal yang diimpikan orang dalam hidupnya. Demikian juga Slank, yang kini masih digawanginya bersama Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bas), serta Ridho (gitar, kibor, dan piano).

Remaja era ‘90-an, bila ditanya tentang band paling disukai dan dikenal masyarakat, jawabannya hampir  pasti adalah: Slank. Sebagian besar warga Indonesia kala itu, juga tahu dan hapal lagu-lagu Slank. Para warga ini tersebar merata dari golongan akar rumput hingga kelompok menengah ke atas.

undefinedundefinedSlank, grup musik kegemaran remaja era '90-an

Baca juga: Telah Inkracht, Barang Bukti 90-an Perkara Pidana Dimusnahkan Kejari Kabupaten Sukabumi

Slank didirikan oleh sang drummer, Bimbim, pada 26 Desember 1983. Sejak awal berdiri, grup ini telah dikenal sebagai pengusung genre musik pop rock, blues, dan hard rock. Seiring waktu, Slank tumbuh dan berkembang menjadi salah satu grup musik paling berpengaruh di Tanah Air, dengan penggemar fanatik yang menyebut dirinya sebagai “Slankers”.

Mungkin, dalam sejarah musik Indonesia, hanya Slank-lah yang mampu menghimpun jutaan penggemar fanatik berjuluk Slankers itu. Ada banyak alasan, mengapa Slank bisa sedemikian diterima dengan penuh sukacita oleh para penyuka musik di Indonesia.

Baca juga: Jumat Berkah: Meneladani Kapolsek Lengkong Polres Sukabumi, Siap Selalu Bantu Warga yang Butuh Ditolong

Salah satu diantaranya adalah: spirit kebebasan. Kebebasan berekspresi lewat musik dengan gaya Slank yang “slengekan” itu, disebut-sebut sebagai “sesuatu” yang khas anak muda banget.

undefinedundefinedPenulis, bersama tiket pertunjukan Slank tahun 1992

Penulis pertama kali mengenal dan menyaksikan Slank adalah kala grup ini menggelar konser bertajuk "Slank Live '92 The Wet Wet Concert" pada 26 Oktober 1992 di Lapangan KPAD, Gegerkalong, Bandung.

Baca juga: 5 Tahun Angkut Sampah Dengan 2 Mobil Pribadi, Kades Balekambang Sukabumi Dapat Mobil Angkut Sampah Baru

Ketika itu, Slank masih tampil dengan formasi awal, yaitu Kaka (vokal), Bimbim (drum), Bongky (bas), Pay (gitar), dan Indra Q (keyboard). Sejumlah lagu dihadirkan Slank saat itu, yakni  “Memang”, “Gadis Sexy”, “Suit Suit He...He...He”, “Mawar Merah”, dan “Terlalu Manis”.

Tampil pula saat itu sejumlah grup rock pribumi seperti Rudal, Sahara, Kalimaya, Cruizer, Cross Over, dan masih banyak lagi grup musik lainnya. Namun, hingga kini, Slank terbukti tetap “paling membahana”.

Baca juga: Meninggal Dalam Duel 2 Lawan 2 di Caringin Sukabumi, Korban Lebih Dulu Kirim Tantangan di Medsos

Bahkan, tatkala disandingkan dengan grup musik yang pernah menjuarai Festival Musik Rock 86. Saat itu, gelar Juara 1 diraih Grass Rock, Juara 2: Endrass'86, dan Juara 3 adalah Slank.

undefinedundefinedSlank, layak disebut legenda

Bersama Abdee, yang kini tengah sakit, nama besar Slank memang sudah melampaui banyak masa, sehingga layak bila menyandang sebutan sebagai “legenda”. (*)

*) Kin Sanubary, penyuka musik dan kolektor media lawas

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Derita Labbai Serupa Tjoddo: Tanah Hak Milik di Makassar “Dikalahkan” SHGB Perusahaan Besar

Lowongan Kerja

Nasional Senin, 16-Mar-2026 19:14
Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Minggu, 15-Mar-2026 20:12
Info Lowongan Kerja
Tanah SK Redis Labbai Diduduki SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Kejati Sulsel Selidiki Laporan Atas BPN Makassar
Alih Tanah Labbai ke PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Keponakan Ungkap Siapa Sebenarnya H. Raiya Dg. Kanang
Viral Acungkan Kapak dan Teror Karyawati di Cicurug Sukabumi, Lelaki asal Cisaat Ditangkap Polisi
Dapat Ganti Rugi Tanah Lantebung, Ahli Waris Labbai Kian “Pede” Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lebaran 2026: Selamat Tinggal Macet Horor Parungkuda-Sukabumi, Tol Bocimi Seksi 3 Siap Dibuka Fungsional
Puding Caramel Viral di Cibadak Sukabumi, Warga Cikole Sampai Jauh-Jauh Datang untuk Mengantre: “Rasanya Enak”
Duduki Tanah Ahli Waris Labbai dengan Modal SHGB, PT Bumi Karsa-Kalla Grup Bawa Bukti Fotokopi ke PN Makassar
Teladan Hukum Ahli Waris Labbai: Raih Ganti Rugi Tanpa Kekerasan, Lawan PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar
Imbauan Polda Gorontalo Jelang Idul Fitri: Hati-Hati Transaksi Emas dari Hasil PETI
Korban PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Uang Ganti Rugi Tanah Ahli Waris Labbai Cair Juga: “Terima Kasih PN Makassar”
Jelang Buka Puasa, Kejari Kabupaten Sukabumi Berikan Takjil ke Pengguna Jalan, Kajari: “Kita Bagi-Bagi Rezeki”
Rugikan Negara Rp 394.861.618, Kades Neglasari Ditahan Kejari Kabupaten Sukabumi: “Ini Kriminalisasi"

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 5-Mar-2026 20:23
Info Lowongan Kerja
Gelar Pengobatan Gratis, Kehadiran Bus Kesehatan Keliling PDIP Diapresiasi Kades dan Warga Nagrak Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 3-Mar-2026 22:07
Info Lowongan Kerja
Diduga Dibuang, Bayi Lelaki Masih Hidup Ditemukan dalam Kebun Bambu di Parungkuda Sukabumi
Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Longsor dan Banjir Rendam Jalan dan Rumah Warga di Cibadak Sukabumi