KRYD Sabtu Malam Polres Sukabumi: Tindak Sopir-Kernet Mabuk, Pemuda Nongkrong, dan Angkutan Umum Berotator

Minggu, 29 Sep 2024 11:11
    Bagikan  
KRYD Sabtu Malam Polres Sukabumi: Tindak Sopir-Kernet Mabuk, Pemuda Nongkrong, dan Angkutan Umum Berotator
Hendi Suhendi

KRYD Polres Sukabumi pada Sabtu malam

SUKABUMITREN.COM - Polres Sukabumi pada Sabtu, 28 September 2024, sore hingga tengah malam menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) skala besar di sejumlah kawasan yang dinilai rawan di wilayah hukum Polres Sukabumi. KRYD ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si.

Hadir pula dalam KRYD ini, Haji Iwaka, Ketua Keluarga Besar Putra-Putri (KBPP) Polri Resor Kabupaten Sukabumi. Samian mengungkapkan, tujuan dari KRYD skala besar ini adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta untuk memastikan wilayah Sukabumi berada dalam kondisi aman dan kondusif.

Baca juga: Agar Hidup Tidak Semakin Pelik, Hindari Berkawan dengan Orang “Toxic”

“Kita malam ini melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan, yaitu kegiatan patroli skala besar, kegiatan patroli biru. Tindakan atau kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, untuk memastikan bahwasanya wilayah Sukabumi aman kondusif,” kata Samian.

undefinedKapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si

Dalam pelaksanaan KRYD ini, petugas Polres Sukabumi antara lain sempat menemukan sekelompok sopir dan kernet angkutan umum yang tengah meneguk minuman keras di Terminal Cibadak.  

Baca juga: Treatment di “Babylin Beauty Bar”: Bagi yang Ingin Secantik Selebgram dan Artis Tenar

Harun, salah seorang sopir, mengaku kaget saat mendadak ditemui dan ditegur petugas. “Kaget, kaget banget. Nggak nyangka disamperin sama polisi,” ucap Harun, yang mengaku membeli minuman keras jenis anggur merah itu dari pedagang jamu di sekitar Terminal Cibadak.

Pan ada tukang jamu-jamu kayak gitu. Di situ belinya. Satu kantong (minuman keras harganya) 75 (ribu). Kalau yang kenal gitu, 70 (ribu)-lah,” ujar Harun.

Baca juga: 6 Terduga Pelaku Penyerangan Pasar Cibadak Sukabumi Ditangkap Polisi, 1 Terduga Pelaku Berusia 16 Tahun

Atas perilaku Harun dan kawan-kawannya itu, Samian mengaku memberikan teguran. “Kita lakukan peneguran. Kita amankan barang bukti, dan kita imbau untuk tidak diulangi kembali, karena hal itu tentunya akan membahayakan dirinya, dan juga penumpang yang naik kendaraannya,” tutur Samian.

undefinedundefinedHarun (atas) dan barang bukti miras

Teguran juga disampaikan Samian kepada sejumlah pemuda yang ditemukan tengah nongkrong di tepi jalan, saat kondisi telah larut malam.

Baca juga: Serang Warga di Pasar Cibadak Sukabumi, Terduga Pelaku: “Emang Janjian Mau Perang”

“Di beberapa titik tadi, kita temukan anak-anak muda yang masih nongkrong. Kita imbau secara persuasif untuk kembali ke tempat tinggal masing-masing, karena nongkrong malam-malam itu tidak baik, dan mengganggu ketertiban umum,” ungkap Samian.

undefinedundefinedSamian menegur pemuda nongkrong tengah malam

Pelanggaran lain yang ditemukan saat KRYD pada malam itu adalah adanya sebuah angkutan umum yang menggunakan rotator. Samian bertindak tegas, dengan memerintahkan petugas untuk mencopot dan mengamankan rotator itu.

Baca juga: Sebar Fitnah “Tukang Teluh” dan Aniaya 2 Adik Terkait Warisan, Lelaki Lanjut Usia Diamankan Polres Sukabumi

“Kebetulan satu kendaraan memang ditemukan rotator. Yang tentunya rotator itu bukan kelengkapan yang semestinya nempel di angkutan umum. Sehingga, kita arahkan untuk melepas, dan kita amankan rotator itu,” ucap Samian.

undefinedundefinedundefinedundefinedRotator yang diamankan petugas

Secara umum, Samian menilai, KRYD pada malam itu berlangsung aman dan kondusif. “Alhamdulillah, kegiatan malam ini relatif aman, kondusif. Kita tidak menemukan pelanggaran-pelanggaran yang berarti. Kemudian, kita pastikan semua kegiatan dari sore tadi, masyarakat beraktivitas semua lancar. Tidak ada hambatan, tidak ada kendala,” tegas Samian.

Baca juga: Rusak Rumah Warga Warudoyong Sukabumi, 13 Terduga Anggota The Jakmania Diamankan Polisi

Samian kemudian juga mengimbau masyarakat untuk sebaiknya menghindari beraktivitas pada waktu malam hari. “Kita imbau kepada masyarakat Sukabumi, yang kira-kira tidak ada keperluan yang mendesak, tentunya (aktivitas) bisa dilaksanakan pada siang hari. Karena ini jam tengah malam, tentunya lebih tepat untuk istirahat di rumah masing-masing,” kata Samian. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Metro Bekasi Kota Gelar Lomba Mancing Mania di Kolam Pemancingan Bang Bolon Bekasi Selatan
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Berikan Sumbangsih yang Bermanfaat untuk Masyarakat”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Dilantik Kajati Jabar, Tumpal Eben Ezer Resmi Jabat Kajari Kabupaten Sukabumi
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Raih 2 Gelar Juara 1 di Ajang AAI Award 2026, Kepala Bapenda Sukabumi Apresiasi Seluruh Pegawai yang Sudah Bekerja Keras dalam Pengelolaan Arsip
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Mantan Kapolres Sukabumi: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Bacok 3 Pelajar Hingga Terluka di Nagrak Sukabumi, OTK Diburu Polisi
Lalulintas Tengah Padat Saat Jam Pulang Karyawan Pabrik, Truk Tabrak 1 Sepeda Motor dan 3 Mobil di Cibadak Sukabumi
Dukung Asta Cita Presiden RI, Satlantas Polres Sukabumi Laksanakan Program Optimalisasi Lahan Pertanian bagi Komoditas Jagung
Resmi Jawab Somasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir: “Ahli Waris Labbai Sudah Puluhan Tahun Mencari Keadilan”

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Rabu, 10-Jun-2026 20:46
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Selasa, 9-Jun-2026 18:55
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Senin, 8-Jun-2026 21:41
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”
Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar karena Timbun dan Bersih-Bersih Tanah Milik Sendiri, Jubir Ahli Waris Labbai: “Salah Alamat”
Tumbuhkan Asa pada Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 di Hall Dewan Pers Jakarta

Lowongan Kerja

Rupa-Rupa Kamis, 4-Jun-2026 19:04
Lowongan Kerja