Mengaku Diserang Geng Motor, Pemuda Palabuhanratu Sukabumi Alami Luka Bacok di Kepala

Rabu, 29 May 2024 12:54
    Bagikan  
Mengaku Diserang Geng Motor, Pemuda Palabuhanratu Sukabumi Alami Luka Bacok di Kepala
Istimewa

Kondisi korban penyerangan oleh sekawanan anggota geng motor di Jalan Cempaka, Kampung Gang Empang, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMITREN.COMSeorang pemuda 19 tahun berinisial D mengaku telah diserang sekawanan anggota geng motor di Jalan Cempaka, Kampung Gang Empang, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu malam, 25 Mei 2024, sekitar pukul 23:00 WIB. Akibat penyerangan itu, korban mengalami luka bacok di bagian kepala, sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu.

Sebelum diserang kawanan geng motor itu, D mengaku baru saja usai berjalan-jalan dengan dua temannya di Pantai Citepus, Palabuhanratu. Selagi dalam perjalanan pulang dari pantai itu, ia mendadak dihadang oleh sekawanan orang yang mengendarai sepeda motor.

Baca juga: Gunakan Knalpot Brong, 19 Sepeda Motor di Sukabumi Diamankan Polisi

“Saya naik motor Vixion bertiga pulang dari (Pantai) Citepus. Kemudian, orang-orang itu melewati kami dengan berlawanan arah.  Lalu putar balik dan mengikuti dari belakang, sambil membawa bendera. Benderanya ada warna hitam dan putih dengan tulisan Gaza,” ujar D, saat ditemui Senin, 27 Mei 2024.

Ditambahkan D, kawanan geng motor yang menghadangnya itu berjumlah sekitar 10-an orang, dengan mengendarai lima sepeda motor. "Banyakan, sekitar lima motor boncengan. Satu motor itu ada tiga orang, ada dua orang. Ngeluarin alat, tiba tiba langsung ngebacok (kepala). Sajamnya itu kayaknya pake gongsir (gergaji kayu besar). Soalnya, Itu ada dua lubang (luka). (Luka) yang satu, dua jaitan. (Luka) yang satu lagi, satu jaitan," tutur D.

"Pas sudah itu, saya tidak ingat apa-apa lagi. Langsung pulang. Alhamdulillah masih kuat. Terus pergi ke rumah temen sekitar jam 12 malem, ngabarin keluarga, terus dibawa ke Rumah Sakit Palabuhanratu sekitar jam 2 (dini hari). Hari Minggu sorenya langsung pulang,” ujar D.

Setelah kejadian itu, D mengaku, bahwa keluarganya sudah membuat laporan ke polisi. Kanit Tipidum Satreskrim Polres Sukabumi, Iptu Pol. Sapri membenarkan adanya laporan tersebut. “Betul, sudah laporan dan sudah cek TKP. Iya, ada CCTV juga. Nanti mau di-copy, ada dekat bengkel atau apa itu. CCTV nanti kita cek dulu,” tegas Sapri.

Sapri juga mengatakan, bahwa saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman, terkait kebenaran peristiwa pembacokan tersebut. Mau didalamin. Soalnya. waktu ditanya juga, si korban bohong dia. Katanya nonton band di dermaga, tiba-tiba diserang. Ternyata, pas ditanya temen-nya, sudah janjian (duel). Tapi, yang kena sasarannya, kena dia (korban),” ungkap Sapri. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sambut Ramadhan, Perumda Tirta Jaya Mandiri Perluas Jaringan dan Optimalisasi Saluran Air Bersih di Sukabumi

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 27-Jan-2026 16:44
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Sabtu, 24-Jan-2026 23:59
Info Lowongan Kerja
Optimalkan Dana Desa, BUMdes Jayamekar Desa Tenjojaya Sukabumi Launching Budidaya Talas Pratama
Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 21-Jan-2026 21:30
Info Lowongan Kerja
Dukung Program Rumah ASN dari Presiden, Wakajati Jabar Laksanakan Groundbreaking Rusun Kejati Jabar di Bandung

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 19-Jan-2026 20:22
Info Lowongan Kerja
Punya SK Redis-SHM, di Tanah Labbai Lantebung Makassar Didudukkan Surat dan Perkara PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Disebut PN Makassar Bukan Tanah Sengketa, SK Redis Labbai Lebih Diakui dari SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Gelar Kejuaraan AMPRO di TVRI pada 13 Februari 2026, Promotor Victoria: “Tinju Bisa Menjadi Masa Depan”
Jadi Tersangka Pelanggaran Hak Cipta, Konten Kreator asal Gorontalo Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda 4 M
Kunjungi Pohuwato, Kapolda Gorontalo Pastikan Penertiban PETI di Seluruh Wilayah Gorontalo
Ganti Rugi Tanah Belum Cair, Ahli Waris Labbai Korban Klaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar Hidup Getir
Di Tanah Lantebung Makassar: SHM Labbai Tidak Ditemukan, tapi Bisa Ditumpangi SHGB PT Bumi Karsa-Kalla Grup
Ditangkap Polres Sukabumi Kota karena Cabuli Perempuan 15 Tahun, Lelaki asal Cisaat Terancam 15 Tahun Penjara

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Jumat, 9-Jan-2026 18:43
Info Lowongan Kerja

Info Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 8-Jan-2026 15:19
Info Lowongan Kerja
Adu Sah Alas Hak Tanah di Lantebung Makassar: Ahli Waris Labbai SK Redis-SHM, PT Bumi Karsa-Kalla Grup SHGB
Tanpa Kekerasan, Ahli Waris Labbai Tuai Keadilan Atas Tanah yang Diklaim PT Bumi Karsa-Kalla Grup di Makassar