SUKABUMITREN.COM - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, pada Kamis, 27 November 2025, melakukan peletakan batu pertama relokasi pembangunan rumah bagi warga korban tanah longsor di Kampung Pamokoan, Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Bersama Muhaimin, hadir pula melaksanakan peletakan batu pertama ini: Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar dan Andreas, serta Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin.
Peletakan batu pondasi pertama ini dilakukan untuk hunian 11 kepala keluarga penerima manfaat yang kediamannya tertimbun tanah longsor pada 27 Oktober 2025. Dalam kegiatan ini, dilaksanakan pula pembangunan 15 rumah, penyediaan listrik dan air bersih, renovasi 38 rumah, perbaikan akses jalan, bantuan bibit pohon mahoni, sengon, dan 769 bronjong, serta pemberian 1.000 paket sembako.

Peletakan batu pertama ini dilakukan oleh Menko PM, Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, serta Anggota Komisi IX DPR RI
Muhaimin mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membangun Perlindungan Sosial Adaptif (PSA), pemberdayaan pencegahan, dan pemulihan pasca bencana di Desa Sukarame, Kabupaten Sukabumi.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan kehidupan warga terdampak bencana kembali lebih baik,” kata Muhamin. “Juga, untuk mengantisipasi, agar ancaman-ancaman rawan bencana itu terdeteksi dengan baik sejak dini,” ujar Muhaimin.
“Jadi, Pelindungan Sosial Adaptif ini memastikan semua tertangani, termasuk dalam hal perlindungan sosial, identitas kependudukan, bantuan-bantuan iuran, serta bentuk perlindungan sosial lainnya,” tutur Muhaimin.


Dalam kegiatan ini, dilaksanakan pula penanaman bibit pohon dan pemberian 1.000 paket sembako
Muhamin kemudian juga mengungkapkan pentingnya rencana pembangunan yang berbasis mitigasi, mulai dari tingkat nasional hingga desa, agar pengelolaan wilayah rawan bencana tak lagi menimbulkan kemiskinan baru.
“Perlindungan sosial adaptif yang kita persiapkan benar-benar mendorong antisipasi dan penanggulangan bagi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat kita,” tegas Muhaimin.


Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar
Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 27 Oktober 2025 menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, yaitu Kecamatan Cisolok, Cikakak, dan Palabuhanratu. Sebanyak 3.291 jiwa atau 1.091 kepala keluarga terdampak bencana ini, yang memicu kerugian fisik hingga dampak sosial dan ekonomi. (*)
