SUKABUMITREN.COM - Sebanyak 102 personel Satuan Brimob Polda Jawa Barat (Jabar) pada Senin, 27 Juli 2026, diterjunkan ke lokasi bekas kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Bersama gabungan berbagai unsur relawan Tanggap Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, para personel Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jabar ini dikerahkan untuk membersihkan puing-puing dan material di lokasi bekas kebakaran itu.
Komandan Kompi (Danki) 3 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar, Iptu Pol. Weddy Kusnadi, mengatakan, tujuan utama dari pengerahan personel Brimob ini adalah untuk memberikan rasa aman bagi warga korban kebakaran. Juga, membantu membersihkan puing-puing dan material bekas kebakaran yang berpotensi membahayakan keamanan warga. Sejumlah peralatan dan kendaraan pun dibawa personel Brimob dalam penugasan ini.
Sebanyak 102 personel dikerahkan membersihkan puing-puing dan material bekas kebakaran
“Kami dari Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar, jumlah personil yang ditejunkan dalam perbantuan pasca bencana kebakaran sejumlah 102 personel,” ujar Weddy. “Tujuan kami ke lokasi pasca bencana, intinya kami memberikan rasa aman kepada warga yang terdampak, melalui salah satunya pembersihan puing-puing yang berisiko, berpotensi, untuk dapat berbahaya. Contohnya, bekas-bekas seng, bekas-bekas pecahan, atau kayu-kayu reruntuhan yang berbahaya,” kata Weddy.
“Dalam penugasan kali ini, kami membawa peralatan yang berguna, bermanfaat, untuk kegiatan ini, yaitu diantaranya adalah sekop, pacul, dan kami juga membawa kendaraan dapur lapangan, dan juga water treatment,” urai Weddy.
Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Mobil Pembawa BBM Terbakar di Jalan Kalapa Nunggal Sukabumi
“Intinya, kami turut berempati kepada semua warga yang terdampak, korban bencana kebakaran, dan kami harap warga selalu berdoa, diberikan kesabaran dalam mendapatkan musibah ini,” ucap Weddy.
Pembersihan lokasi dilakukan dengan menggunakan sekop, pacul, dan water treatment
Kebakaran hebat yang melanda kawasan Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026, siang. Saat itu, api merambat dengan cepat dan membumihanguskan puluhan rumah adat yang mayoritas berbahan bambu dan kayu, serta beratap ijuk atau jerami. Kebakaran ini mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal. (*)
